Beranda OKU Selatan BPBD OKU Selatan Pastikan Akses Jalan Longsor di Sungai Are Kembali Normal,...

BPBD OKU Selatan Pastikan Akses Jalan Longsor di Sungai Are Kembali Normal, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

7
0
Tim BPBD OKU Selatan meninjau lokasi tanah longsor dan jalan amblas di Desa Ujan Mas, Kecamatan Sungai Are.(Foto: Agus/cimutnews.co.id)

Material longsor dibersihkan dan jalan amblas ditimbun, kendaraan roda dua dan roda empat sudah dapat melintas

Muaradua, cimutnews.co.id — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor dan jalan amblas di ruas jalan provinsi Sumatera Selatan, tepatnya di Desa Ujan Mas, Kecamatan Sungai Are, Kamis (5/2/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi pascabencana sekaligus menjamin keamanan akses transportasi masyarakat di wilayah terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD OKU Selatan memimpin langsung tim ke lapangan guna melihat perkembangan penanganan darurat. Dari hasil pengecekan, material longsor telah dibersihkan, sementara badan jalan yang sebelumnya amblas sudah dilakukan penimbunan sehingga kini dapat dilalui kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4).

“Alhamdulillah, akses jalan sudah bisa dilalui kembali. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada saat melintas di lokasi ini, terutama saat hujan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD OKU Selatan.

Selain pemulihan akses jalan, BPBD juga memasang garis pembatas (police line) serta banner peringatan di sekitar titik rawan. Langkah ini bertujuan mengingatkan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi pergerakan tanah masih dapat terjadi terutama saat intensitas hujan tinggi.

BPBD memastikan bahwa akses jalan di lokasi bencana tanah longsor lain di wilayah Pulau Kemuning, Kecamatan Sungai Are, juga telah kembali normal. Meski demikian, pemerintah daerah tetap menempatkan kewaspadaan sebagai prioritas utama dalam menghadapi potensi bencana susulan.

Secara umum, wilayah OKU Selatan termasuk daerah yang memiliki kerentanan terhadap bencana hidrometeorologi seperti longsor dan banjir, terutama pada musim penghujan. Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat langkah mitigasi, mulai dari pemantauan cuaca, kesiapsiagaan personel, hingga penyampaian informasi kebencanaan kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten OKU Selatan mengimbau warga agar mematuhi rambu-rambu peringatan yang telah dipasang di lokasi rawan serta meningkatkan kehati-hatian saat beraktivitas, khususnya ketika melintasi jalur perbukitan.

“Kami akan terus memantau kondisi cuaca dan situasi di lapangan untuk memastikan keselamatan masyarakat,” tambah Kepala Pelaksana BPBD OKU Selatan.

Masyarakat juga diminta untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BPBD OKU Selatan dan tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya. Upaya ini penting guna mencegah kepanikan sekaligus memastikan penanganan bencana berjalan efektif dan terkoordinasi.

Dengan pulihnya akses jalan di Sungai Are, aktivitas transportasi dan mobilitas warga diharapkan kembali berjalan lancar. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan sebagai bagian dari langkah bersama meminimalkan risiko bencana di masa mendatang. (Agus)