Home Palembang Kapolda Sumsel Tekankan Profesionalisme dan Transparansi, Dorong Evaluasi Tunggakan Kasus Sejak 2005

Kapolda Sumsel Tekankan Profesionalisme dan Transparansi, Dorong Evaluasi Tunggakan Kasus Sejak 2005

68
0
Kapolda Sumsel memberikan arahan kepada jajaran Polrestabes Palembang dalam kunjungan kerja untuk memperkuat profesionalisme dan transparansi internal

Palembang, cimutnews.co.id – Polda Sumatera Selatan terus memperkuat profesionalisme dan integritas jajarannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini menjadi fokus utama dalam kunjungan kerja Kapolda Sumsel ke Polrestabes Palembang, yang dihadiri para pejabat utama Polda Sumsel serta seluruh jajaran Polrestabes.

Kegiatan dimulai dengan sambutan hangat dari Kapolda Sumsel, yang menyampaikan apresiasi atas dedikasi, inovasi, serta kerja keras anggota Polrestabes Palembang dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian. Ia menegaskan bahwa setiap pelaksanaan tugas, baik di bidang operasional maupun pelayanan publik, harus berorientasi pada pemeliharaan kamtibmas, perlindungan masyarakat, dan penegakan hukum yang berkeadilan.

“Kinerja kepolisian harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Profesionalisme bukan hanya soal kemampuan, tetapi juga soal sikap dan keteladanan,” tegas Kapolda dalam arahannya.

Evaluasi Internal dan Perkuatan Patroli

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menekankan pentingnya evaluasi internal secara berjenjang, mulai dari tingkat Polsek hingga Polrestabes. Evaluasi ini, menurutnya, menjadi kunci dalam menilai efektivitas penanganan tindak pidana serta kecepatan respons terhadap laporan masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa Kota Palembang merupakan etalase bagi Sumatera Selatan, sehingga citra Polda Sumsel akan sangat bergantung pada perilaku dan kinerja aparat kepolisian di wilayah ibu kota provinsi tersebut.

Terkait strategi operasional, Kapolda menginstruksikan agar patroli dilakukan secara efektif dan analitis, dengan fokus pada jam-jam rawan antara pukul 23.00 hingga 05.00. Selain patroli fisik, ia juga menekankan pentingnya pendekatan dialogis dengan masyarakat agar kehadiran polisi benar-benar dirasakan dan bermakna.

Transparansi dan Penanganan Perkara Lama

Dalam sesi evaluasi, Kapolda menyoroti pentingnya menjaga reputasi dan marwah institusi Polri. Ia mengingatkan bahwa satu kesalahan individu dapat menghapus capaian positif yang telah diraih bersama. Karena itu, setiap anggota diminta saling mengingatkan dan menjaga perilaku profesional.

Baca juga  Menelusuri Jejak Sejarah Kota Palembang: Dari Sriwijaya Hingga Menjadi Kota Metropolitan Sumatera Selatan

Kapolda juga memberikan perhatian khusus terhadap transparansi data perkara di jajaran reserse. Ia meminta agar kasus-kasus tunggakan yang belum terselesaikan segera dievaluasi, termasuk perkara yang sudah berlangsung hingga dua dekade terakhir.

“Kami ingin seluruh jajaran melakukan introspeksi dan perbaikan sistem pelayanan hukum kepada masyarakat. Tidak boleh ada kasus yang menggantung tanpa kejelasan,” ujarnya tegas.

Menolak Perilaku Transaksional dan Membangun Keteladanan

Dalam arahannya, Kapolda mengajak seluruh anggota untuk menolak segala bentuk perilaku transaksional dalam pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa setiap anggota Polri harus mengedepankan keteladanan dan disiplin tinggi dalam bertugas.

“Jika Anda tidak sanggup untuk berprestasi, maka minimal Anda jangan bermasalah,” pesan Kapolda dengan nada tegas namun membangun.

Sebagai tindak lanjut, Polda Sumsel akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tunggakan kasus sejak tahun 2005, meningkatkan patroli dialogis di wilayah rawan, serta memperkuat koordinasi antara Polrestabes dan Polsek. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan.

Komitmen Transparansi dan Pelayanan Publik

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Polda Sumsel berkomitmen membangun institusi yang transparan, responsif, dan berintegritas. Evaluasi dan pembinaan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” jelas Nandang.

Dengan langkah pembenahan ini, Polda Sumsel meneguhkan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, modern, dan terpercaya. (poerba)