
Palembang, cimutnews.co.id — Pemerintah Kota Palembang terus menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan sektor pariwisata. Langkah strategis itu ditandai dengan peluncuran 135 “Calender of Charming Events Palembang 2026”, Selasa (11/11/2025), di Zuri Hotel Palembang.
Peluncuran ini secara resmi dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Afrizal Hasyim, dan dihadiri oleh berbagai pihak seperti awak media, BUMN, TNI/Polri, pelaku usaha, maskapai penerbangan, komunitas pariwisata, hingga pengelola hotel dan transportasi.
Dalam wawancara eksklusif bersama media cimutnews.co.id, Sekda Afrizal Hasyim menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk keseriusan Pemkot dalam menjadikan Palembang sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia bagian barat.
“Palembang memiliki kekayaan wisata dan budaya yang luar biasa. Potensi ini perlu terus kita angkat agar menjadi daya tarik bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara,” ujar Afrizal.
Event Sebagai Magnet Baru Promosi Wisata
Afrizal menjelaskan bahwa tren pemasaran pariwisata saat ini sudah bergeser. Tidak cukup hanya menampilkan keindahan atau potensi destinasi, tetapi juga diperlukan strategi promosi berbasis event yang dapat menciptakan pengalaman langsung bagi wisatawan.
“Tren pariwisata sekarang tidak lagi sekadar publikasi keindahan, tapi bagaimana suatu daerah bisa menghadirkan experience melalui event. Karena itu, dengan Charming Events of Palembang 2026 ini, kita ingin Palembang semakin hidup dan dikenal sebagai kota wisata yang dinamis,” tegasnya.
Menurutnya, melalui 135 agenda wisata tersebut, Pemerintah Kota Palembang ingin memperkuat kolaborasi lintas sektor (multihelix), mulai dari pelaku UMKM, toko souvenir, pengusaha kuliner, hingga industri perhotelan.
“Kami berharap ini menjadi momentum penguatan sinergi. Semua pihak bisa merasakan dampaknya, termasuk peningkatan ekonomi masyarakat lokal. Pariwisata ini tidak berdiri sendiri—ia menggerakkan banyak sektor,” jelas Afrizal.
Ia juga mengajak masyarakat Palembang untuk turut berperan aktif dalam membangun citra positif kota. Salah satunya dengan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang datang.
“Kita ingin setiap event bisa berlangsung sukses dan memberi kesan positif. Untuk itu, masyarakat juga perlu terlibat dalam menjaga ketertiban dan keramahan terhadap wisatawan,” tambahnya.
135 Event Siap Meriahkan Tahun Wisata Palembang 2026
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Irmansyah, mengungkapkan bahwa Charming Events of Palembang 2026 akan berisi 135 kegiatan lintas bidang, mulai dari budaya, olahraga, musik, kuliner, MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), hingga festival kreatif.
“Dari total 135 event, terdapat 10 event unggulan yang menjadi magnet utama wisatawan. Bahkan, dua di antaranya berhasil masuk nominasi Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 oleh Kementerian Pariwisata RI,” ujar Irmansyah kepada Cimutnews.co.id.
Sepuluh event unggulan tersebut meliputi:
- Festival Perahu Bidar Tradisional
- Festival Sriwijaya
- Ampera Tourism Run
- Ziarah Kubro
- Cap Go Meh Pulau Kemaro
- Gemilang Palembang Raya
- Sriwijaya Lantern Festival
- Pemilihan Bujang Gadis Palembang
- Festival Kuliner Halal Nusantara
- Festival Pesona UMKM 2026
Dua event yang masuk nominasi nasional yakni Festival Perahu Bidar Tradisional dan Festival Sriwijaya, yang dinilai memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi serta mampu menarik ribuan wisatawan setiap tahunnya.
“Khusus Festival Pesona UMKM 2026, ini adalah event baru yang akan digelar pada Juni 2026. Fokusnya untuk mempromosikan produk lokal, memperkuat branding Made in Palembang, dan mendorong pelaku UMKM naik kelas,” tambah Irmansyah.
Dorongan PAD dan Efek Ekonomi Ganda
Dengan kalender pariwisata yang begitu padat, Pemerintah Kota Palembang optimistis bahwa sektor ini akan menjadi salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2026.
Selain itu, efek ganda (multiplier effect) juga diharapkan dapat dirasakan oleh pelaku ekonomi lokal, mulai dari pedagang kaki lima hingga industri transportasi dan perhotelan.
“Setiap event bisa membuka peluang ekonomi baru. Misalnya, tamu yang datang pasti butuh penginapan, makan, transportasi, dan oleh-oleh. Di situlah ekonomi lokal bergerak,” jelas Sekda Afrizal Hasyim.
Pemerintah pun berkomitmen untuk terus memperkuat promosi digital dan memperluas jejaring kolaborasi dengan sektor swasta, komunitas, dan media. Harapannya, Palembang tidak hanya dikenal karena sejarah Sriwijaya dan Jembatan Ampera, tetapi juga karena kehidupan budayanya yang dinamis sepanjang tahun.
“Pariwisata Palembang harus punya ciri khas dan konsistensi. Melalui Charming Events 2026, kita ingin menunjukkan bahwa kota ini punya daya hidup, kreativitas, dan keramahan yang luar biasa,” tutup Afrizal dengan optimis. (Poerba)

















