Home Ogan Komering Ilir Kepala SMPN 2 Lempuing Jaya Klarifikasi Ketidakhadiran dan Tegaskan Kebijakan Disiplin di...

Kepala SMPN 2 Lempuing Jaya Klarifikasi Ketidakhadiran dan Tegaskan Kebijakan Disiplin di Sekolah

91
0
Gerbang SMPN 2 Lempuing Jaya dalam kondisi terkunci saat jam belajar berlangsung, sebagai bagian dari kebijakan penguatan disiplin sekolah. (Foto: timred/CN/)

OKI, cimutnews.co.id —Hasil penelusuran CimutNews.co.id berdasarkan klarifikasi resmi pihak sekolah, Kepala SMPN 2 Lempuing Jaya Nazri Iskandar akhirnya angkat bicara terkait ketidakhadirannya saat awak media berkunjung beberapa waktu lalu. Penjelasan ini disampaikan untuk meredakan pertanyaan publik sekaligus meluruskan informasi yang sempat berkembang.

Tidak di Tempat karena Hadiri Pelantikan Pramuka

Ditemui pada Rabu (5/11/2025), Nazri Iskandar menjelaskan bahwa ketidakhadirannya bukan disebabkan unsur kesengajaan, melainkan karena sedang menjalankan tugas kedinasan.

“Saat teman-teman media datang, saya memang tidak berada di sekolah. Saya sedang menghadiri kegiatan pelantikan Pramuka yang dilaksanakan di luar lingkungan sekolah,” ujarnya.

Nazri yang baru satu tahun menjabat sebagai kepala sekolah menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang ia hadiri merupakan bagian dari tanggung jawabnya dalam pembinaan karakter siswa.

Program Pembinaan Siswa: OSIS Periode 2025–2026 Resmi Dilantik

Dalam klarifikasi tersebut, Nazri juga memaparkan sejumlah program yang telah dijalankan selama dirinya memimpin SMPN 2 Lempuing Jaya. Salah satunya adalah pelantikan pengurus OSIS baru periode 2025–2026. Ia menyebutkan, OSIS adalah motor penggerak aktivitas siswa yang diharapkan mampu membawa gagasan kreatif untuk perkembangan sekolah.

“Semoga pengurus OSIS yang baru bisa memberikan energi positif dan menjadi role model bagi siswa lainnya,” tambahnya.

Terkait Pagar Sekolah Terkunci: Antisipasi Siswa Keluar Masuk Tanpa Izin

Isu lain yang turut mendapatkan perhatian adalah kebijakan pagar sekolah yang selalu terkunci saat jam pelajaran berlangsung. Kebijakan ini sempat menjadi sorotan karena dinilai menyulitkan akses pihak tertentu ke lingkungan sekolah.

Nazri menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak diambil secara sepihak dan memiliki tujuan jelas. disampaikan ke awak media cimutnews.co.id (15/11/2025)

“Pagar yang terkunci semata-mata untuk meminimalisir siswa keluar masuk tanpa izin. Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang aman, kondusif, dan memastikan seluruh siswa fokus pada kegiatan belajar,” jelasnya.

Baca juga  Sekda Kab. Muara Enim Gelar Bimbingan Mental Kerohanian di Ruang Rapat Pangripta Nusantara Bappeda

Ia menyebutkan, disiplin adalah fondasi penting dalam mencetak karakter pelajar. Karena itu, sekolah berupaya membangun kultur yang tertib, bertanggung jawab, sekaligus melindungi siswa dari aktivitas di luar sekolah yang dapat mengganggu pembelajaran.

Terbuka Terhadap Kritik dan Kolaborasi Media

Dalam penutup klarifikasinya, Nazri Iskandar menegaskan bahwa pihak sekolah tidak menutup diri terhadap kritik ataupun saran. Baginya, masukan dari berbagai pihak—termasuk media—merupakan bagian dari proses perbaikan layanan pendidikan.

“SMPN 2 Lempuing Jaya akan terus berbenah dan kami sangat terbuka terhadap kritik yang membangun. Harapannya, sekolah ini bisa menjadi lembaga pendidikan yang unggul di berbagai bidang,” ucapnya. (Timred/CN)