
Kayuagung, cimutnews.co.id — Sebanyak 27 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menerima penghargaan sebagai tenaga kesehatan teladan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 yang mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.”
Acara puncak peringatan HKN yang berlangsung di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Rabu (12/11/2025), menjadi momen penuh apresiasi dan semangat bagi para insan kesehatan yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama di pelosok daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Iwan Setiawan, S.Km., M.Kes, dalam wawancara bersama media cimutnews.co.id, menyampaikan rasa bangga atas capaian luar biasa para tenaga kesehatan di daerahnya.
“Dari sembilan kategori tingkat Provinsi Sumatera Selatan, jajaran tenaga kesehatan dari Kabupaten OKI berhasil masuk dalam enam kategori tenaga kesehatan teladan. Ini prestasi yang membanggakan bagi kita semua,” ungkap Iwan.
Sebanyak 27 tenaga kesehatan terbaik, mulai dari dokter, bidan, perawat, hingga penyuluh gizi, menerima penghargaan tersebut secara resmi. Mereka dinilai berkontribusi besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di berbagai fasilitas kesehatan di wilayah OKI.
“Ini prestasi luar biasa. Semoga Bapak Wakil Bupati bersedia menyerahkan langsung penghargaan kepada para penerima,” tambah Iwan di sela-sela kegiatan.
Prestasi OKI di Tingkat Nasional
Tak hanya berhenti di tingkat provinsi, Kabupaten OKI juga menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dinas Kesehatan OKI berhasil meraih penghargaan sebagai agen BPJS terbaik nasional, berkat komitmen dan inovasi dalam membantu masyarakat mengakses layanan kesehatan melalui aplikasi digital BPJS Indonesia.
“Penghargaan ini menjadi bukti nyata dedikasi seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten OKI. Mereka bukan hanya bekerja di lapangan, tetapi juga aktif membantu masyarakat memahami hak dan akses mereka terhadap layanan kesehatan,” jelas Iwan.
Ia juga menegaskan, berbagai capaian tersebut tidak lepas dari dukungan dan kepemimpinan Bupati OKI Muchendi Mahzareki dan Wakil Bupati Supriyanto, S.H.
“Semua keberhasilan ini adalah hasil sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami akan terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan prestasi agar masyarakat semakin sejahtera,” ujarnya.
1.405 Tenaga Non-PNS Segera Jadi PPPK Paruh Waktu
Dalam kesempatan yang sama, Iwan juga menyampaikan kabar gembira bagi tenaga kesehatan non-PNS di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten OKI.
“Sebanyak 1.405 tenaga non-PNS di jajaran Dinkes Kabupaten OKI telah dinyatakan lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Kini, kita tinggal menunggu jadwal resmi pelantikannya,” ungkapnya penuh syukur.
Kabar tersebut disambut gembira oleh para tenaga kesehatan yang hadir, mengingat status kepegawaian merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan motivasi kerja dan kesejahteraan mereka.
Pesan Wakil Bupati OKI: Refleksi dan Lompatan ke Masa Depan
Sementara itu, Wakil Bupati OKI Supriyanto, S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting bagi kebangkitan sektor kesehatan di daerah. Menurutnya, peringatan HKN bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi mendalam sekaligus titik tolak untuk membangun masa depan yang lebih sehat.
“HKN ke-61 ini bukan hanya sekadar peringatan, tetapi momentum refleksi dan proyeksi masa depan. Tema ‘Generasi Sehat, Masa Depan Hebat’ menjadi pesan kuat bahwa investasi terbesar bangsa ini adalah investasi pada kesehatan generasi mudanya,” ujar Supriyanto dalam pidatonya.
Ia juga menegaskan, pemerintah daerah akan terus memperkuat kebijakan di bidang kesehatan, mulai dari peningkatan kualitas layanan, pemerataan tenaga medis di pelosok, hingga digitalisasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
“Kesehatan adalah fondasi kemajuan daerah. Jika masyarakatnya sehat, maka pembangunan di bidang lain akan berjalan dengan baik,” tandasnya.
Semangat Kolaborasi dan Pengabdian Tanpa Batas
Peringatan HKN ke-61 di Kabupaten OKI tahun ini menjadi simbol semangat kolaborasi dan pengabdian tanpa batas dari para tenaga kesehatan. Mereka bukan hanya pahlawan di rumah sakit dan puskesmas, tetapi juga ujung tombak pelayanan di pelosok desa, yang setiap hari berhadapan langsung dengan tantangan di lapangan.
Dengan berbagai capaian yang telah diraih, sektor kesehatan di Kabupaten OKI menunjukkan arah yang semakin jelas menuju masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya.
“Kami berharap penghargaan ini menjadi penyemangat baru bagi seluruh tenaga kesehatan untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Iwan. (Asep)

















