Home Lahat Operasi Pekat Musi 2026 Digelar, Polres Lahat Sasar Premanisme hingga Narkoba Jelang...

Operasi Pekat Musi 2026 Digelar, Polres Lahat Sasar Premanisme hingga Narkoba Jelang Ramadhan

21
0
1. Personel Polres Lahat saat melakukan razia dalam rangka Operasi Pekat Musi 2026 di salah satu titik rawan.(Foto: Antoni/cimutnews.co.id)

Lahat, cimutnews.co.id — Kepolisian Resor (Polres) Lahat resmi menggelar Operasi Pekat Musi 2026 sebagai bagian dari operasi kewilayahan serentak di bawah Polda Sumatera Selatan. Kegiatan ini difokuskan untuk menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Operasi yang dilaksanakan secara intensif ini menyasar sejumlah potensi gangguan keamanan, mulai dari praktik premanisme, peredaran minuman keras (miras) ilegal, perjudian, prostitusi, penyalahgunaan narkoba, hingga tindak kriminalitas jalanan seperti pencurian dengan pemberatan (curat).

Langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Operasi Pekat—yang merupakan singkatan dari penyakit masyarakat—secara rutin digelar untuk menciptakan ruang publik yang aman, sekaligus menekan potensi kejahatan yang dapat meresahkan warga.

Di tingkat daerah, Kabupaten Lahat menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan operasi ini. Dengan mobilitas masyarakat yang cenderung meningkat menjelang Ramadhan, potensi gangguan kamtibmas juga dinilai perlu diantisipasi sejak dini melalui langkah preventif dan represif yang terukur.

Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, SIK., MIK., menegaskan bahwa operasi ini memiliki tujuan utama memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam menyambut dan menjalankan ibadah puasa.

“Operasi ini kami gelar untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kami ingin masyarakat merasa nyaman dalam beraktivitas, terutama menjelang Ramadhan agar umat Muslim dapat beribadah dengan khusyuk tanpa gangguan kamtibmas,” ujar Kapolres.

Dalam pelaksanaannya, personel Polres Lahat diterjunkan ke sejumlah titik yang telah dipetakan sebagai lokasi rawan. Razia dilakukan di pusat keramaian, terminal, penginapan, hingga lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul oleh pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas melanggar hukum.

Baca juga  Gubernur Sumsel Tinjau Pembangunan Jalan Kenanga II Lubuk Linggau, Pastikan Infrastruktur Merata dan Tepat Sasaran

Memasuki hari ke-7 pelaksanaan, hasil operasi mulai menunjukkan capaian yang dinilai signifikan. Seluruh Satuan Tugas (Satgas) yang terlibat melaporkan adanya pengungkapan sejumlah kasus, termasuk dugaan penyalahgunaan narkoba, praktik perjudian, hingga aksi premanisme.

Selain melakukan penindakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga melanggar, petugas juga mengedepankan langkah preventif melalui pembinaan dan imbauan langsung kepada masyarakat. Pendekatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran hukum sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran serupa di kemudian hari.

Kapolres menegaskan bahwa seluruh tindakan yang dilakukan selama operasi tetap mengedepankan prinsip profesionalitas dan proporsionalitas, dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia serta asas praduga tak bersalah.

“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga pembinaan. Pendekatan humanis tetap menjadi prioritas, namun terhadap setiap pelanggaran hukum akan kami tindak secara tegas dan terukur,” katanya.

Keberhasilan sementara dalam Operasi Pekat Musi 2026 ini juga tidak terlepas dari sinergi lintas instansi. Polres Lahat bekerja sama dengan TNI, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya dalam pelaksanaan patroli dan razia terpadu.

Patroli rutin ditingkatkan terutama pada jam-jam rawan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Di sisi lain, kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Partisipasi publik dinilai menjadi kunci penting dalam menciptakan situasi yang kondusif.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan adanya gangguan kamtibmas. Peran serta masyarakat sangat penting dalam mendukung keberhasilan operasi ini,” tambah Kapolres.

Dengan adanya Operasi Pekat Musi 2026, diharapkan Kabupaten Lahat dapat terbebas dari berbagai penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Momentum menjelang Ramadhan pun diharapkan dapat berlangsung dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.

Baca juga  Gugatan Direktur BUMDes Ulak Lebar Ditolak PN Lahat, Majelis Hakim Nyatakan Dalil Tak Beralasan Hukum

Polres Lahat menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan operasi ini secara berkelanjutan dan profesional, serta memastikan setiap proses penegakan hukum dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Sebagai bagian dari prinsip keberimbangan, hingga berita ini diturunkan tidak semua hasil operasi dirinci secara detail oleh pihak kepolisian. Namun demikian, proses penindakan dan pembinaan yang dilakukan dipastikan berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Cimutnews.co.id akan terus memantau perkembangan Operasi Pekat Musi 2026 serta menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya bagi masyarakat. (Antoni)