Beranda Palembang Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat Siap Dongkrak Ekonomi Sumsel, Danrem 044/Gapo:...

Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat Siap Dongkrak Ekonomi Sumsel, Danrem 044/Gapo: TNI AD Siap Dukung Penuh

58
0
Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto menghadiri penandatanganan Nota Kesepakatan Pembangunan dan Pengoperasian Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Banyuasin. (foto: poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, cimutnews.co.id – Upaya pemerintah mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memperkuat konektivitas maritim di Sumatera Selatan (Sumsel) kian nyata. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Pembangunan dan Pengoperasian Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin, serta Nota Kesepahaman Penyelenggaraan Pelabuhan Pengumpan Regional di Provinsi Sumsel, yang berlangsung di Griya Agung Palembang, Jumat (31/10/2025).

Acara strategis tersebut turut dihadiri oleh Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto, yang menunjukkan dukungan TNI terhadap pembangunan infrastruktur ekonomi di wilayah Sumatera Selatan.

Dalam keterangan tertulisnya, Kapenrem 044/Gapo Mayor Inf Jauhari menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata pemerintah dalam mempercepat pengembangan kawasan maritim dan logistik nasional.
“Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat dirancang untuk memaksimalkan potensi perairan Sumatera Selatan serta memperlancar arus logistik dan perdagangan antarwilayah,” ujarnya.

Dukungan TNI untuk Konektivitas dan Kesejahteraan Rakyat

Menurut Mayor Jauhari, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto menegaskan bahwa TNI AD, khususnya Korem 044/Gapo, siap mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Danrem menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kami siap membantu agar pembangunan pelabuhan dapat berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Kapenrem.

Brigjen Adri juga menilai, kehadiran pelabuhan baru akan mempercepat pertumbuhan sektor industri dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
“Semoga dengan adanya pelabuhan ini, Sumatera Selatan bisa menjadi pusat distribusi logistik di wilayah barat Indonesia serta mendukung pengembangan industri maritim nasional,” tambahnya.

Langkah Nyata Pemerintah Perkuat Ekonomi Maritim

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menegaskan bahwa penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan bagian penting dari strategi besar pemerintah provinsi untuk memperkuat konektivitas maritim dan memperlancar arus logistik.
“Momen ini adalah bentuk penyerahan hak pengelolaan lahan dari pemerintah provinsi kepada pihak terkait, sebagai langkah awal realisasi pembangunan Pelabuhan Palembang Baru,” ujar Gubernur.

Baca juga  Fahri Hamzah Hadir di Universitas IBA: Rumah Sehat Adalah Pilar Peradaban dan Kesejahteraan

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan proyek ini.
“Kita berharap semua pihak—baik pemerintah pusat, daerah, BUMN, BUMD, maupun swasta—dapat bersinergi agar pembangunan pelabuhan ini berjalan sesuai target dan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat,” ucap Herman Deru.

Harapan untuk Masa Depan Sumsel yang Lebih Terkoneksi

Proyek Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat tidak hanya diharapkan menjadi simpul logistik baru di wilayah Sumatera Selatan, tetapi juga menjadi pintu gerbang ekonomi nasional bagian barat. Keberadaan pelabuhan ini diyakini akan memangkas biaya distribusi, mempercepat arus barang, serta memperluas jangkauan pasar bagi pelaku usaha lokal dan nasional.

Selain itu, pemerintah juga menandatangani Nota Kesepahaman Penyelenggaraan Pelabuhan Pengumpan Regional di Sumsel, yang bertujuan mengoptimalkan jalur transportasi laut antar kabupaten/kota di wilayah tersebut.

Pelabuhan pengumpan ini akan mendukung distribusi logistik dari dan menuju pelabuhan utama, termasuk Tanjung Carat, sehingga sistem transportasi laut di Sumsel menjadi lebih efisien dan terintegrasi.

Kolaborasi Jadi Kunci Sukses Pembangunan

Menurut pengamatan tim cimutnews.co.id, sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan proyek strategis ini. Dengan dukungan berbagai pihak, pelabuhan yang telah lama direncanakan itu kini semakin dekat untuk diwujudkan.

Kehadiran pelabuhan baru ini juga diharapkan menjadi katalisator bagi peningkatan ekspor komoditas unggulan Sumsel, seperti batu bara, karet, kelapa sawit, dan hasil pertanian lainnya. Selain membuka lapangan kerja, proyek ini juga akan memperkuat daya saing ekonomi daerah di tingkat nasional dan global.

Pemerintah menargetkan, setelah penandatanganan nota kesepahaman ini, akan segera dilakukan tahapan konstruksi dan pengembangan kawasan penunjang pelabuhan. Jika berjalan sesuai rencana, Pelabuhan Palembang Baru akan menjadi salah satu ikon kemajuan ekonomi Sumatera Selatan yang menghubungkan potensi daratan dan perairan secara menyeluruh. (poerba)