Beranda Nusantara GAMIES Aceh Gelar Webinar AI untuk UMKM, Dorong Pelaku Usaha Beradaptasi di...

GAMIES Aceh Gelar Webinar AI untuk UMKM, Dorong Pelaku Usaha Beradaptasi di Era Kecerdasan Buatan

8
0
1. Ketua DPW GAMIES Aceh Adhifatra Agussalim saat membuka Festival Ramadhan Webinar Series GAMIES Aceh 2026 yang membahas pemanfaatan teknologi AI bagi pelaku UMKM. (Foto: Adis/cimutnews.co.id)

BANDA ACEH, cimutnews.co.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Indonesia Emas Provinsi Aceh menggelar Festival Ramadhan Webinar Series GAMIES Aceh 2026 #08 bertema “Masa Depan UMKM Indonesia: Beradaptasi dan Menang di Era Kecerdasan Buatan”, Senin (9/3/2026) secara daring. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital serta kesiapan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi transformasi teknologi, khususnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan bisnis

2. Praktisi AI Danial Al Fayyad Sihombing saat menyampaikan materi tentang peluang pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pengembangan usaha UMKM pada webinar GAMIES Aceh 2026. (Foto: Adis/cimutnews.co.id)

Webinar yang berlangsung pukul 15.00–16.30 WIB ini menghadirkan praktisi AI dan Data Analyst Danial Al Fayyad Sihombing sebagai narasumber utama. Diskusi dipandu oleh Nurul Anita selaku moderator, sementara Ketua DPW GAMIES Aceh Adhifatra Agussalim membuka kegiatan sebagai keynote speaker yang menekankan pentingnya transformasi digital bagi pelaku UMKM di Indonesia.

Kegiatan edukatif ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha kecil agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat serta tetap kompetitif di tengah dinamika ekonomi digital.

AI Membuka Peluang Baru bagi UMKM

Dalam paparannya, Danial Al Fayyad Sihombing menjelaskan bahwa teknologi Artificial Intelligence (AI) memiliki potensi besar untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan efisiensi serta memperluas jangkauan pasar.

Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan dalam berbagai aspek bisnis, mulai dari strategi pemasaran digital, analisis perilaku pelanggan, hingga pengambilan keputusan berbasis data.

Ia juga mencontohkan bahwa penggunaan teknologi AI saat ini tidak lagi terbatas pada perusahaan besar, tetapi sudah dapat diakses oleh pelaku usaha kecil dengan berbagai aplikasi dan platform digital yang tersedia.

Melalui webinar ini, peserta memperoleh wawasan mengenai tren perkembangan AI, strategi adaptasi teknologi bagi UMKM, serta contoh penerapan praktis yang realistis untuk usaha kecil.

Baca juga  Milangkala Garut ke-213, Gubernur Jabar Dorong Pariwisata Jadi Andalan PAD Berkelanjutan

Adaptasi Teknologi Jadi Kunci Masa Depan Bisnis

Ketua DPW GAMIES Aceh, Adhifatra Agussalim, dalam sambutannya menegaskan bahwa perkembangan teknologi tidak boleh dipandang sebagai ancaman bagi pelaku UMKM.

Sebaliknya, teknologi justru menjadi peluang besar bagi pelaku usaha yang memiliki kemauan untuk belajar dan berinovasi.

“Di era digital saat ini, masa depan bukan hanya milik usaha yang paling besar, tetapi milik mereka yang paling cepat beradaptasi dengan perubahan,” ujarnya.

Menurut Adhifatra, kemampuan beradaptasi dengan teknologi akan menjadi faktor penentu keberhasilan bisnis di masa depan, terutama di tengah persaingan ekonomi digital yang semakin kompetitif.

Ia juga menekankan bahwa literasi digital perlu terus ditingkatkan agar pelaku UMKM mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dalam pengembangan usaha.

Dorong UMKM Lebih Adaptif di Era Digital

Melalui rangkaian Festival Ramadhan Webinar Series 2026 ini, GAMIES Aceh berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas pelaku UMKM agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan pola pikir baru di kalangan pelaku usaha agar lebih inovatif dalam menghadapi perubahan zaman.

Dengan semakin berkembangnya teknologi digital, UMKM diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan bersaing di pasar nasional maupun global.

“Ramadhan produktif, seharusnya UMKM adaptif. Karena masa depan bisnis dimenangkan oleh mereka yang siap berubah,” tutup Adhifatra. (Adis)