Beranda Musi Banyuasin Banjir Gol di Serasan Sekate, Muba Bungkam PALI 7-0 dan Sabet Perunggu...

Banjir Gol di Serasan Sekate, Muba Bungkam PALI 7-0 dan Sabet Perunggu Sepak Bola Porprov Sumsel XV 2025

87
0
Tim sepak bola Askab PSSI Musi Banyuasin (Muba) merayakan kemenangan telak 7-0 atas PALI dalam laga perebutan medali perunggu Porprov Sumsel XV 2025 di Stadion Serasan Sekate, Sekayu. (foto: Noto/cimutnews.co.id)

Muba, cimutnews.co.id — Suasana Stadion Serasan Sekate, Sekayu, Kamis (30/10/2025) pagi, berubah menjadi lautan sorak sorai. Ribuan penonton menyaksikan langsung bagaimana tim sepak bola Askab PSSI Musi Banyuasin (Muba) tampil trengginas dan menutup kiprahnya di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan XV 2025 dengan kemenangan telak 7-0 atas Askab PSSI PALI dalam perebutan medali perunggu.

Menurut pemantauan crew cimutnews.co.id, laga ini menjadi ajang pelampiasan tim tuan rumah setelah tersingkir secara dramatis di babak semifinal melawan Lubuklinggau melalui adu penalti 6-4 (2-2). Meski gagal melaju ke final, skuad muda Muba tampil penuh motivasi untuk menebus kekecewaan itu dengan performa luar biasa di hadapan publik sendiri.

Dominasi Muba Sejak Peluit Awal

Begitu wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, tim Muba langsung mengambil alih jalannya permainan. Dukungan penuh dari suporter yang memadati tribun membuat semangat para pemain tuan rumah membara.
Tekanan demi tekanan dilancarkan sejak menit awal melalui kombinasi serangan sayap dan tusukan dari lini tengah. Hasilnya, pada menit ke-11, Fardhan Al Ghifari membuka pesta gol Muba setelah memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan.

Tak butuh waktu lama, Muba kembali menggandakan keunggulan. Di menit ke-18, Moch Goldy Richy Dywangga mencetak gol kedua lewat penyelesaian dingin setelah menerima umpan terobosan cantik dari lini tengah.

Puncak dominasi Muba di babak pertama terjadi pada menit ke-44 ketika bek PALI, Ismail Alghifari Candra, melakukan kesalahan fatal yang berujung pada gol bunuh diri. Babak pertama pun ditutup dengan skor 3-0 untuk keunggulan Muba yang tampil tanpa kompromi.

Babak Kedua: Ledakan Gol yang Tak Terbendung

Memasuki babak kedua, Muba semakin tak terbendung. Hanya empat menit setelah kick-off, Selmaidiva Nasuha Sandra memperlebar jarak menjadi 4-0 lewat sepakan jarak jauh yang keras dan terukur. Bola menghujam pojok gawang tanpa mampu dijangkau kiper PALI, Marcelino Isman Idha.

Baca juga  DPRD Muba Tetapkan Propemperda 2026 dan Pokok Pikiran 2027, Fokus Sinkronisasi Kebutuhan Publik dan Arah Pembangunan

Enam menit berselang, Fardhan Al Ghifari kembali menunjukkan ketajamannya. Ia mencetak gol keduanya di laga ini, membawa Muba unggul telak 5-0.

Serangan Muba seolah tak ada habisnya. Di menit ke-59, Nugrah Juliastama menambah penderitaan tim tamu dengan sepakan keras yang menggetarkan jala gawang PALI. Skor berubah menjadi 6-0, dan stadion kembali bergemuruh.

Pesta gol ditutup dengan satu gol tambahan di penghujung laga lewat kerja sama apik dari sektor kiri yang diselesaikan dengan tenang oleh pemain muda Muba. Skor akhir 7-0 memastikan Muba menutup laga dengan kemenangan meyakinkan sekaligus menegaskan dominasi mereka di lapangan hijau.

Pelipur Lara dan Bukti Kualitas Pembinaan

Kemenangan besar ini menjadi pelipur lara setelah kekalahan dramatis di semifinal. Namun lebih dari itu, kemenangan ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola di Muba berjalan dengan baik dan terarah.
Pelatih kepala Muba menyebut kemenangan ini sebagai buah dari kerja keras dan disiplin tim yang tidak pernah surut meski gagal mencapai partai puncak.

“Anak-anak bermain luar biasa hari ini. Mereka menunjukkan karakter sejati pemain Muba — pantang menyerah, kompak, dan haus kemenangan. Kemenangan ini kami persembahkan untuk masyarakat Muba yang sudah memberi dukungan penuh,” ujarnya seusai pertandingan.

Sementara itu, tim PALI juga patut diapresiasi atas semangat juangnya. Meski harus menelan kekalahan besar, mereka tetap bermain dengan sportivitas tinggi hingga akhir laga. Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga untuk evaluasi dan pembenahan menuju event berikutnya.

Euforia Penonton dan Kebanggaan Tuan Rumah

Sorak-sorai kemenangan menggema di Stadion Serasan Sekate. Ribuan penonton yang datang sejak pagi larut dalam euforia kemenangan. Spanduk bertuliskan “Muba Juara di Hati Kami” berkibar di berbagai sudut stadion.
Cuaca berawan tidak mengurangi semangat pendukung untuk merayakan keberhasilan tim kesayangannya. Banyak di antara mereka yang turun ke pinggir lapangan setelah peluit panjang berbunyi, memberikan tepuk tangan meriah dan ucapan selamat kepada para pemain.

Baca juga  TP PKK Muba Sabet Sejumlah Penghargaan di Festival Rempah Sumsel 2025, Bawa Gambir Jadi Ikon Ekonomi Hijau

Menurut pantauan crew cimutnews.co.id, kemenangan ini bukan hanya soal medali perunggu, tetapi juga tentang harga diri dan kebanggaan daerah. Muba membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola di Sumatera Selatan, baik dari sisi kualitas pemain maupun dukungan publiknya.

Harapan Baru untuk Sepak Bola Muba

Kemenangan ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda Muba untuk terus berlatih dan mengharumkan nama daerah di ajang yang lebih tinggi. Pemerintah daerah bersama Askab PSSI Muba telah berkomitmen melanjutkan pembinaan berkelanjutan agar muncul lebih banyak talenta muda yang bisa bersinar di masa depan.

Dengan kemenangan 7-0 ini, Muba menutup perjalanan di Porprov Sumsel XV dengan kepala tegak — membawa pulang medali perunggu, tetapi dengan semangat juara yang tetap menyala di dada seluruh pendukungnya (noto)