Beranda Palembang Gubernur Herman Deru Hadiri Tasyakuran HUT ke-3 PTTUN Palembang: Momentum Evaluasi dan...

Gubernur Herman Deru Hadiri Tasyakuran HUT ke-3 PTTUN Palembang: Momentum Evaluasi dan Penguatan Peradilan Modern

88
0
1. Gubernur Sumsel Herman Deru menghadiri Tasyakuran HUT ke-3 PTTUN Palembang di Kantor PTTUN Palembang. (Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

cimutnews.co.id – Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Palembang memasuki usia tiga tahun, sebuah fase yang menjadi refleksi penting bagi lembaga peradilan yang bertugas menangani sengketa tata usaha negara di wilayah Sumatera bagian selatan. Dalam momen istimewa tersebut, Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, hadir langsung pada acara Tasyakuran HUT ke-3 PTTUN Palembang yang digelar di Kantor PTTUN Palembang, Kamis (4/12/2025).

Acara berlangsung hangat dan penuh rasa syukur, dihadiri jajaran pimpinan, para hakim, pejabat struktural, serta tamu undangan dari berbagai instansi. Perayaan sederhana namun penuh makna ini menjadi kesempatan bagi seluruh pihak untuk menengok perjalanan PTTUN sejak berdiri hingga kini menjadi salah satu lembaga peradilan yang diperhitungkan di Sumatera Selatan.

Perjalanan Tiga Tahun: Dari Keterbatasan Menuju Lembaga Peradilan Modern

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru mengungkapkan bahwa perjalanan tiga tahun PTTUN Palembang adalah bukti nyata dari komitmen dan kerja keras seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan hukum terbaik. Ia mengingat jelas kondisi awal saat lembaga ini baru terbentuk.

“Waktu itu SK sudah ada, tetapi gedung belum tersedia. Kebetulan Pemprov Sumsel memiliki gedung yang bisa dipinjamkan, dan langsung kami fasilitasi agar operasional dapat berjalan,” kenang Herman Deru.

Gubernur menekankan bahwa dukungan pemerintah provinsi bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan akses keadilan dapat berjalan tanpa hambatan. Berkat sinergi tersebut, PTTUN Palembang kini berdiri megah dengan fasilitas yang jauh lebih lengkap dan representatif.

PTTUN Palembang Layani Lima Provinsi

Dalam tiga tahun perjalanannya, PTTUN Palembang tumbuh menjadi lembaga strategis di bidang tata usaha negara. Tidak hanya menangani perkara dari Sumatera Selatan, tetapi juga mencakup lima provinsi dalam wilayah Sumatera bagian selatan.

Baca juga  Napocut Hadir di Palembang, Warnai Dunia Fashion Muslimah dengan Sentuhan Elegan dan Berkualitas

Gubernur Herman Deru menilai, tantangan besar ini hanya bisa dijalankan oleh aparat yang memiliki kualitas mumpuni. Ia mengapresiasi proses seleksi hakim dan aparatur yang dinilainya sangat ketat dan profesional.

“Tidak terasa sekarang sudah memasuki tahun ketiga. Gedungnya sudah megah, pelayanannya pun semakin baik. Saya mendukung penuh tema HUT kali ini karena sangat relevan dengan semangat PTTUN Palembang,” ujar Gubernur.

Dengan cakupan tugas yang luas, kehadiran PTTUN Palembang dipandang sangat penting untuk menjaga kepastian hukum dan memberikan perlindungan bagi masyarakat maupun aparatur pemerintah dalam sengketa tata usaha negara.

Sinergi Tetap Dijaga: Pemda dan Lembaga Yudikatif Harus Berjalan Seiring

Di hadapan para tamu undangan, Gubernur juga mengingatkan pentingnya membangun hubungan profesional antara pemerintah daerah dan lembaga yudikatif. Menurutnya, meski memiliki tugas pokok dan fungsi berbeda, sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menciptakan pelayanan publik yang berkualitas.

“Perbedaan tupoksi tidak boleh menjadi hambatan. Justru sinergi inilah yang memperkuat kualitas pelayanan publik dan memastikan keadilan dapat ditegakkan secara transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Ia berharap kerja sama yang terjalin selama ini dapat terus diperkuat, terutama dalam mendukung sistem hukum yang lebih modern, responsif, dan mudah diakses masyarakat.

Dorongan Modernisasi Peradilan dari Dirjen Badilmiltun

Selain Gubernur, acara tasyakuran ini juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Badilmiltun), Marsekal Muda TNI Yuwono Agung Nugroho. Dalam arahannya, Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas peradilan.

Ia mendorong seluruh jajaran PTTUN Palembang untuk terus memperkuat prinsip-prinsip inklusivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Ketiga prinsip ini dinilai sebagai pondasi utama dalam membangun peradilan modern yang dipercaya masyarakat.

Baca juga  PS Tria Juara Piala Soeratin U-17 Sumsel 2025, Singkirkan Persimuba dengan Skor Tipis 1-0

Menurut Yuwono, kehadiran PTTUN Palembang harus menjadi rujukan dalam menghadirkan proses hukum yang jelas, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga mengingatkan agar internal PTTUN menjaga independensi dan tidak terpengaruh oleh kepentingan eksternal dalam memutus perkara.

HUT ke-3: Bukan Sekadar Seremonial, Tetapi Momentum Evaluasi

Peringatan HUT ke-3 PTTUN Palembang bukan sekadar rangkaian seremonial, melainkan menjadi titik evaluasi bagi seluruh pihak. Selama tiga tahun beroperasi, lembaga ini telah menunjukkan perkembangan signifikan baik dari aspek manajerial, pelayanan, maupun infrastruktur.

Momen tasyakuran ini sekaligus menjadi ajang penguatan komitmen dari pemerintah daerah dan lembaga peradilan untuk menjaga kualitas layanan hukum yang lebih baik di masa depan. Dengan semakin tingginya tuntutan masyarakat terhadap keadilan, PTTUN Palembang diharapkan mampu menjadi institusi yang makin dipercaya publik.

Ke depan, tantangan peradilan tata usaha negara tentu akan semakin kompleks. Namun dengan sinergi yang kuat, SDM yang berkualitas, dan dukungan sarana prasarana yang memadai, PTTUN Palembang diyakini mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan kepastian hukum yang lebih progresif. (Poerba)