
Banda Aceh, cimutnews.co.id – Transformasi UMKM berbasis Artificial Intelligence (AI) menjadi fokus utama dalam Festival Ramadhan Webinar Series GAMIES Aceh 2026 yang diselenggarakan DPW GAMIES Provinsi Aceh dengan tema “Transformasi UMKM: Menciptakan Produk Inovatif dengan Bantuan Wawasan AI”, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini bertujuan mendorong pelaku UMKM, ekonomi kreatif, mahasiswa, serta masyarakat umum untuk memanfaatkan teknologi AI dalam menciptakan inovasi produk yang lebih kompetitif di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis.

Webinar edukatif tersebut menghadirkan Danial Al Fayyad Sihombing, S.Tr.Kom, seorang AI Data Analyst, sebagai narasumber utama yang memaparkan bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan untuk menggali ide produk baru, mengembangkan konsep bisnis, hingga menciptakan desain kemasan yang menarik dan relevan dengan tren pasar.
Dorong Inovasi Produk UMKM Berbasis Teknologi
Dalam pemaparannya, Danial menjelaskan bahwa pemanfaatan AI dapat membantu pelaku usaha memahami perilaku konsumen, menganalisis tren pasar, serta menghasilkan ide produk secara lebih cepat dan terarah.
Menurutnya, teknologi AI bukan hanya milik perusahaan besar, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk meningkatkan kreativitas serta efisiensi dalam pengembangan produk.
“Teknologi AI dapat menjadi alat strategis untuk membantu UMKM menggali ide produk baru, mengoptimalkan strategi pemasaran, serta menciptakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini,” jelas Danial dalam paparannya.
Diskusi dalam webinar ini dipandu oleh Nurul Anita, S.I.Kom, praktisi komunikasi sekaligus MC profesional yang memoderatori dialog interaktif antara narasumber dan peserta sehingga materi yang disampaikan dapat dipahami secara aplikatif oleh pelaku usaha.
GAMIES Aceh Tekankan Pentingnya Transformasi Digital
Sementara itu, Ketua DPW GAMIES Provinsi Aceh Adhifatra Agussalim yang hadir sebagai keynote speaker menegaskan bahwa pelaku UMKM harus mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital agar mampu bersaing di era ekonomi modern.
Ia menyampaikan bahwa inovasi produk yang dipadukan dengan teknologi menjadi kunci bagi pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar.
“Di era ekonomi digital, kreativitas harus dipadukan dengan teknologi. AI dapat menjadi alat yang sangat powerful untuk membantu pelaku UMKM menemukan ide produk baru, memahami tren pasar, hingga meningkatkan daya saing usaha,” ujar Adhifatra.
Ia juga menilai bahwa literasi teknologi bagi pelaku UMKM sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transformasi digital sektor ekonomi kreatif serta memperkuat ekosistem kewirausahaan berbasis inovasi.
Komitmen Tingkatkan Kapasitas UMKM
Melalui program Festival Ramadhan Webinar Series ini, DPW GAMIES Aceh berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang edukasi dan literasi digital bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Aceh.
Program ini diharapkan dapat membuka wawasan baru bagi pelaku usaha agar mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dalam mengembangkan bisnis yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Adhifatra berharap kegiatan ini mampu mendorong UMKM Aceh untuk bertransformasi dan naik kelas melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Ramadhan menjadi momentum produktif untuk belajar dan berinovasi. Semoga pelaku UMKM mampu bertransformasi dan saatnya bisnis naik kelas dengan inovasi serta pemanfaatan teknologi AI,” tutupnya. (Adis)













