Beranda Penukal Abab Lematang Ilir Pasca Tragedi Pelajar Tewas, Aktivis Soroti Dugaan Pelanggaran Jalur Truk Logging di...

Pasca Tragedi Pelajar Tewas, Aktivis Soroti Dugaan Pelanggaran Jalur Truk Logging di PALI

8
0
2. Aktivis di PALI menyampaikan tuntutan evaluasi pengawasan angkutan kayu demi keselamatan masyarakat. (foto: timred/CN/)

PALI, cimutnews.co.id – Hasil penelusuran CimutNews.co.id berdasarkan klarifikasi dan keterangan aktivis Sumatera Selatan menunjukkan adanya dugaan pelanggaran jalur operasional oleh armada truk logging di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, pasca insiden kecelakaan yang menewaskan seorang pelajar.

Armada truk tronton diduga masih melintas di pusat Kota Pendopo pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Aktivitas tersebut menjadi sorotan karena terjadi tidak lama setelah kecelakaan maut yang melibatkan kendaraan angkutan kayu.

Kronologi dan Penanganan Kasus

Kecelakaan yang terjadi pada Selasa (17/3/2026) menewaskan Maura Hendra Putri (15). Aparat kepolisian telah mengamankan sopir kendaraan yang diduga terlibat dan saat ini proses hukum tengah berjalan.

Dalam penanganan kasus tersebut, polisi juga menemukan indikasi adanya upaya perubahan identitas kendaraan.

Aktivis Dorong Evaluasi Pengawasan

Ketua LSM LIDIK PALI, Dedi Handayani, meminta agar pemerintah daerah dan instansi terkait melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan operasional angkutan kayu.

“Kami berharap ada evaluasi serius agar kejadian serupa tidak terulang. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Respons Perusahaan

PT MHP sebelumnya menyatakan telah memiliki SOP terkait jalur operasional angkutan kayu, termasuk sanksi bagi pelanggaran. Namun, aktivis menilai implementasi di lapangan masih perlu diperkuat.

Harapan Perbaikan Sistem

Aktivis dan masyarakat berharap momentum ini menjadi bahan evaluasi bersama antara pemerintah, perusahaan, dan aparat penegak hukum untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya.

“Ini harus menjadi pembelajaran bersama agar pengawasan lebih ketat dan masyarakat merasa aman,” tutup Dedi. (Timred/CN)

Baca juga  Polres PALI Pastikan Pengamanan Natal 2025 Berjalan Aman dan Kondusif di Talang Ubi