Beranda Ogan Komering Ilir Tanam Padi Perdana Program Cetak Sawah di Pangkalan Lampam: Sinergi Pemerintah dan...

Tanam Padi Perdana Program Cetak Sawah di Pangkalan Lampam: Sinergi Pemerintah dan TNI Dorong Swasembada Pangan OKI

53
0
Pejabat Kementerian Pertanian, Danrem, dan Forkopimda OKI meninjau lahan cetak sawah di Desa Pangkalan Lampam. (Foto: Asep/cimutnews.co.id)

Pangkalan Lampam, cimutnews.co.id — Pemerintah Kecamatan Pangkalan Lampam resmi memulai Giat Tanam Padi Perdana Program Cetak Sawah di Desa Pangkalan Lampam, wilayah Korem OKI, Jum’at  (21/11/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperluas areal tanam, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Program cetak sawah tersebut tidak hanya bertujuan menyediakan tambahan lahan produktif, tetapi juga menjadi dukungan nyata pemerintah untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan di tingkat daerah. Dengan memanfaatkan lahan baru, petani diharapkan memiliki peluang lebih besar dalam meningkatkan hasil panen sekaligus memperbaiki taraf hidup mereka.

Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Ketahanan Pangan

Giat tanam perdana ini mendapatkan dukungan penuh lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga unsur TNI–Polri dan perangkat desa. Kolaborasi ini menunjukkan keseriusan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Sejumlah pejabat dan unsur pimpinan hadir langsung di lokasi kegiatan, antara lain:

  • Direktur Jenderal Kementerian Pertanian Republik Indonesia, sebagai perwakilan pemerintah pusat yang menegaskan komitmen pemulihan dan penguatan sektor pertanian nasional.
  • Danrem Gapo Sumatera Selatan, yang memastikan dukungan pengamanan wilayah dan stabilitas program cetak sawah melalui pelibatan TNI.
  • Kodim OKI beserta jajaran, yang terjun langsung dalam pendampingan lapangan, monitoring kesiapan lahan, hingga membantu kelancaran teknis kegiatan.
  • Pemkab Ogan Komering Ilir, yang mengoordinasikan berbagai dukungan, mulai dari regulasi, fasilitasi, hingga monitoring pelaksanaan program.
  • Dinas Pertanian Kabupaten OKI melalui Unit Penyuluh Pertanian Kecamatan Pangkalan Lampam, yang memastikan kesiapan lahan, pendampingan kepada kelompok tani, hingga kesiapan teknis budidaya.
  • Polsek Pangkalan Lampam, yang berperan menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
  • Pemerintahan Desa Pangkalan Lampam, yang menggerakkan masyarakat dan memberikan dukungan administrasi di tingkat desa.
Baca juga  Pemkab OKI Fasilitasi Ratusan Pencari Kerja Magang ke Jepang

Keterlibatan banyak pihak ini menjadi bukti bahwa penguatan ketahanan pangan tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi yang solid dari seluruh elemen.

Harapan Baru untuk Produktivitas Pertanian OKI

Camat Pangkalan Lampam (nama pejabat) dalam sambutannya menyampaikan bahwa program cetak sawah menjadi salah satu upaya konkret pemerintah kecamatan dalam mendorong peningkatan produksi pertanian secara berkelanjutan.

“Dengan dimulainya tanam padi perdana ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari penambahan lahan produktif ini. Program ini bukan hanya soal menanam, tetapi tentang membuka peluang ekonomi baru bagi para petani,” ujarnya.

Selain itu, pendampingan teknis oleh Dinas Pertanian dan unsur TNI diharapkan mampu mendorong petani mengadopsi teknik budidaya padi yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan. Penguatan kapasitas petani menjadi kunci penting dalam menjaga produktivitas lahan baru yang dicetak melalui program ini.

Cetak Sawah sebagai Langkah Jangka Panjang

Program cetak sawah di Pangkalan Lampam merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, fluktuasi produksi, hingga kebutuhan pangan yang terus meningkat. Dengan memanfaatkan lahan baru, pemerintah berharap dapat menjaga stabilitas produksi padi dan mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Selain itu, kehadiran TNI melalui Korem dan Kodim OKI menjadi penguat dalam memastikan keberlanjutan program. Pendampingan, pengawasan, serta dukungan personel TNI di berbagai tahap membuktikan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional.

Dorongan untuk Kemandirian Petani

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Pangkalan Lampam menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian bukan sekadar program tahunan, melainkan investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat. Tanam padi perdana ini diharapkan menjadi titik awal terciptanya kemandirian petani dalam mengelola lahan baru, memanfaatkan teknologi pertanian, serta meningkatkan kualitas hasil panen.

Baca juga  Bupati OKI : Hakekatnya Musyda Jadikan Momentum Konsulidasi Agar Mampu Memberikan Konstribusi dalam Pembangunan OKI.

“Ketika petani semakin mandiri dan produktif, maka masyarakat akan merasakan manfaatnya. Ketahanan pangan daerah akan lebih kuat, dan ekonomi masyarakat dapat tumbuh lebih baik,” jelas salah satu penyuluh pertanian setempat.

Dengan dimulainya Giat Tanam Padi Perdana Program Cetak Sawah, Kecamatan Pangkalan Lampam menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produksi pangan, dan mendorong kesejahteraan masyarakat petani. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI–Polri, dan masyarakat diyakini akan membawa Pangkalan Lampam menjadi salah satu sentra pertanian yang lebih maju dan produktif di Kabupaten OKI. (Asep)