Home Ogan Komering Ilir Lubuk Seberuk, Dusun 3 mushola darul jannah, Kamis

Lubuk Seberuk, Dusun 3 mushola darul jannah, Kamis [13 Desember 2025]

64
0
bakti sosial bersih-bersih Mushola Darul Jannah, Dusun 3, Lubuk Seberuk. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (15/12/2025) (Foto:Setiawan Jhordy/cimutnews.co.id)

Ogan Komering Ilir, cimutnews.co.id) – Kementerian Agama bersama Kementerian Sosial Masyarakat menyelenggaran kegiatan Khotmil Qur’an dan Ngaji Bareng yang dilanjutkan dengan bakti sosial bersih-bersih Mushola Darul Jannah, Dusun 3, Lubuk Seberuk. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (15/12/2025)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ibu-ibu Muslimat, pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Ash-Shiddiqiyah, serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan IAIN Ash-Shiddiqiyah. (Foto:Setiawan Jhordy/cimutnews.co.id)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ibu-ibu Muslimat, pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Ash-Shiddiqiyah, serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan IAIN Ash-Shiddiqiyah. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan sinergi antara perguruan tinggi, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial-keagamaan yang harmonis.

Rangkaian acara diawali dengan Khotmil Qur’an yang berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan ngaji bareng bersama Gus Darul Abror. Dalam kajiannya, Ustad Dr.Darul Abror M.Pd membahas sikap yang perlu ditempuh ketika menghadapi permasalahan hidup.

Ia menyampaikan bahwa terdapat tiga langkah utama yang dapat dilakukan umat Islam ketika dihadapkan pada masalah. Pertama, memperbanyak dzikir sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menenangkan hati. Kedua, sowan atau meminta nasihat kepada para ulama, agar memperoleh pandangan yang bijak dan sesuai dengan tuntunan agama. Ketiga, mendengarkan Nasehat atau kajian dari ulama, sebagai sarana menambah ilmu dan memperkuat pemahaman keagamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Setiawan Jordi selaku Presiden Mahasiswa IAIN Ash-Shiddiqiyah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam menguatkan nilai spiritual dan sosial di tengah masyarakat. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama, Kementerian Sosial Masyarakat, Ibu-ibu Muslimat, serta masyarakat Dusun 3 Lubuk Seberuk atas dukungan dan partisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

Ketua Pelaksana kegiatan, Marhen, menyampaikan bahwa pelaksanaan Khotmil Qur’an dan bakti sosial ini merupakan hasil kerja sama dan gotong royong seluruh panitia serta dukungan masyarakat setempat. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi sarana penguatan nilai keagamaan. Dalam pernyataannya, Marhen juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Baca juga  Pondok Pesantren Di’ayatul Islamiyah Seriguna Peringati Hari Santri Nasional: Santri Siaga Jiwa Raga untuk Negeri

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan IAIN Ash-Shiddiqiyah, Dr. Darul Abror M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan yang dirangkaikan dengan bakti sosial ini sejalan dengan visi kampus dalam membentuk mahasiswa yang berakhlak, peduli, dan berdaya guna. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Perwakilan Ibu-ibu Muslimat turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur serta mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa dan civitas akademika IAIN Ash-Shiddiqiyah atas kepedulian dan kebersamaan yang telah ditunjukkan melalui kegiatan Khotmil Qur’an, ngaji bareng, dan bakti sosial.

Usai rangkaian ngaji, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial berupa kerja bakti membersihkan Musala Darul Jannah. Pengurus Dewan Ekskutif Mahasiswa bergotong royong membersihkan area dalam dan sekitar Mushola sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana penguatan spiritual sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat secara berkelanjutan.

(Setiawan Jhordy)