Home OKI Mandira Peringatan HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 di Sumsel Meriah, Dewi Sastrani...

Peringatan HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 di Sumsel Meriah, Dewi Sastrani Ratu Dewa Dikukuhkan sebagai Ibunda Guru Kota Palembang

49
0
Pengukuhan Dewi Sastrani Ratu Dewa sebagai Ibunda Guru Kota Palembang oleh Ibunda Guru Provinsi Sumsel. (Foto: Asep/cimutnews.co.id)

Kayuagung, cimutnews.co.id — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) 2025 tingkat Provinsi Sumatera Selatan berlangsung meriah dan penuh makna. Gelaran yang dipusatkan di Gedung Perahu Kajang, Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis para pendidik dalam membangun kualitas pendidikan di Sumsel.

pengukuhan Dewi Sastrani Ratu Dewa sebagai Ibunda Guru Kota Palembang. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ibunda Guru Provinsi Sumsel, Febrita Lustia Herman Deru (Foto:Asep/cimutnews.co.id)

Ribuan guru dari berbagai daerah hadir meramaikan acara. Mereka datang dengan semangat kebersamaan, menjadikan peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi ruang untuk saling menguatkan, bertukar inspirasi, dan menyatukan komitmen meningkatkan mutu pendidikan.

Dewi Sastrani Ratu Dewa Dikukuhkan sebagai Ibunda Guru Kota Palembang

Salah satu agenda yang menjadi pusat perhatian adalah pengukuhan Dewi Sastrani Ratu Dewa sebagai Ibunda Guru Kota Palembang. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ibunda Guru Provinsi Sumsel, Febrita Lustia Herman Deru, yang sekaligus menegaskan kepercayaan besar terhadap peran Dewi dalam mendampingi, mendengar aspirasi, dan memperjuangkan kesejahteraan para pendidik.

Tidak hanya itu, Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, turut menerima Penghargaan Kepala Daerah Mitra Perjuangan Guru sebagai bentuk apresiasi atas perhatian dan dukungannya terhadap pendidikan di Kota Palembang.

Dalam sambutannya, Dewi Sastrani menyampaikan bahwa amanah tersebut menjadi tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan ketulusan dan komitmen.

“Pengukuhan ini adalah amanah besar. Kami akan berupaya semaksimal mungkin menjembatani aspirasi guru. Kesejahteraan dan perlindungan mereka menjadi prioritas, karena guru adalah penentu masa depan bangsa,” ujar Dewi.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah para pendidik, sekaligus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas guru di Kota Palembang.

Gubernur Herman Deru Tekankan Tiga Unsur Strategis Pendidikan

Baca juga  Pemkab OKI_PT OKI Pulp Teken MOU Percepatan SPAM Air Sugihan

Gubernur Sumsel, Herman Deru, dalam pidato resminya menyoroti betapa pentingnya peran guru sebagai garda terdepan pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, dunia pendidikan memiliki tiga unsur strategis yang harus terus diperkuat, yakni Dewan Pendidikan, PGRI, dan Komite Sekolah.

Deru berharap momentum HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 menjadi pendorong semangat para pendidik untuk saling menguatkan, menjadi teladan perubahan, serta menjaga martabat profesi guru.

“Proses pendidikan tidak berarti tanpa kita hormat kepada guru. Jaga marwah guru,” tegasnya.

Komitmen Pemerintah: Sertifikasi Guru Tetap Dipertahankan

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Herman Deru juga menyinggung isu krusial terkait rancangan undang-undang pendidikan. Ia menegaskan bahwa sertifikasi guru serta hak-hak profesional lainnya harus tetap dipertahankan dalam kebijakan nasional.

“Rancangan undang-undang pendidikan harus memastikan sertifikasi dan hak-hak guru tetap dipertahankan,” ujarnya.

Sebagai bentuk perhatian terhadap pemerataan pendidikan, Pemerintah Provinsi Sumsel berencana memberikan perhatian khusus bagi guru yang bertugas di wilayah terpencil mulai tahun depan. Dukungan ini mencakup peningkatan fasilitas pendidikan, kesejahteraan pendidik, hingga akses terhadap pelatihan kompetensi.

Jaga Marwah Guru dan Perlindungan Hukum

Dalam pidatonya, Herman Deru juga menyoroti pentingnya perlindungan hukum bagi guru. Menurutnya, kondisi di lapangan menuntut adanya dukungan kuat dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk Forkopimda, untuk memberikan rasa aman kepada pendidik saat menjalankan tugas.

Ia menekankan bahwa kualitas proses belajar mengajar tidak dapat tercapai tanpa rasa hormat terhadap guru. Oleh karena itu, marwah profesi guru harus dijaga dengan terus mengedepankan etika, kompetensi, dan profesionalisme.

Dorong Peningkatan Kompetensi Guru Sumsel

Komitmen pemerintah untuk menghadirkan pendidikan berkualitas juga diwujudkan melalui berbagai program peningkatan kompetensi guru. Herman Deru menegaskan bahwa Sumsel harus menjadi provinsi yang menghasilkan generasi hebat, dan salah satu kuncinya adalah guru yang kompeten, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Baca juga  OKI Mulai Panen Raya, Stok Beras Aman

“Peningkatan kompetensi guru terus kita dorong agar Sumsel mampu menghasilkan generasi yang terhebat,” tutupnya.

Momentum Kebangkitan Semangat Pendidik Sumsel

Peringatan HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi para guru, tetapi juga pengingat bahwa profesi pendidik merupakan kunci utama menciptakan masa depan bangsa. Kehadiran para tokoh penting, dukungan pemerintah, dan semangat kebersamaan ribuan guru menjadi simbol bahwa upaya memajukan pendidikan di Sumsel terus bergerak ke arah yang lebih baik. (Asep)