Beranda Banyuasin Patroli Terintegrasi Sat Samapta Polres Banyuasin Jaga Keamanan Malam Hari, Cegah Premanisme...

Patroli Terintegrasi Sat Samapta Polres Banyuasin Jaga Keamanan Malam Hari, Cegah Premanisme dan Kejahatan Jalanan

36
0
1. Personel Sat Samapta Polres Banyuasin melaksanakan patroli terintegrasi di Jalan Lintas Timur Sumatera pada malam hari. (Foto: Noto/cimutnews.co.id)

Banyuasin, cimutnews.co.id – Satuan Samapta Polres Banyuasin terus mengintensifkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui kegiatan patroli terintegrasi. Pada Selasa (16/12/2025) malam, patroli dipimpin langsung oleh Piket Pengawas IPDA Nurman dengan menyasar sejumlah titik rawan dan objek vital di wilayah Kabupaten Banyuasin.

Kegiatan patroli tersebut merupakan bagian dari patroli rutin yang ditingkatkan, mencakup Patroli Preventif, Patroli Dialogis, serta Patroli Anti Premanisme. Langkah ini dilakukan sebagai upaya nyata kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pada malam hari.

Berdasarkan Surat Perintah (Sprin) Nomor Sprin/1083/X/OPS.1.1/2025, patroli dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Sejumlah lokasi strategis menjadi sasaran pengawasan, di antaranya Jalan Lintas Timur Sumatera (ruas Lebat dan sekitarnya), Simpang Tugu Larangan, serta beberapa titik yang berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat dan kerumunan pada malam hari.

Kapolres Banyuasin melalui Kasat Samapta dalam laporannya kepada Direktur Samapta Polda Sumatera Selatan menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini dilaksanakan sesuai arahan Kapolda Sumsel. Arahan tersebut menekankan pentingnya patroli skala besar untuk mengantisipasi dinamika situasi kamtibmas di wilayah hukum masing-masing.

“Kami melaksanakan patroli secara terpadu dan simultan, mulai dari pemantauan arus lalu lintas, patroli objek vital, hingga patroli beat, hunting, dan presisi. Sasaran utama adalah pencegahan tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor atau yang dikenal dengan istilah 3C, terutama pada jam-jam rawan,” demikian tertuang dalam laporan resmi tersebut.

Patroli yang melibatkan personel bersenjata lengkap dengan kendaraan roda dua dan roda empat ini tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis. Personel Sat Samapta melakukan patroli dialogis dengan menyambangi warga di sejumlah lokasi, seperti warung kopi, angkringan, dan tempat berkumpulnya masyarakat.

Baca juga  Fraksi PKB Banyuasin Sambut Kapolres Baru AKBP Risnan Aldino dengan Harapan Penguatan Kamtibmas

Melalui komunikasi langsung, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengajak masyarakat untuk tetap waspada, serta menggali informasi terkait potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar. Pendekatan ini dinilai efektif dalam membangun kepercayaan dan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Menurut IPDA Nurman, patroli dialogis menjadi salah satu strategi penting untuk mendeteksi dini potensi gangguan kamtibmas. “Dengan berdialog langsung, kami bisa mengetahui situasi di lapangan secara nyata sekaligus memberikan imbauan agar masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungannya,” ujarnya dalam wawancara eksklusif bersama cimutnews.co.id.

Selain itu, patroli juga diarahkan untuk mengantisipasi aksi premanisme dan potensi unjuk rasa yang dapat berkembang menjadi tindakan anarkis. Kehadiran personel Polri di titik-titik strategis diharapkan mampu mencegah niat dan kesempatan pelaku kejahatan sebelum aksi tersebut terjadi.

Hasil dari kegiatan patroli terintegrasi ini menunjukkan dampak positif. Situasi kamtibmas di wilayah yang dipantau terjaga dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat pun mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat kepolisian yang berpatroli secara rutin, khususnya pada malam hari.

“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk meniadakan potensi gangguan keamanan. Kehadiran Polri di tengah masyarakat menjadi bentuk komitmen kami dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan,” lanjut IPDA Nurman.

Sat Samapta Polres Banyuasin menegaskan bahwa kegiatan patroli terintegrasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan. Fokus utama tetap pada pencegahan kejahatan, perlindungan masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Banyuasin.

Dengan langkah preventif dan pendekatan humanis tersebut, Polres Banyuasin berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat. Partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan dinilai menjadi kunci utama terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Baca juga  Sengketa Lahan 125 Hektar di Banyuasin Masuk Ranah Perdata, Mediasi di PN Pangkalan Balai Deadlock

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan potensi gangguan keamanan. Bersama-sama, kita wujudkan Banyuasin yang aman, nyaman, dan bebas dari aksi premanisme,” pungkasnya. (Noto)