Beranda Lahat Jalan Khusus Angkutan Batu Bara KM 107 Servo Lahat Resmi Beroperasi, Dorong...

Jalan Khusus Angkutan Batu Bara KM 107 Servo Lahat Resmi Beroperasi, Dorong Keselamatan dan Kelancaran Mobilitas Warga

50
0
Peresmian operasional jalan khusus angkutan batu bara KM 107 Servo di Kabupaten Lahat yang dihadiri pemerintah daerah dan manajemen perusahaan.(Foto: Antoni/cimutnews.co.id)

LAHAT, cimutnews.co.id — PT Levi Bersaudara Abadi resmi mengoperasikan jalan khusus angkutan pertambangan batu bara di Kilometer (KM) 107 Servo, Kabupaten Lahat, pada Jumat (13/2/2026). Peresmian infrastruktur ini menjadi penanda penting upaya pemisahan jalur distribusi logistik tambang dari akses transportasi publik guna meningkatkan keselamatan, ketertiban, serta keberlanjutan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Seremoni peresmian dihadiri jajaran manajemen perusahaan, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, serta Pemerintah Kabupaten Lahat. Jalan hauling ini dirancang sebagai sarana strategis untuk menata sistem transportasi batu bara agar tidak lagi membebani jalan umum yang selama ini digunakan masyarakat.

Secara nasional, pengaturan jalur khusus angkutan tambang merupakan bagian dari kebijakan tata kelola pertambangan yang menekankan aspek keselamatan, perlindungan lingkungan, serta pengurangan dampak sosial. Sejumlah daerah penghasil batu bara telah mendorong pembangunan infrastruktur serupa guna memisahkan aktivitas industri dari ruang publik, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi sektor nonpertambangan.

Di tingkat daerah, keberadaan jalan khusus sepanjang kurang lebih 26 kilometer ini dipandang sebagai solusi konkret atas persoalan klasik kemacetan dan risiko kecelakaan lalu lintas akibat lalu-lalang truk batu bara di jalan umum. Infrastruktur tersebut juga diharapkan memperkuat stabilitas sosial sekaligus mendukung iklim investasi yang lebih tertata.

Ketua Komisaris PT Levi Bersaudara Abadi, Leman C, melalui perwakilannya Beni, menyampaikan bahwa pembangunan jalan hauling merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memitigasi risiko keselamatan serta meminimalkan dampak lingkungan.
Menurutnya, sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, perusahaan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat sekitar agar proyek berjalan sesuai harapan bersama.

Ia menegaskan, keberadaan jalan khusus tidak hanya mendukung kelancaran operasional pertambangan, tetapi juga memberi nilai tambah bagi masyarakat melalui peningkatan keselamatan transportasi serta peluang pemberdayaan ekonomi lokal.

Baca juga  Peringati HPN ke-79, PTBA Berikan Tumpeng dan Ucapan Selamat kepada PD IWO Lahat

Wakil Bupati Lahat, Widya Ningsih, menyebut pembangunan jalan hauling sebagai jawaban atas aspirasi masyarakat yang telah lama menghadapi persoalan kemacetan dan tingginya risiko kecelakaan.
Ia mengingat kembali kondisi sejak 2018 ketika kepadatan arus angkutan batu bara kerap memicu antrean panjang hingga berjam-jam di sejumlah ruas jalan utama.

Widya menuturkan bahwa realisasi jalan khusus ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah bersama Bupati Lahat untuk menghadirkan solusi jangka panjang. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta upaya PT Levi Bersaudara Abadi yang mampu menuntaskan proyek di tengah tantangan cuaca dan kondisi lapangan.

Sementara itu, Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menyampaikan rasa bangga atas rampungnya infrastruktur tersebut. Ia menegaskan bahwa regulasi pertambangan pada prinsipnya mendorong angkutan tambang tidak melintasi jalur umum.
Karena itu, kehadiran jalan hauling dinilai sangat penting untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menjamin keberlangsungan rantai pasok sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi penopang ekonomi daerah.

Di sisi lain, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menilai proyek jalan khusus PT Levi Bersaudara Abadi sebagai langkah strategis yang sebelumnya sempat dipandang skeptis. Namun melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta, proyek tersebut akhirnya dapat terealisasi dan diharapkan mampu meredam potensi konflik sosial di lapangan.

Menurutnya, pemisahan jalur angkutan tambang dari jalan umum merupakan fondasi penting bagi tata kelola pertambangan yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan di Sumatera Selatan.

Dengan mulai beroperasinya jalan hauling KM 107 Servo, pemerintah dan perusahaan optimistis beban jalan umum akibat aktivitas angkutan batu bara dapat berkurang signifikan. Kondisi ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan keselamatan pengguna jalan, efisiensi distribusi logistik, serta kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Baca juga  Polsek Kikim Timur Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III, Dorong Ketahanan Pangan di Kabupaten Lahat

Pemerintah daerah juga mengimbau seluruh pihak untuk menjaga keberlanjutan fungsi infrastruktur tersebut melalui kepatuhan terhadap aturan operasional, pengawasan bersama, serta komunikasi terbuka dengan masyarakat sekitar. Sinergi berkelanjutan dinilai menjadi kunci agar manfaat ekonomi dari sektor pertambangan tetap berjalan seiring dengan perlindungan sosial dan lingkungan.

Ke depan, keberadaan jalan khusus ini diharapkan menjadi standar baru bagi operasional pertambangan yang bertanggung jawab di Kabupaten Lahat. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memastikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keselamatan publik, dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari pembangunan daerah yang inklusif. (Antoni)