
KAYUAGUNG, cimutnews.co.id — Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di kawasan Masjid Agung Sholihin, Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (20/3/2026). Pelaku memecahkan kaca mobil milik jemaah salat Jumat yang sedang terparkir, lalu mengambil barang berharga di dalam kendaraan. Kejadian ini dilaporkan korban kepada Polres OKI guna ditindaklanjuti.
Peristiwa tersebut menambah daftar kasus kriminalitas yang menyasar kendaraan parkir saat aktivitas ibadah. Aparat kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat, menunjukkan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah OKI, khususnya di ruang publik dan tempat ibadah.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Kumpulkan Bukti
Kapolres OKI, AKBP Eko Ruiyanto, membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
“Kami telah menerima laporan dari masyarakat dan langsung menurunkan tim untuk melakukan olah TKP serta mengumpulkan bukti-bukti di lapangan,” ujar AKBP Eko Ruiyanto.
Ia menekankan bahwa kepolisian terus berupaya mengungkap pelaku dan mengidentifikasi pola kejahatan yang digunakan. Dari hasil sementara, lokasi parkir kendaraan diketahui berada di luar jangkauan kamera pengawas (CCTV) yang dimiliki Masjid Agung Sholihin.
“Lokasi kejadian berada di area yang belum terpantau CCTV, sehingga ini menjadi salah satu kendala dalam proses identifikasi pelaku,” tambahnya.
Waspada Kejahatan dan Perlu Penguatan Keamanan
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan di area terbuka tanpa pengawasan maksimal. Pelaku kejahatan memanfaatkan momen ketika pemilik kendaraan lengah saat beribadah.
Selain itu, kejadian ini juga menyoroti pentingnya penguatan sistem keamanan di fasilitas umum, termasuk tempat ibadah. Pemasangan CCTV yang menjangkau seluruh area parkir dinilai menjadi kebutuhan mendesak guna mencegah kejadian serupa terulang.
Dalam konteks kondisi daerah, Pemerintah Kabupaten OKI bersama aparat keamanan diharapkan terus mendorong peningkatan sistem keamanan lingkungan, termasuk melalui kolaborasi dengan pengelola tempat ibadah dan masyarakat setempat.
Kapolres OKI mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan serta memilih lokasi parkir yang aman dan terpantau.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Kabupaten OKI. (Asep)


















