Beranda Palembang DPW PKB Sumsel Periode 2026–2031 Dikukuhkan, Kang Cucun Tekankan Politik Kehadiran dan...

DPW PKB Sumsel Periode 2026–2031 Dikukuhkan, Kang Cucun Tekankan Politik Kehadiran dan Transformasi Naik Kelas

56
0
1. Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal saat mengukuhkan kepengurusan DPW PKB Sumatera Selatan periode 2026–2031 di Palembang.(Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

PALEMBANG, cimutnews.co.id – Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cucun Ahmad Syamsurijal secara resmi mengukuhkan kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2031 dalam agenda konsolidasi organisasi yang dirangkaikan dengan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Dewan Syuro, Dewan Tanfidz, pimpinan DPC se-Sumatera Selatan, anggota legislatif Fraksi PKB, serta badan otonom partai, sebagai penegasan soliditas menghadapi agenda politik ke depan.

Momentum pengukuhan ini sekaligus menjadi ruang penyampaian arahan strategis dari Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar yang diwakili langsung oleh Cucun. Dalam forum tersebut, arah perjuangan partai ditegaskan tidak berhenti pada aspek seremonial, melainkan diarahkan pada konsolidasi nyata dan penguatan peran politik yang berdampak bagi masyarakat.

Konteks Dinamika Politik Nasional

Dalam pidatonya, Cucun menyoroti perubahan besar yang tengah terjadi pada tatanan global maupun nasional, termasuk perkembangan teknologi, perubahan pola komunikasi politik, serta dinamika kepercayaan publik terhadap institusi politik. Kondisi tersebut dinilai menuntut partai politik untuk beradaptasi melalui pendekatan yang lebih substantif, solutif, dan dekat dengan kebutuhan rakyat.

Ia menegaskan bahwa tantangan zaman tidak dapat dijawab hanya dengan retorika, melainkan melalui kerja nyata yang menunjukkan keberpihakan jelas kepada masyarakat. Karena itu, konsolidasi kepengurusan baru DPW PKB Sumsel dipandang sebagai titik awal memperkuat peran partai dalam menjawab perubahan tersebut secara terukur dan berkelanjutan.

Transformasi Menuju Politik Berdampak

Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah dorongan agar PKB melakukan transformasi menuju fase “naik kelas”. Transformasi ini dimaknai sebagai pergeseran dari politik rutinitas menuju politik solusi, dari sekadar partisipasi elektoral menuju kepemimpinan yang memberi dampak nyata bagi masyarakat luas.

Baca juga  Sumsel–Singapura Kembali Terkoneksi, Penerbangan Langsung Palembang–Singapura Siap Dibuka Lagi

“PKB tidak cukup hanya menjadi peserta pemilu. PKB harus menjadi penggerak perubahan dan hadir dalam kehidupan rakyat setiap hari. Politisi PKB harus naik kelas dari sekadar ikut kontestasi menjadi pemimpin yang menggerakkan perubahan, hingga menjadi negarawan yang berpikir jauh ke depan untuk kepentingan bangsa,” ujar Cucun di hadapan kader.

Pesan tersebut menegaskan arah pembinaan kader yang tidak hanya berorientasi pada kemenangan politik, tetapi juga kualitas kepemimpinan dan tanggung jawab kebangsaan.

Dukungan terhadap Stabilitas dan Kebijakan Nasional

Dalam kesempatan yang sama, PKB turut menyampaikan pandangan terkait stabilitas nasional dan arah pemerintahan. Partai menilai kepemimpinan nasional saat ini memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan serta keberpihakan kepada rakyat, sehingga diperlukan sinergi politik yang konstruktif agar kebijakan pemerintah dapat dirasakan hingga lapisan masyarakat paling bawah.

Komitmen dukungan tersebut ditegaskan tetap berada dalam koridor konstitusi, kepentingan publik, serta prinsip demokrasi yang sehat. Dengan demikian, peran partai tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga mitra strategis pembangunan nasional.

Implementasi Politik Kehadiran di Daerah

DPW PKB Sumatera Selatan diinstruksikan menerapkan paradigma “politik kehadiran” sebagai bentuk konkret pengabdian kader. Pendekatan ini menempatkan kader partai sebagai pendamping masyarakat dalam berbagai persoalan sosial, ekonomi, maupun administratif yang dihadapi sehari-hari.

“Politik kita bukan politik jarak jauh. Politik kita adalah politik kehadiran. Saat petani kesulitan pupuk, nelayan terhimpit, atau masyarakat bingung mengurus bantuan, kader PKB harus hadir mendampingi. Dari kehadiran lahir kepercayaan, dan dari kepercayaan tumbuh kekuatan politik,” tegasnya.

Konsep tersebut diharapkan menjadi fondasi gerakan organisasi di tingkat wilayah hingga akar rumput, sehingga keberadaan partai benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Struktur Kepengurusan dan Harapan Organisasi

Pengukuhan ini menetapkan jajaran inti DPW PKB Sumsel periode 2026–2031 dengan H. Nasrul Halim, S.H. sebagai Ketua, H. Sutami Ismail, S.Ag. sebagai Sekretaris, serta H. Ahmad Zarkasih, S.H.I., M.M. sebagai Bendahara. Kepengurusan baru diharapkan segera mengakselerasi program kerja organisasi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat Sumatera Selatan.

Baca juga  Sumsel United Kembali Ngebut Latihan Usai Libur: Nilmaizar Siapkan Program Khusus dan Ujicoba Lokal

Sejumlah tokoh nasional dan kepala daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, mencerminkan dukungan lintas elemen terhadap penguatan peran politik berbasis pelayanan masyarakat di Bumi Sriwijaya.

Imbauan dan Komitmen Keberlanjutan

Melalui momentum Muskerwil, kader PKB Sumsel diimbau menjaga soliditas, memperkuat kerja kolektif, serta memastikan setiap program politik selaras dengan kepentingan publik. Konsolidasi internal juga diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Ke depan, keberhasilan kepengurusan baru akan diukur dari sejauh mana gagasan politik kehadiran mampu diterjemahkan menjadi program nyata yang dirasakan masyarakat secara langsung, bukan sekadar agenda organisasi

Pengukuhan DPW PKB Sumsel periode 2026–2031 menandai fase baru konsolidasi politik di tingkat daerah dengan penekanan pada transformasi kepemimpinan dan kedekatan dengan rakyat. Meski demikian, implementasi gagasan tersebut tetap memerlukan konsistensi kerja, pengawasan publik, serta sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

cimutnews.co.id akan terus mengikuti dinamika perkembangan politik daerah secara berimbang dan independen sebagai bagian dari komitmen menghadirkan informasi akurat, terpercaya, serta relevan bagi masyarakat Sumatera Selatan. (Poerba)