Beranda OKU Pemkab OKU Tebar 41 Ribu Benih Ikan di Sungai Blok L dan...

Pemkab OKU Tebar 41 Ribu Benih Ikan di Sungai Blok L dan Batumarta II, Perkuat Ketahanan Pangan dari Sektor Perikanan

43
0
1. Bupati OKU Teddy Meilwansyah menebar benih ikan di Sungai Blok L, Dusun Mekar Jati. (Foto: Agus/cimutnews.co.id)

Baturaja, cimutnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus memperluas program Ketahanan Pangan melalui penguatan sektor perikanan. Setelah sebelumnya fokus pada peningkatan produksi pertanian, Pemkab OKU kini mulai menggalakkan restocking atau penebaran benih ikan di perairan umum sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem sungai sekaligus meningkatkan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penebaran ribuan benih ikan yang berlangsung pada Selasa (18/11/2025) di Sungai Blok L, Dusun Mekar Jati, dan wilayah perairan Desa Batumarta II. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd, didampingi jajaran Dinas Perikanan Kabupaten OKU.

Restocking Jadi Strategi Penting Pulihkan Populasi Ikan

Dalam sambutannya, Bupati Teddy Meilwansyah menegaskan bahwa kegiatan restocking merupakan salah satu langkah strategis Pemkab OKU untuk memastikan ketahanan pangan tetap terjaga. Ia menyebut, kualitas populasi ikan di perairan umum terus menurun akibat berbagai faktor seperti penangkapan berlebihan, penggunaan alat tangkap tidak ramah lingkungan, pencemaran, hingga praktik ilegal seperti racun dan setrum ikan.

“Dengan adanya restocking secara berkala, diharapkan daya dukung perairan umum dapat kembali pulih dan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya nelayan lokal dan pencari ikan,” ujar Bupati Teddy.

Ia menegaskan bahwa perlindungan ekosistem perairan harus berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab OKU terus mendorong kegiatan penebaran benih ikan sebagai program rutin tahunan.

41 Ribu Benih Ikan Ditebar di Lima Kecamatan

Pada kegiatan restocking tahun ini, Pemerintah Kabupaten OKU menebar 21.000 ekor ikan baung dan 20.000 ekor ikan nilem yang disebar di sejumlah titik perairan umum di lima kecamatan. Jenis ikan yang ditebar dipilih berdasarkan daya adaptasi yang tinggi di perairan sungai serta nilai ekonomis yang menguntungkan bagi masyarakat.

Baca juga  Bapenda OKU Tambah 20 Tapping Box untuk Dongkrak PAD, Dorong Transparansi Pajak Berbasis Digital

Desa Batumarta II menjadi salah satu lokasi prioritas karena wilayah ini memiliki peranan penting sebagai sumber cadangan air dan kawasan dengan keanekaragaman hayati tinggi. Penguatan ekosistem di perairan desa tersebut diharapkan mampu menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menambah produktivitas perikanan rakyat.

Selain untuk mempertahankan ketersediaan sumber protein masyarakat, restocking ini diproyeksikan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga stabilitas populasi ikan di wilayah OKU.

Penguatan Pokdakan Lewat Dukungan Sarana Budidaya

Tak hanya sebatas penebaran ikan di perairan umum, Pemkab OKU juga memperkuat ketahanan pangan melalui dukungan langsung kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Teddy Meilwansyah menyerahkan bantuan sarana budidaya berupa benih ikan dan pakan.

“Pada kesempatan ini akan disalurkan sebanyak 75.000 ekor benih ikan air tawar, terdiri dari ikan lele, nila, patin, dan gabus, ditambah pakan ikan yang diserahkan kepada 10 kelompok Pokdakan dari 6 kecamatan di Kabupaten OKU,” jelas Bupati Teddy.

Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi perikanan air tawar dan memperkuat usaha ekonomi masyarakat, terutama kelompok yang bergantung pada sektor perikanan sebagai sumber penghidupan.

Pemkab OKU menilai penguatan Pokdakan adalah langkah vital untuk mengembangkan perikanan berkelanjutan. Dengan pemberian benih unggul dan pakan, kelompok pembudidaya dapat meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperluas pasar hasil panen mereka.

Dorong Kemandirian Pangan dan Ekonomi Rakyat

Program restocking dan bantuan sarana budidaya ikan ini sejalan dengan visi Pemkab OKU untuk menciptakan kemandirian pangan di tingkat desa. Dengan menggabungkan pendekatan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat menikmati manfaat langsung melalui peningkatan pendapatan dan ketersediaan pangan yang lebih stabil.

Bupati OKU dalam kesempatan itu juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kelestarian sungai dan tidak melakukan aktivitas penangkapan ikan yang dapat merusak ekosistem. Peran masyarakat sangat menentukan keberhasilan program restocking yang dilakukan setiap tahun.

Baca juga  Groundbreaking Jalan Batu Kuning–Kurup, Pemprov Sumsel Jawab Aspirasi Warga OKU

“Jika ekosistem terjaga, maka masyarakat sendiri yang akan merasakan manfaatnya. Sungai menjadi lebih produktif, dan hasil tangkap ikan dapat meningkat kembali,” tutupnya. (Agus)