Beranda Palembang Kapolda Sumsel Kunjungi Pura Agung Sriwijaya, Perkuat Kamtibmas dan Toleransi Umat Hindu...

Kapolda Sumsel Kunjungi Pura Agung Sriwijaya, Perkuat Kamtibmas dan Toleransi Umat Hindu Bali di Palembang

4
0
1. Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho berdialog dengan tokoh adat Bali di Pura Agung Sriwijaya Palembang.(Foto:Poerba/cimutnews.co.id)

PALEMBANG, cimutnews.co.idKapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho mengunjungi komunitas Hindu Bali di Pura Agung Sriwijaya Palembang dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berbasis keberagaman, Selasa (17/3/2026). Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari strategi Polda Sumsel untuk membangun pendekatan humanis dan kolaboratif lintas budaya guna menjaga stabilitas daerah menjelang agenda keagamaan besar.

Bangun Dialog dan Kepercayaan Publik

Dalam kegiatan yang dikemas melalui simekrama atau pertemuan kekeluargaan, Kapolda Sumsel membuka ruang dialog langsung dengan tokoh adat dan agama Hindu Bali. Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, di antaranya Dir Intelkam Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, Kabid Humas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Kabid Propam Kombes Pol Raden Azis Safiri, serta Kombes Pol Yusantiyo Sandhy.

Kehadiran rombongan disambut hangat oleh tokoh adat dan umat Hindu yang tergabung dalam Perkumpulan Adat Bali Sumatera Selatan (PABSS).

Ketua Pembina PABSS, IGB Surya Negara, menyampaikan kesiapan komunitas Hindu Bali untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas wilayah, terutama menjelang agenda keagamaan penting.

“Kami siap bersinergi menjaga keamanan wilayah, terlebih menjelang Piodalan Pura pada 2 April 2026 dan rangkaian Hari Raya Nyepi,” ujar IGB Surya Negara.

Momentum ini dinilai strategis untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya dalam kegiatan yang melibatkan banyak massa.

Keberagaman sebagai Pilar Keamanan

Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan utama dalam menjaga stabilitas daerah.

“Keberagaman adalah kekuatan kita bersama. Saya hadir bukan hanya sebagai Kapolda, tetapi sebagai bagian dari masyarakat Sumatera Selatan. Mari kita jaga kerukunan dan keamanan wilayah ini,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

Baca juga  Perda “Sapu Jagat” Siap Berlaku di 2026, Palembang Susun Aturan Ketertiban Umum Terpadu

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya umat Hindu, untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan berkelanjutan.

Dorong Community Policing dan Pendekatan Humanis

Kunjungan ini sekaligus mempertegas arah kebijakan Polda Sumsel yang mengedepankan konsep community policing, yakni pendekatan keamanan berbasis kemitraan antara aparat dan masyarakat.

Melalui strategi ini, kepolisian berupaya membangun kepercayaan publik, memperkuat jejaring sosial, serta meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap potensi konflik sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam merawat kebersamaan.

“Polda Sumsel hadir untuk seluruh elemen masyarakat. Pendekatan humanis ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat stabilitas keamanan berbasis kebersamaan,” ujarnya.

Perkuat Toleransi di Tengah Keberagaman

Sumatera Selatan sebagai daerah dengan tingkat keberagaman tinggi membutuhkan pendekatan keamanan yang adaptif dan inklusif. Oleh karena itu, dialog lintas agama dan budaya dinilai menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas jangka panjang.

Kehadiran Kapolda di tengah komunitas Hindu Bali tidak sekadar seremonial, melainkan simbol kuat komitmen kepolisian dalam menjaga toleransi dan persatuan.

Polda Sumsel berharap sinergi lintas agama dan budaya terus diperkuat, sehingga keamanan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga dibangun melalui kepercayaan, komunikasi, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Sebagai penutup, masyarakat diimbau untuk terus menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, serta aktif berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai di Sumatera Selatan. (Poerba)