Beranda Lahat Kapolres Lahat Hadiri Peresmian Jalan Khusus Batu Bara PT LBA, Dukung Penguraian...

Kapolres Lahat Hadiri Peresmian Jalan Khusus Batu Bara PT LBA, Dukung Penguraian Kemacetan di Kawasan Merapi

45
0
Gubernur Sumatera Selatan bersama Forkopimda menghadiri peresmian jalan khusus batu bara PT LBA di KM 107 Desa Tanjung Jambu, Lahat. (Foto: Antoni/cimutnews.co.id)

LAHAT, cimutnews.co.id — Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto, SIK, MIK, menghadiri kegiatan peresmian sekaligus ground breaking jalan khusus pertambangan batu bara milik PT Levi Bersaudara Abadi (PT LBA) di Kecamatan Merapi Area, Jumat (13/2/2026). Kehadiran unsur kepolisian dalam agenda tersebut menegaskan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur strategis yang ditujukan untuk mengurai kemacetan kronis di jalur umum wilayah Merapi Barat dan Merapi Timur.

Kegiatan peresmian dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru serta dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi dan Wakil Bupati Widia Ningsih. Jalan khusus yang berlokasi di KM 107 Desa Tanjung Jambu itu memiliki panjang sekitar 26,4 kilometer dan dirancang sebagai jalur distribusi utama batu bara menuju PT IJAP di Desa Muara Maung.

Secara nasional, pembangunan jalan khusus angkutan tambang menjadi bagian dari kebijakan penataan transportasi sektor pertambangan guna meminimalkan konflik ruang antara aktivitas industri dan mobilitas masyarakat. Pemisahan jalur logistik tambang dari jalan umum dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas, mengurangi risiko kecelakaan, serta menjaga kelancaran distribusi ekonomi nonpertambangan di daerah penghasil sumber daya alam.

Di Kabupaten Lahat, persoalan kemacetan akibat tingginya intensitas truk batu bara di jalan negara telah berlangsung selama bertahun-tahun dan kerap menjadi keluhan masyarakat. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada waktu tempuh perjalanan, tetapi juga memicu kekhawatiran terhadap keselamatan pengguna jalan, khususnya di kawasan Merapi Barat dan Merapi Timur yang menjadi lintasan utama angkutan tambang.

Dengan hadirnya jalur mandiri PT LBA, truk angkutan batu bara diharapkan tidak lagi bersinggungan langsung dengan kendaraan pribadi maupun aktivitas warga di jalan protokol. Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang untuk menata sistem distribusi tambang agar lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.

Baca juga  Ketua DPD PGK OKI Apresiasi Bupati OKI, Pengawasan OPD Jadi Kunci Pembangunan

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam sambutannya menekankan pentingnya memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban lalu lintas dalam operasional jalan khusus tersebut.
“Pemerintah selalu memperhatikan kepentingan semua pihak, baik masyarakat maupun perusahaan, dalam proses pembuatan kebijakan. Dalam operasional jalan khusus pertambangan batu bara ini, agar tetap dipasang rambu-rambu lalu lintas dan dibuatkan rest area agar ekonomi juga tumbuh,” ujarnya.

Ia kemudian secara simbolis membuka operasional jalur tersebut.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, jalan khusus pertambangan batu bara yang digagas oleh PT Levi Bersaudara Abadi secara resmi kami buka,” kata gubernur.

Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto bersama jajaran Forkopimda turut mendampingi prosesi pengguntingan pita dan flag off pelepasan armada perdana. Kehadiran kepolisian dalam momentum tersebut mencerminkan komitmen pengamanan serta pengawasan terhadap transisi penggunaan jalur angkutan batu bara dari jalan umum menuju jalan khusus.

Pihak kepolisian memandang keberadaan jalan hauling ini sebagai langkah strategis dalam menekan potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di kawasan Merapi. Pengawasan berkelanjutan akan dilakukan untuk memastikan operasional jalur baru berjalan sesuai ketentuan serta tetap mengutamakan keselamatan masyarakat.

Selain aspek keselamatan, pembangunan jalan khusus juga diharapkan memberi dampak ekonomi positif. Keberadaan rest area, fasilitas penunjang, serta aktivitas logistik yang lebih tertata berpotensi membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar tanpa mengganggu kelancaran transportasi publik.

Pemerintah daerah mengimbau seluruh pemangku kepentingan—mulai dari perusahaan, pengemudi angkutan, hingga masyarakat—agar bersama-sama menjaga fungsi jalan khusus sesuai peruntukannya. Kepatuhan terhadap aturan operasional, kelengkapan rambu lalu lintas, serta pengawasan terpadu dinilai menjadi faktor penting keberhasilan infrastruktur tersebut dalam jangka panjang.

Di sisi lain, masyarakat diharapkan tetap aktif menyampaikan masukan secara konstruktif guna memastikan manfaat jalan khusus benar-benar dirasakan luas. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, pelaku usaha, dan warga menjadi fondasi utama terciptanya tata kelola pertambangan yang aman, tertib, dan berimbang.

Baca juga  Pemuda Pancasila Lahat Siap Kawal Pembangunan Jalan Khusus Batubara PT ALR

Peresmian jalan khusus batu bara PT LBA menandai langkah baru penataan transportasi tambang di Kabupaten Lahat. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi daerah, keselamatan publik, serta kelestarian lingkungan melalui kebijakan yang terukur dan berkelanjutan.

Dengan pengawasan bersama dan kepatuhan seluruh pihak, kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu mengakhiri persoalan kemacetan berkepanjangan di kawasan Merapi sekaligus menghadirkan ruang mobilitas yang lebih aman bagi masyarakat. Upaya kolaboratif tersebut menjadi bagian dari komitmen pembangunan daerah yang inklusif, transparan, dan berpihak pada kepentingan publik.(Antoni)