Home Nusantara Bupati Blitar Hadiri Rakor Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Serta Penyerahan Hadiah...

Bupati Blitar Hadiri Rakor Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Serta Penyerahan Hadiah Lomba Desa

63
0
Bupati Blitar Rijanto menghadiri Rakor Evaluasi pengembangan Desa dan Kelurahan serta Penyerahan Hadiah lomba Desa tahun 2025, pada Jumat (21/11/2025) (Foto: Fm/cimutnews.co.id)

Blitar, Cimutnews co. id. – Bupati Blitar Rijanto menghadiri Rakor Evaluasi pengembangan Desa dan Kelurahan serta Penyerahan Hadiah lomba Desa tahun 2025, pada Jumat (21/11/2025) di Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro Kabupaten Blitar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Blitar, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, staf ahli, Asisten, Kepala OPD, Kepala Bagian dan para Camat se-Kabupaten Blitar, para tim penilai dari TP PKK Kabupaten Blitar, Kepala Desa yang hadir, serta seluruh peserta rapat koordinasi yang hadir. (Foto:Fm/cimutnews.co.id)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Blitar, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, staf ahli, Asisten, Kepala OPD, Kepala Bagian dan Camat se-Kabupaten Blitar, para tim penilai dari TP PKK Kabupaten Blitar, Kepala Desa yang hadir, serta seluruh peserta rapat koordinasi yang hadir.

Bupati Blitar, Rijanto dalam sambutannya mengatakan, saya mengucapkan selamat dan sukses untuk desa tembalang yang mewakili provinsi jawa timur dalam lomba desa tingkat nasional (Foto:Fm/cimutnews.co.id)

Bupati Blitar, Rijanto dalam sambutannya mengatakan, saya mengucapkan selamat dan sukses untuk desa tembalang yang mewakili provinsi jawa timur dalam lomba desa tingkat nasional. ini prestasi yang luar biasa dan saya harapkan bisa menular ke desa lain yang ada di kabupaten blitar. selamat dan sukses pula untuk 20 Desa terbaik dalam lomba desa kabupaten blitar tahun 2025, serta selamat untuk 22 desa yang mendapatkan sertifikat dari desa maju menjadi desa mandiri.

Beberapa tahun terakhir ada kemajuan desa. dan ini sangat menggembirakan. banyak desa yang dari status “maju” kini berhasil meningkat menjadi desa “mandiri”, ini menunjukkan bahwa pembangunan di tingkat bawah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. namun capaian ini tentu harus terus dijaga dan ditingkatkan dengan evaluasi, koreksi, dan perbaikan berkelanjutan termasuk diantaranya pembayaran PBB P2.

“Karena saya, melihat masih ada desa di Kabupaten Blitar dengan capaian rendah. untuk itu saya minta camat harus menjalin komunikasi dengan kepala desa terkait dan segera mencari solusinya. Karena PBB-P2 adalah salah satu sumber pendapatan daerah yang hasilnya kembali digunakan untuk pembangunan masyarakat,” ujarnya.

Terkait hal tersebut para camat, kepala desa untuk: mengawal realisasi PBB-P2, memastikan pendataan wajib pajak akurat, memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa pajak adalah gotong royong membangun daerah. Semakin baik dan tepat waktunya pembayaran PBB-P2, semakin besar ruang fiskal untuk pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat Desa.

Baca juga  Dorong Ketahanan Pangan Nasional, HMTN-MP Tanam Perdana Jagung Hibrida di Sukabumi

“Saya juga minta pengelolaan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) harus transparan. Transparansi adalah kunci utama kepercayaan publik. Oleh karena itu, rencana dan realisasi DD-ADD harus terbuka, masyarakat harus tahu apa yang dibangun, bagaimana anggarannya, dan apa manfaatnya. Pemerintah Desa/Kelurahan wajib mengedepankan akuntabilitas, efektifitas, dan efisiensi. Kita ingin pembangunan desa bebas dari penyimpangan, tepat sasaran, dan memberi dampak bagi kesejahteraan warga. Digitalisasi, keterbukaan informasi, serta pelaporan berkala harus menjadi budaya dalam tata kelola pemerintahan Desa,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa koperasi merah putih harus segera bergerak, menjadi koperasi yang modern, transparan, dan mampu menjawab tantangan zaman. Dorong peningkatan partisipasi anggota melalui penyusunan program yang benar-benar bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan ekonomi masyarakat.

“Pada kesempatan ini pula kita melaksanakan penyerahan hadiah lomba desa tahun 2025. lomba desa bukan hanya kompetisi, tetapi ruang mengukur perkembangan tata kelola pemerintahan, cara memacu inovasi, kreativitas, dan kinerja desa, serta kesempatan berbagi keberhasilan antar wilayah,” pungkas Bupati Blitar Rijanto.(fm)