
BANYUASIN, cimutnews.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin terus memperkuat langkah strategis dalam meningkatkan layanan air bersih bagi masyarakat. Salah satunya melalui penjajakan kerja sama dengan pihak swasta, yang dinilai dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan air bersih di berbagai kecamatan. Komitmen ini tampak dalam pertemuan antara Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuasin, Erwin Ibrahim, dan perwakilan PT Mustika Jimbaran Indah, Andrijanto, di Hotel Novotel Palembang, Kamis (15/1/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan konstruktif. Sekda Banyuasin Erwin Ibrahim menyampaikan apresiasi atas ketertarikan PT Mustika Jimbaran Indah untuk berinvestasi di sektor layanan air bersih. Ia menegaskan bahwa Banyuasin membutuhkan percepatan pengembangan jaringan air bersih yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
“Banyuasin sudah memiliki basis pelanggan yang cukup besar, sementara kebutuhan air bersih terus meningkat dari tahun ke tahun. Karena itu, kerja sama ini harus segera ditindaklanjuti agar masyarakat mendapatkan layanan air bersih yang lebih baik, merata, dan berkelanjutan,” ujar Erwin.
Kebutuhan Air Bersih Meningkat, Kolaborasi Jadi Solusi
Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan perluasan kawasan permukiman, Kabupaten Banyuasin menghadapi tantangan dalam menjaga kontinuitas layanan air bersih. PDAM Banyuasin, sebagai penyedia utama layanan tersebut, masih menemui berbagai kendala dalam distribusi di beberapa wilayah yang tergolong sulit terjangkau.
Di sinilah kolaborasi dengan pihak swasta dinilai dapat menjadi jawaban. Menurut Erwin, kerja sama tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penambahan kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat ketersediaan infrastruktur dan efisiensi distribusi.
“Pemerintah membutuhkan mitra yang memiliki kemampuan teknis dan finansial untuk memperluas jaringan. Kehadiran swasta tentu dapat meningkatkan kualitas layanan secara signifikan,” tambahnya.
PDAM Banyuasin: Tantangan Masih Ada, Kerja Sama Jadi Kebutuhan
Direktur Utama PDAM Banyuasin, Hendra Gunawan, memperkuat pernyataan Sekda Banyuasin. Ia mengakui bahwa masih terdapat sejumlah hambatan yang mengganggu kelancaran penyediaan air bersih di beberapa sektor pelayanan.
“Distribusi air bersih di beberapa kecamatan masih memerlukan perbaikan. Infrastruktur yang sudah ada belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat, terutama di kawasan pinggiran,” ujarnya.
Hendra menjelaskan bahwa kemitraan dengan PT Mustika Jimbaran Indah dapat memberikan peluang baru bagi PDAM untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jangkauan layanan, dan mempercepat pemerataan distribusi air bersih.
Ia menegaskan bahwa PDAM Banyuasin siap menjalankan kerja sama sesuai regulasi, dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. “Ini demi masyarakat Banyuasin. Kami siap berkolaborasi demi kepentingan publik,” tegasnya.
PT Mustika Jimbaran Indah Siap Tindak Lanjut Kajian Teknis
Sementara itu, perwakilan PT Mustika Jimbaran Indah, Andrijanto, menyampaikan keseriusan perusahaan dalam menindaklanjuti rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, sektor layanan air bersih merupakan bidang strategis yang membutuhkan perencanaan matang dan basis kajian teknis yang kuat.
“Kami siap memulai proses kajian teknis, penyusunan rencana investasi, hingga skema kerja sama sesuai ketentuan pemerintah. Semuanya akan dilakukan secara bertahap dan terukur,” kata Andrijanto.
Ia menambahkan bahwa perusahaan siap mendukung program pembangunan Banyuasin yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dukungan dari OPD Terkait, Bentuk Sinergi Pemerintah Daerah
Dalam pertemuan tersebut, Sekda Banyuasin tidak hadir sendirian. Ia turut didampingi Sekretaris Bappeda Banyuasin, Zainal Makmun; Kepala Bidang IKP Diskominfo Banyuasin, Titin Yariyanti; serta Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Ekonomi Setda Banyuasin, Aminah.
Kehadiran pejabat dari berbagai perangkat daerah tersebut menandakan bahwa penjajakan kerja sama air bersih ini tidak hanya menjadi agenda satu instansi, tetapi merupakan program lintas sektor yang memerlukan sinergi bersama.
Diskusi berlangsung dengan membahas berbagai aspek mulai dari kebutuhan infrastruktur, proyeksi jumlah pelanggan, potensi kawasan pengembangan jaringan, hingga regulasi yang mengatur kerja sama pemerintah dan swasta.
Menuju Layanan Air Bersih yang Lebih Merata dan Modern
Kerja sama strategis antara Pemkab Banyuasin dan PT Mustika Jimbaran Indah diharapkan dapat menjadi salah satu tonggak penting dalam mewujudkan layanan air bersih modern dan inklusif. Jika terealisasi, Banyuasin dapat memiliki jaringan distribusi yang lebih kuat, kapasitas produksi yang lebih tinggi, serta standar pelayanan publik yang semakin baik.
Erwin Ibrahim menutup pertemuan dengan harapan agar tindak lanjut kerja sama dapat segera direalisasikan demi memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. “Air bersih adalah kebutuhan fundamental. Pemerintah akan terus mencari solusi terbaik agar semua warga Banyuasin mendapatkan hak yang sama atas layanan air bersih,” ujarnya. (Noto)

















