Home Musi Banyuasin Muba Raih Peringkat 7 Nasional Pengawasan Kearsipan 2025, Lonjakan Signifikan Menuju Tata...

Muba Raih Peringkat 7 Nasional Pengawasan Kearsipan 2025, Lonjakan Signifikan Menuju Tata Kelola Pemerintahan Modern

36
0
Tim LKD Muba saat mengikuti Refleksi Kearsipan Akhir Tahun 2025 secara daring. (Foto: Noto/cimutnews.co.id)

Muba, cimutnews.co.id — Menjelang penutupan tahun 2025, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Muba sukses mengukir capaian prestisius dengan meraih peringkat ke-7 nasional pada kluster kabupaten/kota dalam Hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2025 oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Pengumuman resmi tersebut disampaikan melalui kegiatan Refleksi Kearsipan Akhir Tahun 2025 Menuju 2026, yang ditayangkan secara daring melalui kanal YouTube ANRI pada Selasa (30/12/2025). Berdasarkan Pengumuman ANRI Nomor: AK.01.00/1/2025, Kabupaten Muba memperoleh nilai 94,29 dengan kategori AA (Sangat Memuaskan).

Capaian ini bukan hanya sekadar angka. Prestasi tersebut menegaskan lompatan besar Muba dalam tata kelola kearsipan. Pada tahun sebelumnya, Kabupaten Muba berada di posisi ke-61 nasional dengan nilai 86,64. Artinya, dalam tempo satu tahun, Muba mampu melonjak 54 peringkat—sebuah pencapaian yang jarang terjadi dan patut diapresiasi.

Lompatan Besar dari Kerja Kolektif Lintas Perangkat Daerah

Pengawasan kearsipan merupakan bagian penting dalam memastikan jalannya birokrasi yang tertib, modern, dan akuntabel. Dalam praktiknya, pengawasan mencakup serangkaian proses mulai dari perencanaan, audit, hingga pelaporan. Penilaian juga meliputi kebijakan kearsipan, pembinaan sumber daya manusia, pengelolaan arsip dinamis dan statis, serta penyediaan sarana-prasarana pendukung.

Seluruh indikator tersebut menjadi pondasi utama keberlanjutan administrasi pemerintahan sekaligus bentuk perlindungan terhadap arsip sebagai aset negara. Maka, lonjakan Muba ke posisi 7 nasional menjadi bukti bahwa tata kelola arsip di daerah tersebut semakin matang, terstruktur, dan berjalan sesuai standar nasional.

Apresiasi Bupati Muba: Kearsipan adalah Fondasi Tata Pemerintahan

Bupati Muba H.M. Toha Tohet, SH, melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muba, dr. H. Azmi Dariusmansyah, MARS, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah.

Baca juga  Pemkab Muba Perluas Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, 45 Ribu Pekerja Rentan Sudah Terdaftar

“Alhamdulillah, capaian ini adalah buah dari kerja bersama. Kearsipan bukan sekadar administrasi, tetapi fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang tertib, akuntabel, dan berkelanjutan,” ujar Bupati Muba.

Ia menambahkan bahwa prestasi ini harus menjadi dorongan agar Pemerintah Kabupaten Muba terus meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di masa mendatang.

LKD Muba Konsisten Lakukan Evaluasi dan Pengawasan Internal

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muba, dr. H. Azmi Dariusmansyah, MARS, turut memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah—mulai dari Kepala OPD, para Camat, hingga para Kepala Bagian—atas kontribusi mereka dalam pelaksanaan Pengawasan Kearsipan Internal.

LKD Kabupaten Muba selama ini memang dikenal konsisten melakukan pengawasan dan pembinaan setiap tahunnya. Langkah tersebut menjadi salah satu kunci peningkatan kualitas pengelolaan arsip di seluruh unit kerja pemerintah daerah.

“Saya berharap prestasi ini tidak membuat kita berpuas diri. Ke depan, disiplin kearsipan harus semakin diperkuat agar dapat mendukung pelayanan publik yang lebih efektif dan profesional,” tegasnya.

Menurut Azmi, pengelolaan arsip bukan hanya tentang penyimpanan dokumen, tetapi juga memastikan bahwa setiap informasi yang dikelola pemerintah dapat diakses, dilacak, dan dipertanggungjawabkan dengan baik. Hal ini menjadi unsur penting dalam menghadirkan birokrasi yang transparan dan melayani.

Arah Baru Kearsipan Menuju 2026

Dengan perolehan nilai fantastis dan kategori yang sangat memuaskan, Kabupaten Muba kini termasuk dalam deretan daerah dengan tata kelola arsip terbaik di Indonesia. Prestasi ini sekaligus menjadi modal penting bagi Muba untuk mendorong digitalisasi kearsipan dan integrasi sistem informasi pemerintahan di tahun-tahun mendatang.

Selain itu, capaian ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan standar kearsipan nasional dan meningkatkan profesionalisme aparatur di bidang dokumentasi pemerintahan.

Baca juga  Polemik Diskotik DA Club 41: Setelah Disegel Satpol PP Sumsel, Pemkot Palembang Tempelkan Izin Resmi Bar & Resto

Optimisme Baru untuk Pelayanan Publik

Prestasi gemilang ini mempertegas komitmen Pemkab Muba dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan tata kelola arsip yang kuat, setiap kebijakan dan program pembangunan dapat dijalankan dengan lebih efektif, transparan, dan berkesinambungan.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Muba bertekad memperluas digitalisasi arsip, memperkuat kapasitas SDM kearsipan, serta memastikan seluruh perangkat daerah menerapkan standar pengelolaan arsip yang seragam.

Capaian peringkat 7 nasional ini bukanlah akhir, tetapi langkah awal menuju tata kelola pemerintahan yang semakin modern. (Noto)