
MUBA, cimutnews.co.id — Mengawali hari pertama kerja di tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bergerak cepat memastikan kualitas pelayanan publik tetap prima. Di bawah arahan Bupati Muba HM Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen, inspeksi mendadak (sidak) dilakukan di sejumlah unit layanan strategis pada Jumat (2/1/2026) pagi.
Sidak ini dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba, Drs. H. RE Aidil Fitri, didampingi jajaran BKPSDM, Inspektorat, serta Satpol PP. Tim gabungan itu dibagi dalam lima kelompok dan turun serentak ke lapangan untuk memastikan kelancaran pelayanan pascalibur panjang akhir tahun.
Langkah ini menjadi penegasan bahwa Pemkab Muba ingin memulai tahun dengan ritme kerja yang solid, cepat, dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Lima Tim Turun ke Sejumlah Titik Strategis
Sejumlah lokasi pelayanan publik disasar dalam sidak awal tahun tersebut. Fokus utamanya adalah memastikan kesiapan aparatur, fasilitas, serta alur pelayanan masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan.
Beberapa titik yang dikunjungi antara lain:
- RSUD Sekayu
- Puskesmas Lumpatan
- Puskesmas Balai Agung
- Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ)
- Bappeda
- Kelurahan Kayuara
- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)
- Kesbangpol
- BPBD
- Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya
Pelaksanaan sidak ini bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi menjadi bagian dari evaluasi langsung terkait kedisiplinan ASN dan kesiapan tiap unit kerja dalam melayani masyarakat. Pemkab Muba ingin memastikan tidak ada gangguan layanan, terutama setelah masa libur panjang akhir tahun yang berpotensi menurunkan ritme kerja aparatur.
Momentum Bangun Semangat Baru di Tahun 2026
Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba, Drs. H. RE Aidil Fitri, menegaskan bahwa hari pertama kerja di tahun baru adalah momentum penting bagi seluruh aparatur untuk membangun kembali semangat pelayanan.
“Sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati, kami turun langsung ke sejumlah OPD, rumah sakit, dan puskesmas. Tujuannya memastikan pelayanan berjalan normal, optimal, dan hadir sejak hari pertama kerja. Tahun 2026 harus menjadi tahun peningkatan pelayanan yang lebih humanis, cepat, dan profesional,” ujarnya.
Aidil Fitri menambahkan bahwa pelayanan publik merupakan wajah pemerintah yang dilihat dan dirasakan masyarakat setiap hari. Karena itu, kedisiplinan dan kehadiran ASN menjadi elemen paling vital dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
“Pelayanan publik tidak boleh terhenti, apalagi setelah libur panjang. Semangat awal tahun harus menjadi titik tolak peningkatan kinerja aparatur secara berkelanjutan demi terwujudnya Muba yang maju dan benar-benar melayani,” tegasnya.
Pelayanan Publik sebagai Representasi Pemerintah
Pemkab Muba terus menekankan bahwa pelayanan publik yang responsif dan tepat waktu adalah fondasi utama dalam membangun hubungan yang sehat antara pemerintah dan masyarakat. Minimalisir antrean panjang, ketepatan waktu pelayanan, serta keramahan petugas menjadi perhatian khusus dalam sidak kali ini.
Di bidang kesehatan, sidak memastikan pelayanan medis berjalan efisien mulai dari instalasi rawat jalan, IGD, hingga farmasi. Sementara di sektor administrasi, seperti Disdukcapil dan BPBJ, tim memonitor kehadiran pegawai, kesiapan sistem layanan, serta kondisi ruang pelayanan.
Langkah-langkah ini juga menjadi bentuk pengawasan agar setiap aparatur tetap menjaga profesionalitas dan tidak terlena oleh libur panjang. Pemerintah ingin memastikan ritme pelayanan tetap stabil dan bahkan mengalami peningkatan di tahun 2026.
Komitmen Pemkab Muba: Maju dan Melayani
Dengan digelarnya sidak awal tahun ini, Pemkab Muba menegaskan kembali komitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Tahun 2026 diharapkan menjadi periode percepatan pelayanan publik, inovasi layanan digital, serta penguatan etos kerja seluruh ASN.
Kehadiran pimpinan daerah melalui tim sidak memberikan pesan kuat bahwa setiap unit pelayanan harus benar-benar siap melayani masyarakat sejak pintu kantor dibuka di hari pertama kerja.
Masyarakat Muba pun diharapkan dapat merasakan langsung dampak dari langkah cepat pemerintah daerah ini, terutama mereka yang membutuhkan layanan kesehatan atau administrasi kependudukan.
Sidak ini menjadi awal yang positif bagi Pemkab Muba untuk menjalani tahun 2026 dengan semangat baru, layanan lebih ramah, dan pelayanan yang konsisten sesuai harapan publik.(Noto)

















