Beranda Kriminal Pencurian Alat Suntik OKI Terungkap, Pelaku Gasak Ratusan Spuit dari Puskesmas

Pencurian Alat Suntik OKI Terungkap, Pelaku Gasak Ratusan Spuit dari Puskesmas

5
0
1. Polisi menunjukkan barang bukti alat suntik hasil pencurian di Puskesmas SP Padang, Ogan Komering Ilir.(Foto:Asep/cimutnews.co.id)

OGAN KOMERING ILIR, cimutnews.co.id – Aparat kepolisian dari Polsek Sirah Pulau Padang berhasil menangkap Dedek Rizal (23), pelaku pencurian ratusan alat suntik milik Puskesmas SP Padang, Selasa (24/3) dini hari.

Pelaku yang merupakan warga Desa Terusan Menang itu ditangkap setelah buron hampir satu bulan sejak kejadian pencurian pada Jumat (27/2) di Desa Terate, Kecamatan Sirah Pulau Padang.

Kronologi Penangkapan dan Pengungkapan Kasus

Pelaku Ditangkap Saat Bersembunyi

Kapolsek Sirah Pulau Padang, Iptu Dr Ade Candra Saputra, mengungkapkan bahwa penangkapan dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB setelah pihaknya menerima informasi akurat terkait keberadaan tersangka.

Tim yang dipimpin Kanit Reskrim bersama empat anggota langsung bergerak cepat ke lokasi. Tanpa perlawanan berarti, pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolsek untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Tersangka berhasil diamankan dan saat ini sedang menjalani proses hukum,” ujar Kapolsek dalam keterangannya.

Barang Bukti yang Diamankan

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga hasil pencurian, antara lain:

  • 3 kotak spuit merek Jimi Syringe
  • 1 kotak spuit merek TP Disposable Syringe
  • Sekitar 300 spuit ukuran 5 ml merek Jimi
  • 42 spuit ukuran 5 ml merek Stera

Barang-barang tersebut merupakan alat kesehatan yang seharusnya digunakan untuk pelayanan masyarakat di fasilitas kesehatan.

Kronologi Aksi Pencurian

Dilakukan pada Malam Hari di Ruang UGD

Aksi pencurian terjadi pada Jumat (27/2) sekitar pukul 21.20 WIB di Puskesmas SP Padang, Desa Terate.

Saat itu, pelaku masuk ke ruang Unit Gawat Darurat (UGD) dan mengambil empat kotak alat suntik yang tersimpan di dalam lemari.

Beraksi Bersama Rekan yang Masih Buron

Dalam menjalankan aksinya, Dedek tidak sendirian. Ia beraksi bersama rekannya, Hengky Ternado, yang hingga kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Baca juga  Popularitas Podcast WC Mami sebagai Pilihan Sumber Informasi Bagi Masyarakat Milenial

Polisi menduga keduanya telah merencanakan aksi tersebut dengan memanfaatkan situasi sepi di malam hari.

Dampak dan Risiko bagi Pelayanan Kesehatan

Gangguan Layanan dan Ancaman Distribusi Alat Medis

Pencurian alat suntik dalam jumlah besar berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan di puskesmas, terutama untuk:

  • Penanganan pasien darurat
  • Program imunisasi
  • Pelayanan rutin masyarakat

Selain itu, hilangnya alat medis juga berisiko menimbulkan penyalahgunaan jika diperjualbelikan secara ilegal tanpa standar keamanan.

Ancaman Peredaran Alat Medis Ilegal

Kasus ini membuka potensi adanya peredaran alat kesehatan ilegal di masyarakat. Jika tidak diawasi, hal ini dapat membahayakan keselamatan pasien karena tidak terjamin sterilitas dan kualitasnya.

Upaya Kepolisian dan Imbauan

Polisi Kejar Pelaku Lain dan Perketat Pengawasan

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini.

Selain itu, aparat juga mengimbau fasilitas kesehatan untuk meningkatkan keamanan, terutama pada penyimpanan alat medis yang bernilai tinggi.

“Kami akan terus mengembangkan kasus ini dan memburu pelaku lainnya,” tegas Kapolsek.

Kasus pencurian alat kesehatan di Puskesmas SP Padang menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan di fasilitas publik, khususnya yang berkaitan dengan layanan kesehatan. Penegakan hukum yang tegas diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Asep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here