Home OKU Selatan OKU Selatan Perkuat Mitigasi Bencana di Tengah Curah Hujan Ekstrem, Pemkab Gelar...

OKU Selatan Perkuat Mitigasi Bencana di Tengah Curah Hujan Ekstrem, Pemkab Gelar Rakor Lintas Sektor

63
0
2. Suasana Rakor lintas sektor yang melibatkan BPBD, TNI-Polri, dan jajaran OPD teknis OKU Selatan. (Foto: Agus/cimutnews.co.id)

OKU Selatan, cimutnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam yang kian meningkat seiring tingginya intensitas hujan dalam beberapa pekan terakhir. Upaya ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Mitigasi dan Antisipasi Bencana Alam serta Tanah Longsor, yang digelar di Aula Sertu Pol Anumerta Polres OKU Selatan pada Jumat (5/12/2025).

Rakor tersebut berlangsung dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan strategis. Hadir langsung Sekretaris Daerah OKU Selatan, H.M. Rahmattulah, S.STP., M.M., yang menjadi representasi komitmen pemerintah dalam memperkuat sinergi penanganan bencana mulai dari masa sebelum kejadian hingga pemulihan pascabencana.

Mitigasi Bencana Menjadi Prioritas Daerah

Dalam arahannya, Sekda Rahmattulah menegaskan bahwa ancaman banjir bandang, tanah longsor, dan pergerakan tanah kini tidak bisa lagi dipandang sebagai fenomena musiman. Risiko tersebut harus dihadapi sebagai ancaman nyata yang memerlukan kesiapan struktural, personel, serta koordinasi tanpa celah antar lembaga.

“Respons bencana tidak boleh menunggu. Semua harus siap sejak dini, mulai dari pencegahan, evakuasi, hingga pemulihan,” tegasnya.

Pernyataan ini menegaskan pentingnya kesiapan seluruh unsur, termasuk pemerintah desa yang menjadi garda terdepan dalam pemantauan dini serta penyampaian informasi kepada masyarakat. Rahmattulah menekankan bahwa setiap potensi bencana harus diantisipasi dengan perencanaan matang, peralatan lengkap, dan koordinasi komunikasi yang efektif.

Bahas Peta Kerawanan Hingga Simulasi Respons Cepat

Rakor tersebut memuat pembahasan teknis terkait peta wilayah rawan bencana di OKU Selatan—mulai dari daerah yang kerap mengalami pergerakan tanah, lereng-lereng rawan longsor, hingga desa-desa yang memiliki riwayat banjir musiman.

Seluruh OPD teknis diminta memperkuat kesiapan, termasuk:

  • Ketersediaan alat berat untuk membuka akses saat terjadi longsor
  • Posko evakuasi dan jalur penyelamatan yang aman
  • Kesiapan logistik darurat seperti makanan siap saji, tenda, dan kebutuhan bayi
  • Tim medis dan ambulans dengan respons cepat
  • Unit pemadam kebakaran untuk penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan
  • Peran BPBD dan pemerintah desa dalam mitigasi serta pendataan warga rawan risiko
Baca juga  Bupati PALI Asgianto Terima Gelar Adat “Mak Raje Negeri Kebon Undang” pada Hari Jadi Kecamatan Tanah Abang

Pembahasan ini juga ditekankan pada pentingnya penyampaian peringatan dini (early warning system) kepada warga terutama yang tinggal di lereng perbukitan, bantaran sungai, dan wilayah dengan tanah labil.

Polres OKU Selatan Dapat Apresiasi

Sebagai tuan rumah penyelenggara rakor, Polres OKU Selatan mendapat apresiasi dari Pemkab karena dinilai proaktif memfasilitasi koordinasi lintas sektor jauh sebelum kondisi darurat terjadi. Langkah ini dianggap penting untuk memastikan setiap unsur sudah memahami tugas dan peran masing-masing saat bencana terjadi.

Sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan unsur teknis lainnya menjadi modal utama dalam memperkecil risiko korban jiwa maupun kerugian materiil. Polres OKU Selatan juga menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung operasi kemanusiaan kapan pun diperlukan.

Kehadiran Lengkap Unsur Pemkab Tekankan Keseriusan Penanganan Bencana

Rakor kali ini dihadiri oleh jajaran lengkap pejabat teknis, antara lain:

  • Kalaksa BPBD
  • Kepala Dinas Kesehatan
  • Kepala Dinas Perhubungan
  • Kasat Pol PP
  • Kepala Dinas PUPR
  • Kepala Dinas Sosial
  • Kepala Dinas Pemadam Kebakaran
  • Kepala Dinas Perkimtan

Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan Pemkab dalam memperkuat perencanaan mitigasi yang terstruktur. Masing-masing OPD membawa laporan kesiapan sekaligus masukan terkait langkah-langkah teknis untuk meminimalkan dampak bencana.

Edukasi Masyarakat Jadi Kunci Pencegahan

Selain kesiapan pemerintah, aspek edukasi masyarakat menjadi poin penting yang disorot dalam rakor. Pemerintah desa diminta memastikan seluruh warga memahami langkah-langkah penyelamatan diri, titik kumpul evakuasi, serta prosedur menghadapi potensi bencana.

Dengan meningkatnya curah hujan yang sulit diprediksi, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal dekat aliran sungai, lereng perbukitan, maupun wilayah rawan genangan.

Pemerintah Daerah Optimis Aktivitas Masyarakat Tetap Berjalan

Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berharap langkah-langkah mitigasi ini dapat menjaga stabilitas masyarakat dan roda perekonomian di tengah cuaca ekstrem. Dengan perencanaan matang dan koordinasi yang kuat, pemerintah optimis aktivitas warga tetap dapat berlangsung aman tanpa gangguan yang berarti.

Baca juga  Pemkab OKU Selatan Hadiri Rakor KPK di Palembang, Tegaskan Komitmen Perkuat Pencegahan Korupsi

Penguatan mitigasi ini juga disebut sebagai bentuk komitmen bahwa pemerintah selalu hadir dalam melindungi masyarakat dari berbagai risiko bencana. (Agus)