Beranda Banyuasin ATM Keluarkan Uang Sobek di Banyuasin, Nasabah Keluhkan Layanan Perbankan

ATM Keluarkan Uang Sobek di Banyuasin, Nasabah Keluhkan Layanan Perbankan

10
0
Nasabah menunjukkan uang pecahan Rp50.000 dalam kondisi sobek yang diterima dari mesin ATM di Banyuasin.(Foto:Noto/cimutnews.co.id)

Banyuasin, cimutnews.co.id – Seorang nasabah mengeluhkan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di kawasan Jalan Lingkar Selatan, Kabupaten Banyuasin, yang mengeluarkan uang dalam kondisi sobek, Jumat (22/3/2026). Kejadian ini memicu keresahan karena dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan kualitas uang oleh pihak perbankan, khususnya menjelang meningkatnya transaksi masyarakat menjelang Idul Fitri.

Nasabah Kecewa, Layanan Bank Dipertanyakan

Insiden tersebut dialami oleh seorang nasabah yang menerima uang pecahan Rp50.000 dalam kondisi rusak saat melakukan penarikan tunai. Ironisnya, mesin ATM diketahui menolak setoran uang dalam kondisi tidak layak, namun justru mengeluarkan uang sobek kepada nasabah.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke layanan customer service (CS) bank terkait. Namun, pihak CS belum dapat memastikan penyebab kerusakan uang tersebut dan meminta nasabah untuk menunggu proses konfirmasi lebih lanjut.

“Saya kaget saat menerima uang dalam kondisi sobek, padahal ATM biasanya sangat ketat saat menerima setoran,” ujar nasabah tersebut.

Kondisi ini dinilai mencederai kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan, terutama dalam hal kualitas uang yang diedarkan melalui mesin ATM. Pengawasan internal bank terhadap pengisian uang dinilai perlu diperketat agar kejadian serupa tidak terulang.

Dampak ke Kepercayaan Publik dan Pengawasan Bank

Keluhan ini menyoroti pentingnya ketelitian petugas dalam proses pengisian uang ke dalam mesin ATM. Selain itu, bank juga dinilai harus meningkatkan sistem kontrol kualitas untuk memastikan uang yang beredar dalam kondisi layak pakai.

Sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran bahwa kejadian ini dapat berdampak luas terhadap kenyamanan transaksi non-tunai maupun tunai, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

“Kalau seperti ini, masyarakat bisa ragu menggunakan ATM. Harusnya bank lebih teliti sebelum memasukkan uang ke mesin,” kata warga lainnya.

Baca juga  Polres Banyuasin Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Musi 2025, Perkuat Sinergi Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Hingga berita ini ditayangkan, pihak bank terkait belum memberikan keterangan resmi atas kejadian tersebut. Minimnya respons ini semakin memperkuat persepsi publik terkait kurangnya transparansi dan responsivitas dalam menangani keluhan nasabah.

Secara umum, Bank Indonesia telah menetapkan standar kelayakan uang yang beredar di masyarakat, termasuk larangan mengedarkan uang rusak. Oleh karena itu, kejadian ini menjadi catatan penting bagi pihak perbankan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan internal.

Ke depan, pihak bank diharapkan segera memberikan klarifikasi resmi serta mengambil langkah tegas guna memulihkan kepercayaan masyarakat dan memastikan pelayanan perbankan berjalan optimal dan profesional. (Noto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here