Beranda Palembang Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H di Palembang Kondusif, Pengamanan Diperketat

Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H di Palembang Kondusif, Pengamanan Diperketat

9
0
Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut memantau situasi keamanan secara virtual (Foto:Poerba/cimutnews.co.id)

PALEMBANG, cimutnews.co.id – Suasana malam takbiran menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Palembang berlangsung khidmat dan kondusif di bawah pengawasan ketat aparat keamanan, Jumat (20/3/2026). Pemerintah Kota Palembang memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) tetap terjaga melalui koordinasi lintas sektor bersama TNI, Polri, dan instansi terkait.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut memantau situasi keamanan secara virtual melalui rapat koordinasi nasional yang terpusat di halaman Kantor DPRD Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut terhubung langsung dengan pimpinan nasional sebagai bagian dari upaya pengamanan terpadu di seluruh Indonesia.

Koordinasi Nasional Pengamanan Lebaran

Pemantauan Sitkamtibmas ini merupakan bagian dari koordinasi nasional yang dipimpin Kapolri bersama Panglima TNI, guna memastikan kesiapan pengamanan selama momentum Idul Fitri. Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam menjamin keamanan masyarakat selama periode mudik dan perayaan Lebaran.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan bahwa kondisi keamanan di wilayahnya hingga malam takbiran terpantau stabil dan terkendali.

“Pengamanan telah kami siapkan secara menyeluruh, baik melalui Polrestabes, Kodim, maupun instansi terkait lainnya,” ujar Ratu Dewa.

11 Posko Disiagakan di Titik Strategis

Sebagai bentuk kesiapan, Pemerintah Kota Palembang telah mendirikan 11 posko pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis. Posko tersebut melibatkan Dinas Perhubungan, TNI, Polri, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Secara internal, terdapat 11 posko pengamanan yang telah dikonsolidasikan bersama Dinas Perhubungan, TNI, dan Satpol PP,” jelasnya.

Keberadaan posko ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kemacetan, serta lonjakan aktivitas masyarakat yang biasanya meningkat saat malam takbiran hingga Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga  Bulan K3 Nasional 2026, Kadis Transnaker Ogan Ilir Dorong Penguatan Budaya Keselamatan Kerja yang Profesional dan Berkelanjutan

Antisipasi Kepadatan dan Gangguan Keamanan

Meski situasi relatif aman, pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan patroli dan pemantauan secara berkala. Fokus pengamanan diarahkan pada pusat keramaian, jalur utama, serta kawasan permukiman.

Langkah ini dinilai penting mengingat Palembang sebagai salah satu kota besar di Sumatera Selatan memiliki mobilitas masyarakat yang tinggi, terutama saat momen Lebaran.

Selain itu, pengamanan juga difokuskan untuk memastikan kegiatan ibadah masyarakat dapat berlangsung dengan nyaman dan aman tanpa gangguan.

Komitmen Jaga Kondusivitas

Pemerintah Kota Palembang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kondusivitas wilayah selama rangkaian perayaan Idul Fitri. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama terciptanya situasi yang aman dan tertib.

Di akhir keterangannya, Ratu Dewa mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan mematuhi aturan yang berlaku selama perayaan Idul Fitri.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, agar perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat,” tutupnya. (Poerba)