
MUSI WARAS, cimutnews.co.id – Pelantikan pejabat eselon II Musi Rawas 2026 resmi dilakukan Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud, Selasa (24/02/2026), di Auditorium Pemkab Musi Rawas. Sebanyak delapan pejabat pimpinan tinggi pratama dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta peningkatan kinerja birokrasi daerah.
Langkah rotasi dan promosi jabatan ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam tata kelola aparatur sipil negara (ASN), sebagaimana diatur dalam sistem merit dan manajemen talenta ASN oleh pemerintah pusat. Reformasi birokrasi menuntut setiap daerah, termasuk Kabupaten Musi Rawas, untuk menempatkan pejabat berdasarkan kompetensi, kinerja, dan integritas.
Pemerintah pusat melalui Kementerian PAN-RB terus mendorong agar pengisian jabatan pimpinan tinggi dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka (open bidding) guna memastikan transparansi dan akuntabilitas. Hal ini juga menjadi dasar pelaksanaan pelantikan di lingkungan Pemkab Musi Rawas.
Dalam pelantikan tersebut, sedikitnya delapan pejabat eselon II resmi menempati posisi baru. Mayoritas merupakan hasil seleksi terbuka, sementara satu pejabat mengalami rotasi jabatan untuk optimalisasi kinerja.
Adapun daftar pejabat yang dilantik sebagai berikut:
- Febrian Saputra, S.E., M.M sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik
- Bernidho sebagai Kepala Dinas Perhubungan
- Ichsanudin, S.Pi., M.Si sebagai Kepala Bappeda
- Ervan Malik, S.P., M.Si sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan
- Yulita Anggraini sebagai Kepala BPPRD
- Doddy Irdiawan sebagai Kepala Disdukcapil
- Dicky Zulkarnain, S.STP., M.Si sebagai Kepala BKPSDM
- Dr. Wahyu Wibisono Wahid, S.STP, M.E sebagai Staf Ahli Bupati
Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta undangan dari berbagai unsur pemerintahan.
Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan bagian dari strategi peningkatan kinerja pemerintahan.
“Rotasi dan promosi ini adalah bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab. Saya berharap pejabat yang dilantik mampu bekerja maksimal, profesional, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ratna Machmud.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dan loyalitas ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Pelantikan pejabat eselon II memiliki peran krusial dalam menentukan arah pembangunan daerah. Posisi strategis seperti Kepala Bappeda, Diskominfo, hingga BKPSDM menjadi motor penggerak kebijakan, perencanaan, hingga pengelolaan SDM aparatur.
Dengan adanya pejabat baru hasil seleksi terbuka, diharapkan terjadi peningkatan inovasi dan percepatan program prioritas daerah. Selain itu, pengisian jabatan berbasis kompetensi juga diyakini mampu meminimalisir praktik non-profesional dalam birokrasi.
Rotasi ini juga menjadi bagian dari evaluasi kinerja, di mana pejabat yang dinilai memiliki kapasitas lebih ditempatkan pada posisi yang lebih strategis sesuai kebutuhan organisasi.
Pemerintah Kabupaten Musi Rawas berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan bekerja cepat dalam menjalankan program-program prioritas daerah. Kolaborasi antar perangkat daerah juga ditekankan agar pelayanan publik semakin efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, masyarakat diharapkan turut mengawasi kinerja pemerintah sebagai bagian dari kontrol sosial demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik.
Pelantikan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan yang bertujuan meningkatkan kinerja dan pelayanan publik. Pemerintah daerah menegaskan bahwa seluruh proses telah melalui mekanisme yang berlaku, termasuk uji kompetensi dan evaluasi kinerja.
Ke depan, keberhasilan pejabat yang dilantik akan sangat bergantung pada capaian kerja nyata di lapangan. Evaluasi berkala tetap akan dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan berjalan optimal dan sesuai dengan prinsip akuntabilitas serta transparansi. (Noto)

















