Beranda Palembang Palembang Masuk 10 Besar Nasional IGA 2025, Tim Juri Lakukan Validasi Lapangan...

Palembang Masuk 10 Besar Nasional IGA 2025, Tim Juri Lakukan Validasi Lapangan Inovasi Daerah

31
0
Dr. Agus Eko Nugroho melakukan validasi inovasi digital ketahanan pangan Palembang. (Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, cimutnews.co.id — Kota Palembang kembali mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah paling inovatif di Indonesia. Pada rangkaian penilaian Innovative Government Award (IGA) 2025, tim juri pusat melakukan validasi lapangan di sejumlah lokasi inovasi milik Pemerintah Kota Palembang, Rabu (19/11/2025). Kunjungan ini menjadi tahap akhir sebelum pengumuman resmi penerima penghargaan yang akan disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri pada Desember mendatang.

Validasi lapangan ini menjadi momen penting bagi Palembang untuk menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan publik modern dan inovatif. Kota ini sebelumnya dinyatakan lolos ke 10 besar nasional, menempatkannya sebagai salah satu kandidat terkuat penerima penghargaan IGA 2025.

Tim Juri BRIN dan Kemendagri Tuntaskan Verifikasi Inovasi Digital Palembang

Dalam kunjungan tersebut, hadir dua juri pusat yaitu Dr. Agus Eko Nugroho, SE., M.Appl.Econ, Kepala Organisasi Riset Tata Kelola Pemerintahan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat BRIN, serta Ira Hayatunisma, MM dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri. Keduanya menghabiskan waktu seharian meninjau langsung berbagai titik inovasi yang diajukan Kota Palembang.

Penilaian tahun ini berfokus pada dua aspek utama, yaitu:

  1. Inovasi digital ketahanan pangan, dan
  2. Penguatan ekosistem inovasi daerah.

Dua indikator tersebut menjadi tolok ukur seberapa besar kemampuan pemerintah daerah memanfaatkan teknologi, data, dan kolaborasi lintas sektor dalam menghasilkan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Agus: Palembang Unggul dalam Menjembatani Inovasi dari Ide ke Implementasi

Menurut Dr. Agus Eko Nugroho, Palembang memiliki kekuatan penting yang membedakannya dari daerah lain, yaitu kemampuan memindahkan inovasi dari tataran ide menuju implementasi nyata di lapangan.

Penguatan SDM, pengelolaan anggaran yang efektif, dan penerapan metode pelayanan publik yang lebih modern menjadi kunci. Palembang mampu menunjukkan adaptasi cepat dan penerimaan masyarakat yang tinggi terhadap perubahan,” ujarnya saat ditemui di sela verifikasi.

Ia juga menekankan bahwa Palembang menjadi salah satu daerah dengan ekosistem inovasi paling progresif di Sumatera Selatan.

Dari seluruh daerah di Sumsel, hanya Palembang dan Ogan Ilir (OI) yang masuk daftar penilaian IGA 2025. Dan Palembang berhasil menembus 10 besar nasional, sehingga peluang menerima penghargaan langsung dari Mendagri sangat terbuka,” tambahnya.

Agus menyebut bahwa konsistensi Palembang dalam mendorong digitalisasi, khususnya pada sektor ketahanan pangan dan layanan publik berbasis data, dinilai sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Inovasi Ketahanan Pangan Jadi Sorotan Penilaian

Salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus dari tim juri adalah transformasi digital di sektor ketahanan pangan. Pemerintah Kota Palembang disebut berhasil menghadirkan platform dan sistem yang mempermudah pemantauan distribusi pangan, akses informasi harga, serta penguatan produksi lokal melalui dukungan berbasis data.

Inovasi ini tidak hanya mempermudah pengawasan oleh pemerintah daerah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi warga dan pelaku usaha. Dengan data yang lebih akurat dan sistem yang transparan, ketahanan pangan di Palembang dinilai lebih adaptif dalam menghadapi tantangan seperti inflasi dan perubahan iklim.

Penguatan Ekosistem Inovasi Daerah Mendapat Apresiasi

Selain ketahanan pangan, ekosistem inovasi daerah Palembang juga menjadi salah satu nilai tambah utama. Pemerintah kota dinilai berhasil membangun kolaborasi lintas sektor—menghubungkan akademisi, komunitas teknologi, UMKM, dan perangkat daerah dalam satu ekosistem yang berjalan aktif.

Tim juri mengapresiasi bagaimana inovasi yang disusun tidak berhenti pada dokumen dan konsep semata, melainkan berkembang menjadi program nyata yang melibatkan partisipasi publik secara luas.

Peluang Besar bagi Palembang Raih Penghargaan IGA 2025

Dengan berbagai capaian dan penguatan inovasi tersebut, peluang Palembang untuk meraih penghargaan prestisius IGA 2025 dinilai sangat terbuka. Menembus 10 besar nasional menunjukkan bahwa inovasi yang dikerjakan tidak hanya kreatif, tetapi juga memberi dampak nyata.

IGA sendiri merupakan penghargaan bergengsi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang diberikan kepada pemerintah daerah paling inovatif dalam penyelenggaraan layanan publik. Penghargaan ini menjadi salah satu indikator keberhasilan daerah dalam mengadopsi teknologi, memperbaiki tata kelola, dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Pengumuman resmi IGA 2025 dijadwalkan pada Desember mendatang. Jika Palembang berhasil meraih penghargaan, ini akan menjadi bukti kuat bahwa kota ini terus bergerak menuju tata kelola pemerintahan yang modern, adaptif, dan berbasis inovasi. (Poerba)