Beranda Musi Banyuasin Muba Cetak Tenaga Siap Kerja! 36 Peserta Lolos Pelatihan Migas Bersertifikat 2025

Muba Cetak Tenaga Siap Kerja! 36 Peserta Lolos Pelatihan Migas Bersertifikat 2025

54
0
(Foto: Noto/cimutnews.co.id) Kepala Disnakertrans Muba bersama tim panitia saat mengumumkan hasil seleksi Pelatihan Migas Bersertifikat Tahun 2025 di Aula BLK Sekayu.

Muba, cimutnews.co.id — Upaya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal terus menunjukkan hasil nyata. Melalui Program Keluarga Maju (PKM), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba kembali melangkah maju dengan menggelar seleksi peserta Pelatihan Migas Bersertifikat Tahun 2025.

Dari total 133 peserta yang mengikuti proses seleksi ketat di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Sekayu, hanya 36 peserta terbaik yang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti pelatihan resmi bersertifikat. Pengumuman hasil seleksi ini dilakukan pada Kamis (13/11/2025) dan disambut antusias oleh para peserta.

Komitmen Muba Tingkatkan SDM Lokal

Kepala Disnakertrans Kabupaten Muba menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di dunia industri migas, baik di tingkat regional maupun nasional.

“Pelatihan ini menjadi wadah penting untuk membekali putra-putri daerah dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri, khususnya di sektor minyak dan gas bumi. Muba memiliki potensi besar di sektor energi, sehingga kita harus siapkan SDM-nya secara profesional dan bersertifikat,” ujarnya kepada cimutnews.co.id.

Ia menegaskan, ke depan, pemerintah daerah akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai lembaga pelatihan, perusahaan migas, dan institusi pendidikan vokasi. Tujuannya agar semakin banyak warga Muba yang memiliki keahlian tersertifikasi dan siap bekerja di dunia industri global.

Seleksi Ketat, Hasilkan SDM Unggul

Proses seleksi pelatihan migas ini dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari tes administrasi, wawancara, hingga penilaian kemampuan teknis dasar. Dari 133 peserta yang mendaftar, hanya 36 orang dinilai memenuhi kriteria kompetensi dan kesiapan mengikuti pelatihan intensif.

Mereka yang lolos akan dibagi menjadi dua kejuruan strategis, yakni:

  1. Operator Produksi Migas, dan
  2. Teknisi Perawatan Fasilitas Produksi.
Baca juga  Dengar Langsung Suara Warga, Enam Legislator Sumsel Dapil IX Turun ke Muba Serap Aspirasi Lewat Reses 2025

Dua bidang ini dinilai sebagai sektor kunci yang sangat dibutuhkan dalam industri hulu migas. Dengan pelatihan ini, peserta tidak hanya mendapatkan keahlian teknis, tetapi juga sertifikasi resmi yang diakui secara nasional — sebuah tiket penting untuk menembus dunia kerja profesional.

Program Keluarga Maju (PKM): Dari Pendidikan ke Produktivitas

Program Keluarga Maju (PKM) yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Muba merupakan inisiasi inovatif untuk membangun SDM unggul berbasis keluarga produktif. Salah satu fokus utamanya adalah pendidikan vokasi dan pelatihan kerja bagi masyarakat usia produktif.

Melalui PKM, Pemkab Muba tidak hanya mendorong masyarakat agar memiliki keterampilan praktis, tetapi juga membantu menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

“Pelatihan ini adalah langkah konkret dari visi besar Muba Maju Berjaya — membangun manusia yang mandiri, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan industri masa depan,” ujar Kepala Disnakertrans.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ini juga berkat sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan dunia industri (DUDI). Kerja sama lintas sektor ini menjadi kunci dalam mencetak SDM unggul yang relevan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.

Peluang Besar di Tengah Tantangan Global

Kabupaten Musi Banyuasin dikenal sebagai salah satu daerah penghasil migas terbesar di Sumatera Selatan. Namun, tantangan terbesar yang dihadapi adalah menjaga agar potensi besar di sektor energi ini dapat memberi manfaat maksimal bagi masyarakat lokal.

Dengan adanya pelatihan bersertifikat seperti ini, Pemkab Muba berharap lebih banyak anak muda daerah yang bisa terlibat langsung dalam rantai industri migas. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan membuka peluang baru bagi peserta untuk bekerja di perusahaan-perusahaan nasional maupun internasional.

Baca juga  BPK Sumsel Mulai Audit Interim LKPD 2025, Bupati Muba Tegaskan Komitmen Transparansi dan Kepatuhan Regulasi

“Selama ini banyak perusahaan migas yang membutuhkan tenaga kerja terampil, namun seringkali posisi tersebut diisi oleh pekerja dari luar daerah. Melalui program ini, kami ingin membalik keadaan — agar warga Muba bisa menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” ungkap salah satu panitia seleksi.

Harapan dan Semangat Baru

Para peserta yang dinyatakan lolos mengaku sangat bersyukur dan bersemangat. Mereka melihat kesempatan ini sebagai jalan menuju masa depan yang lebih baik.

“Saya tidak menyangka bisa lolos. Ini kesempatan emas untuk belajar dan menambah ilmu di bidang migas. Semoga setelah pelatihan nanti, kami bisa langsung bekerja dan membanggakan Muba,” ujar Rian, salah satu peserta yang berhasil lolos.

Pemerintah Kabupaten Muba menargetkan agar pelatihan ini bisa menjadi program berkelanjutan setiap tahun, dengan jumlah peserta yang terus meningkat. Dengan demikian, kualitas tenaga kerja lokal akan semakin kuat, dan Muba bisa menjadi daerah percontohan dalam pengembangan SDM berbasis industri. (Noto)