
Banyuasin, cimutnews.co.id — Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Jamiatul Muawanah, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, berlangsung penuh kekhusyukan, Senin (12/1/2026). Udara yang sejuk dan suasana malam yang teduh menambah kesakralan acara keagamaan yang dihadiri jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat hingga warga setempat.
Acara tahunan ini menjadi salah satu momentum penting bagi masyarakat Desa Sungai Pinang untuk kembali memperkuat keimanan serta mempererat ukhuwah islamiyah. Kehadiran jamaah yang memenuhi area masjid menunjukkan antusiasme masyarakat dalam merawat tradisi peringatan Isra Mi’raj sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW.
Meningkatkan Keimanan Menjelang Ramadhan
Ketua DKM Masjid Jamiatul Muawanah, Ustadz Suhaimi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dengan khidmat. Ia menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar ritual tahunan, tetapi menjadi sarana refleksi untuk memperbaiki kualitas ibadah, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.
“Melalui peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini, kita berharap keimanan dan ketakwaan kita semakin meningkat. Terlebih dalam waktu dekat, insyaallah pada tanggal 18 Februari, umat Islam akan memasuki bulan suci Ramadhan. Ini menjadi momentum mempersiapkan diri, baik secara spiritual maupun amal ibadah,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat Dusun 4 Desa Sungai Pinang memiliki tradisi kuat dalam memeriahkan kegiatan keagamaan. Oleh karena itu, ia berharap semangat tersebut terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.
Antusiasme Jamaah, Tanda Kehidupan Keagamaan yang Sehat
Penceramah sekaligus tokoh agama setempat, Ustadz H.M. Ghozali Al Bukhori, ST, menyampaikan apresiasi atas antusiasme jamaah yang hadir. Dalam tausiyahnya, ia melihat tingginya keterlibatan warga—khususnya kalangan ibu-ibu—sebagai indikator positif bagi perkembangan kehidupan spiritual masyarakat Sungai Pinang.
“Antusiasme jamaah malam ini, terutama ibu-ibu, menunjukkan bahwa semangat keimanan masih terjaga dengan baik. Ini adalah nikmat yang patut kita syukuri dan terus kita rawat melalui majelis ilmu dan ibadah,” tutur Ustadz Ghozali.
Ia juga mengajak jamaah untuk meneladani perjalanan Isra dan Mi’raj sebagai pembelajaran tentang pentingnya menjaga shalat sebagai tiang agama serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Dihadiri Pemerintah Desa dan Aparat Keamanan
Peringatan Isra Mi’raj ini juga mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah desa dan unsur keamanan. Hadir dalam kegiatan tersebut:
- Sekretaris Desa Sungai Pinang, Aris, mewakili Kepala Desa
- Bhabinkamtibmas Polsek Rambutan
- Ketua BPD yang diwakili Sugiarti
- Kepala Dusun 4, Stella
- Para Ketua RT di lingkungan Dusun 4
Kehadiran pejabat desa dan aparat keamanan memperkuat pesan bahwa kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dari pembinaan masyarakat dan penguatan nilai moral di tingkat desa.
Aris dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada panitia dan jamaah yang telah menjaga ketertiban selama acara berlangsung. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai upaya memperkuat karakter masyarakat yang religius dan harmonis.
Doa Bersama: Memohon Berkah Menyambut Ramadhan
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz Suhaimi. Seluruh jamaah memohon keberkahan, perlindungan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Doa juga dipanjatkan agar masyarakat Desa Sungai Pinang diberikan kesehatan serta kekuatan iman dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang tinggal beberapa minggu lagi.
Momentum Isra Mi’raj ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh umat muslim untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki hubungan antarsesama, dan memperkuat komitmen pada ajaran agama. Dengan semangat kebersamaan dan kekompakan masyarakat, Masjid Jamiatul Muawanah terus menjadi pusat kegiatan keagamaan yang hidup dan dinamis di Desa Sungai Pinang. (Noto)

















