Beranda OKI Mandira Gotong Royong Bersihkan Sungai di Kayuagung, Pemkab OKI Gandeng Green Generation Libatkan...

Gotong Royong Bersihkan Sungai di Kayuagung, Pemkab OKI Gandeng Green Generation Libatkan Gen Z Peduli Lingkungan

35
0
2. Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki meninjau langsung kegiatan bersih-bersih sungai bersama relawan Green Generation OKI. (Foto: Asep/cimutnews.co.id)

Kayuagung, cimutnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersama organisasi kepemudaan peduli lingkungan Green Generation Kabupaten OKI menggelar aksi gotong royong pembersihan sungai di wilayah Kecamatan Kayuagung, Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kebersihan sungai

1. Pemuda Green Generation Kabupaten OKI bersama jajaran Pemkab OKI saat melakukan aksi gotong royong pembersihan Sungai Komering di Kecamatan Kayuagung.
(Foto: Asep/cimutnews.co.id)

Aksi bersih-bersih sungai tersebut melibatkan sekitar 70 pemuda yang tergabung dalam Green Generation OKI. Kegiatan dimulai dari bantaran Sungai Komering di Kelurahan Mangun Jaya dan berakhir di Sungai Janda, Kelurahan Paku. Para peserta tampak antusias menyusuri aliran sungai sambil mengumpulkan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik rumah tangga hingga limbah lainnya yang berpotensi mencemari lingkungan.

Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, yang turut hadir dan memantau langsung kegiatan tersebut, mengapresiasi keterlibatan generasi muda, khususnya Generasi Z, dalam aksi peduli lingkungan. Menurutnya, peran aktif anak muda sangat penting sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

“Generasi Z memiliki peran strategis dalam mengubah pola pikir masyarakat, terutama terkait pengelolaan sampah dan kebersihan sungai. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas pemuda seperti Green Generation harus terus diperkuat agar kesadaran menjaga lingkungan tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Muchendi dalam wawancara eksklusif bersama cimutnews.co.id.

Muchendi menilai, sungai memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat OKI, baik sebagai sumber air, jalur transportasi, hingga penopang aktivitas ekonomi. Oleh karena itu, menjaga kebersihan sungai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa gerakan peduli lingkungan sebaiknya tidak berhenti pada aksi bersih-bersih semata. Menurutnya, langkah lanjutan berupa edukasi lingkungan perlu terus digencarkan agar kesadaran masyarakat terbentuk secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Baca juga  Isu Abdiyanto Fikri Merapat ke PSI Menguat, Babak Baru Dinamika Politik OKI

“Sasaran ke depan adalah edukasi sejak dini, terutama di sekolah-sekolah, mulai dari SD, SMP hingga SMA. Jika sejak kecil anak-anak dibiasakan peduli lingkungan dan memahami pentingnya memilah sampah, maka kebiasaan baik ini akan terbawa hingga dewasa,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Green Generation Kabupaten OKI, Deskia, yang akrab disapa Kia, menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih sungai ini merupakan bagian dari program kerja utama organisasinya. Menurutnya, aksi tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda tidak hanya menyuarakan kepedulian, tetapi juga terjun langsung melakukan aksi nyata di lapangan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Gen Z mampu mengambil peran langsung dalam menjaga lingkungan. Sungai merupakan sumber kehidupan masyarakat, sehingga kebersihannya menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” kata Kia.

Ia menambahkan, masih banyak sungai di wilayah perkotaan yang tercemar akibat kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan. Melalui kegiatan gotong royong ini, Green Generation berharap dapat memberikan contoh positif sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Menurut Kia, keterlibatan pemuda dalam isu lingkungan juga penting untuk membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga alam merupakan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi pemicu tumbuhnya kesadaran masyarakat yang lebih luas. Bukan hanya hari ini, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan agar sungai tetap bersih dan lingkungan di Kabupaten OKI semakin lestari,” ujarnya.

Aksi gotong royong tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah, komunitas pemuda, dan masyarakat setempat. Kehadiran para relawan muda di bantaran sungai mendapat respons positif dari warga sekitar, yang turut mendukung kegiatan tersebut.

Pemerintah Kabupaten OKI berkomitmen untuk terus mendukung gerakan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat, khususnya yang digagas oleh generasi muda. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan perubahan nyata dalam pengelolaan lingkungan, sekaligus menumbuhkan budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

Baca juga  Lewat 'Si Loki' Diskominfo OKI Juarai Kompetisi Inovasi se Sumsel

“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin dan menjadi inspirasi bagi kecamatan lain di OKI. Lingkungan yang bersih adalah fondasi penting bagi kualitas hidup masyarakat,” pungkas Muchendi.(Asep)