Home Palembang Pemkot Palembang dan BPJS Kesehatan Perkuat Literasi JKN Lewat Sosialisasi Program Palembang...

Pemkot Palembang dan BPJS Kesehatan Perkuat Literasi JKN Lewat Sosialisasi Program Palembang Sehat

79
0
Kepala Puskesmas Makrayu, Marlia Refianti, memberikan penjelasan seputar pelayanan FKTP dan peran puskesmas. (Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, cimutnews.co.id — Pemerintah Kota Palembang terus menguatkan kolaborasi dengan BPJS Kesehatan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Visi Misi Pemerintah Kota Palembang dalam Program Palembang Sehat dan BPJS Kesehatan, yang dilaksanakan di Kantor Lurah 35 Ilir pada Kamis (20/11/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari strategi pemerintah daerah untuk memperluas literasi masyarakat mengenai hak dan manfaat JKN. Selain menghadirkan narasumber dari BPJS Kesehatan, acara ini juga melibatkan perangkat wilayah, fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), serta Ketua RT dan RW sebagai garda terdepan penyampaian informasi di lingkungan warga.

Sinergi Pemkot dan BPJS Kesehatan untuk Penguatan Literasi JKN

Sosialisasi ini berlangsung dengan suasana komunikatif dan interaktif. Sejak awal, kegiatan dirancang untuk memberikan informasi yang mudah dipahami mengenai penyelenggaraan Program JKN, termasuk komitmen Pemkot Palembang dalam mewujudkan layanan kesehatan yang cepat, terintegrasi, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut:

  • Marlia Refianti, Kepala Puskesmas Makrayu
  • Ahmad Ruliansyah, Lurah 35 Ilir
  • Nina Herlina, Nutrisionis Penyelia
  • Perwakilan FKTP dan seluruh ketua RT/RW di wilayah Kelurahan 35 Ilir

Keterlibatan perangkat wilayah ini semakin memperkuat tujuan sosialisasi, yaitu memastikan informasi seputar JKN dapat tersebar secara merata hingga ke tingkat masyarakat terbawah.

Pemerintah Kelurahan Tegaskan Dukungan Terhadap Program Kesehatan

Dalam sambutannya, Ahmad Ruliansyah menegaskan bahwa pemerintah kelurahan siap mendukung penuh kebijakan kesehatan yang dijalankan bersama BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan di wilayahnya. Menurutnya, literasi masyarakat terkait alur pelayanan kesehatan sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman ketika warga mengakses layanan.

“Literasi kesehatan yang baik akan membantu mengurangi hambatan administratif serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Program JKN,” ujarnya.

Baca juga  BPJS Kesehatan Palembang dan PJS Sumsel Bangun Sinergi Strategis untuk Perkuat Edukasi Publik dan Profesionalisme Jurnalis

Ahmad menambahkan, pemerintah kelurahan akan terus mendorong warga agar memanfaatkan layanan kesehatan sesuai prosedur, sehingga efektivitas Program JKN dapat dirasakan secara menyeluruh.

Puskesmas Berperan Penting dalam Mengedukasi Peserta JKN

Sementara itu, Marlia Refianti, Kepala Puskesmas Makrayu, menegaskan peran strategis puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan tingkat pertama. Ia menjelaskan bahwa puskesmas tidak hanya melayani, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mendampingi masyarakat memahami hak dan kewajiban sebagai peserta JKN.

“Pelayanan kesehatan yang berkualitas hanya dapat dicapai melalui dukungan semua pihak—pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan BPJS Kesehatan. Kegiatan sosialisasi seperti ini sangat membantu karena memberi ruang dialog langsung antara masyarakat dan narasumber,” ujarnya.

Dialog interaktif antara warga dan pemateri menjadi salah satu aspek penting dalam kegiatan ini. Banyak peserta yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya seputar rujukan berjenjang, eligibilitas peserta, hingga prosedur antrean layanan di fasilitas kesehatan.

BPJS Kesehatan Paparkan Inovasi Layanan

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Meivy Yanti, Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Palembang. Ia menyampaikan sejumlah inovasi layanan BPJS Kesehatan yang dirancang untuk mempermudah peserta, di antaranya:

  • Antrean online melalui Mobile JKN
  • Fitur pemutakhiran data peserta
  • Layanan administrasi tanpa tatap muka
  • Optimalisasi Aplikasi Mobile JKN sebagai pusat layanan digital

Menurut Meivy, inovasi digital ini diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan dan mengurangi antrean manual di fasilitas kesehatan.

Selain itu, Edy Surlis, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang, turut menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kepastian layanan, khususnya di fasilitas kesehatan tingkat pertama yang menjadi garda terdepan pelayanan JKN.

“Kami berharap kegiatan sosialisasi ini membuat warga semakin memahami prosedur layanan JKN serta manfaat jangka panjang dari program strategis nasional ini,” ujar Edy.

Baca juga  Artikel HUT ke-21 DPD RI Sumsel Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Wujud Nyata Senator Peduli

Mendorong Pemahaman Masyarakat untuk Palembang Sehat

Sosialisasi ini menjadi pengingat penting bahwa keberhasilan Program JKN tidak hanya ditentukan oleh pemerintah dan fasilitas kesehatan, tetapi juga pemahaman masyarakat dalam mengakses layanan. Dengan literasi kesehatan yang baik, warga dapat memanfaatkan fasilitas JKN secara tepat, cepat, dan sesuai prosedur.

Pemerintah Kota Palembang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkesinambungan di seluruh kelurahan, sehingga cita-cita mewujudkan Palembang Sehat dapat berjalan lebih cepat dan merata. (Poerba)