
OKI, cimutnews.co.id — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HIMA Prodi PAI) Institut Agama Islam (IAI) Nusantara Ash-Shiddiqiyah mengawali masa kepengurusan 2026–2027 dengan menggelar Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Kepengurusan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus Ash-Shiddiqiyah ini dihadiri seluruh jajaran pengurus dan menjadi titik awal peneguhan arah organisasi ke depan.(1/2/26)

Sejak awal, rapat dirancang tidak sekadar sebagai ajang pertemuan formal. Forum ini menjadi ruang kebersamaan untuk mempererat soliditas internal sekaligus menetapkan pijakan kerja yang jelas, terukur, dan berorientasi pada kemaslahatan anggota. Dengan pendekatan terbuka dan partisipatif, pengurus membahas bagaimana roda organisasi akan dijalankan selama satu periode penuh.
Dalam konteks yang lebih luas, konsolidasi internal organisasi mahasiswa sejalan dengan semangat nasional penguatan peran generasi muda di lingkungan kampus. Mahasiswa didorong tidak hanya aktif secara akademik, tetapi juga berkontribusi melalui organisasi yang sehat, transparan, dan akuntabel. HIMA Prodi PAI menempatkan diri sebagai bagian dari upaya tersebut, dengan menekankan tata kelola organisasi, pembagian peran yang proporsional, serta penguatan kapasitas sumber daya mahasiswa.
Rapat konsolidasi ini memfokuskan pembahasan pada tiga agenda utama. Pertama, penetapan dan pengesahan struktur organisasi kepengurusan periode 2026–2027. Kedua, pemaparan dan pendalaman job description masing-masing pengurus agar tidak terjadi tumpang tindih tugas. Ketiga, penyampaian garis besar program kerja yang akan menjadi pedoman aktivitas HIMA Prodi PAI selama satu tahun ke depan.
Adapun susunan Badan Pengurus Harian (BPH) HIMA Prodi PAI periode 2026–2027 terdiri dari Muhammad Muhsinin sebagai Ketua Umum, Sofia Arifatus Shofa sebagai Wakil Ketua, Vera Fidela Patrisia sebagai Sekretaris, Hayinatus Zuroh sebagai Wakil Sekretaris, Dhea Puspita sebagai Bendahara, serta Gisella Aulia Balqis sebagai Wakil Bendahara.
Untuk memperkuat kinerja organisasi, struktur HIMA Prodi PAI juga dilengkapi sejumlah divisi strategis. Divisi Kaderisasi dan Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) dikoordinatori Yuyun Haryanti dengan anggota M. Ayendra Firdaus, Arista Sapira, Indras Wibowo, dan Rahmawati. Divisi Komunikasi dan Informasi (Kominfo) dipimpin Wahab Ali Mustopa bersama Halimatus Salsabila, Dewi Qurotul Uyun, dan Ahmad Abdul Latif.
Sementara itu, Divisi Keislaman dan Dakwah dikoordinatori Ja’far Shodiq dengan anggota Luluk Soudatul Ngazizah, Yoga Kurniawan, Anggun Viola, dan Imam Mahdi. Adapun Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) dipimpin Putra Kurniawan dengan anggota Ahmad Fuadi, Satrio, Mustain Aziz, Umni Atul Aniqoh, serta Anggun Juwita.
Dalam forum tersebut, masing-masing divisi memaparkan gambaran umum program kerja dan peran strategisnya. Penjelasan dilakukan secara bergiliran dan terbuka, sehingga seluruh pengurus memahami kontribusi yang diharapkan dari setiap lini. Pembahasan job description juga menjadi perhatian utama agar setiap amanah dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab.
Ketua Umum HIMA Prodi PAI, Muhammad Muhsinin, dalam arahannya menegaskan bahwa keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh komitmen dan kerja kolaboratif. “Organisasi ini tidak akan berjalan jika hanya bertumpu pada satu atau dua orang. Dibutuhkan keikhlasan, disiplin, dan semangat kebersamaan agar program yang dirancang benar-benar memberi dampak positif,” ujarnya.
Ia berharap kepengurusan periode 2026–2027 mampu menghadirkan HIMA Prodi PAI sebagai organisasi yang inovatif, progresif, dan proaktif. Menurutnya, tantangan ke depan menuntut mahasiswa untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan akademik yang menjadi identitas program studi.
Melalui rapat koordinasi dan konsolidasi ini, HIMA Prodi PAI meneguhkan komitmen untuk membangun organisasi yang solid, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Dengan kesamaan visi dan arah gerak yang jelas, kepengurusan baru diharapkan mampu merealisasikan program kerja yang berorientasi pada penguatan akademik, pengembangan sumber daya mahasiswa, serta pengabdian yang berkelanjutan. (Jhordy)

















