Beranda Palembang Mudik Lebaran 2026 Sumsel: 1.500 Km Jalan Nasional Dikebut, 3,8 Juta Pemudik...

Mudik Lebaran 2026 Sumsel: 1.500 Km Jalan Nasional Dikebut, 3,8 Juta Pemudik Diprediksi Melintas

56
0
1. Gubernur Sumsel dan Menteri Perhubungan saat mengikuti rapat koordinasi Angkutan Lebaran di Griya Agung Palembang.(Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

PALEMBANG, cimutnews.co.id – Persiapan Mudik Lebaran 2026 Sumsel terus dimatangkan. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kementerian Perhubungan memastikan kesiapan infrastruktur dan transportasi menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat, dengan fokus utama perbaikan 1.500 kilometer jalan nasional serta penguatan koordinasi lintas sektor.

Penyelenggaraan Angkutan Lebaran merupakan agenda nasional yang setiap tahun menjadi prioritas pemerintah. Kementerian Perhubungan bersama instansi terkait menyiapkan kebijakan terpadu guna menjamin kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat.

Dalam konteks ini, pemerintah pusat menekankan pentingnya sinergi antara kementerian, pemerintah daerah, serta TNI-Polri. Selain itu, kebijakan strategis seperti perbaikan infrastruktur, rekayasa lalu lintas, hingga pemberian diskon tarif tol menjadi bagian dari upaya mengurai kepadatan selama periode mudik dan arus balik.

Dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 yang digelar di Griya Agung Palembang, terungkap sejumlah data penting:

  • Perbaikan 1.500 km jalan nasional ditargetkan rampung maksimal H-10 Lebaran
  • Sekitar 3,8 juta orang diperkirakan melintas atau menuju Sumatera Selatan
  • Ruas prioritas meliputi Musi Rawas, Banyuasin, Musi Banyuasin, Palembang–Prabumulih, hingga Prabumulih–Lahat
  • Jalur padat Palembang–Betung sepanjang ±60 km, dengan 22 km titik rawan kemacetan

Selain itu, optimalisasi jalan tol seperti Tol Palembang–Indralaya dan Tol Trans Sumatera diharapkan menjadi solusi distribusi arus kendaraan.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menegaskan komitmen percepatan perbaikan infrastruktur menjelang Lebaran.

“Kementerian Pekerjaan Umum telah memastikan seluruh lubang di ruas jalan nasional akan ditutup maksimal H-10 sebelum Lebaran,” ujar Herman Deru.

Sementara itu, Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, mengapresiasi kesiapan Sumatera Selatan.

“Kami melihat progres perbaikan jalan menunjukkan perkembangan signifikan dan ditargetkan selesai sebelum puncak arus mudik,” ungkapnya.

Selain perbaikan jalan, perhatian juga tertuju pada potensi kemacetan di perlintasan sebidang akibat tingginya aktivitas kereta api barang, khususnya angkutan batu bara. Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah merencanakan pembangunan empat flyover di wilayah Muara Enim.

Baca juga  Komisi II DPRD Palembang Soroti Target PAD Rp1,96 Triliun di 2026, Minta Bapenda Sajikan Hitungan Realistis

Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mengurangi hambatan lalu lintas. Di sisi lain, Pemprov Sumsel juga mendorong pengawasan ketat terhadap larangan angkutan batu bara melintas di jalan umum selama periode mudik.

Kebijakan diskon tarif tol yang disiapkan pemerintah pusat juga menjadi strategi untuk mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata. Dengan tarif yang lebih terjangkau, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan jalur tol sebagai alternatif perjalanan.

Sumatera Selatan sendiri memiliki posisi strategis sebagai jalur penghubung lintas Sumatera, khususnya menuju Jambi, Sumatera Utara, hingga Aceh. Hal ini menjadikan kesiapan infrastruktur di wilayah ini sangat krusial dalam mendukung kelancaran arus mudik nasional.

Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan mudik dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan dan mematuhi aturan lalu lintas. Penggunaan jalur alternatif seperti jalan tol juga disarankan untuk menghindari kepadatan di jalur utama.

Pemerintah berharap seluruh pihak, termasuk operator transportasi dan masyarakat, dapat berperan aktif menjaga keselamatan dan ketertiban selama periode Lebaran.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta dukungan TNI-Polri, penyelenggaraan Angkutan Lebaran 1447 Hijriah di Sumatera Selatan ditargetkan berjalan aman, lancar, dan nyaman. Meski demikian, sejumlah titik rawan kemacetan tetap menjadi perhatian dan akan terus dipantau.

Cimutnews.co.id menyajikan informasi ini berdasarkan hasil rapat koordinasi resmi dan keterangan narasumber terkait, dengan tetap mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, dan etika jurnalistik. (Poerba)