Beranda Ogan Ilir Personel Dokkes Polres Ogan Ilir Pastikan 3.264 Porsi Makanan MBG Aman untuk...

Personel Dokkes Polres Ogan Ilir Pastikan 3.264 Porsi Makanan MBG Aman untuk Didistribusikan

59
0
1. Petugas Dokkes Polres Ogan Ilir saat melakukan pemeriksaan organoleptik makanan MBG. (Foto: Sandi/cimutnews.co.id)

Ogan Ilir, cimutnews.co.id — Upaya menjaga kualitas keamanan pangan bagi masyarakat terus diperkuat oleh Polres Ogan Ilir. Pada Senin, 8 Desember 2025, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Ogan Ilir kembali melaksanakan pemeriksaan menyeluruh terhadap makanan program Menu Bergizi Gratis (MBG) yang diperuntukkan bagi peserta SPPG Polri. Pemeriksaan berlangsung di Klinik Polres Ogan Ilir sejak pukul 07.00 WIB.

2. Tim ahli gizi melakukan pengujian kimiawi terhadap sampel makanan di Klinik Polres Ogan Ilir. (Foto: Sandi/cimutnews.co.id)

Dipimpin Ps. Kasi Dokkes Polres Ogan Ilir, Aipda Husni Mubarak, AMKL, kegiatan ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari personel Dokkes dan ahli gizi. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polres Ogan Ilir dalam memastikan bahwa makanan yang disalurkan kepada masyarakat benar-benar aman, sehat, dan bebas dari zat berbahaya.

Pemeriksaan Ketat Dua Tahap: Organoleptik dan Kimiawi

Dalam kegiatan tersebut, tim Dokkes memeriksa berbagai sampel menu MBG yang disiapkan untuk ribuan penerima manfaat. Menu yang diuji meliputi:

  • Nasi putih
  • Dori krispi saus BBQ
  • Tahu Sumedang
  • Timun
  • Buah semangka

Pemeriksaan dilakukan menggunakan dua metode utama, yaitu pemeriksaan organoleptik dan pemeriksaan kimiawi.

  1. Pemeriksaan Organoleptik
    Pada tahap ini sampel diuji berdasarkan bentuk, warna, aroma, dan rasa. Tim memastikan bahwa tidak ada indikasi bahan makanan rusak, berbau tidak sedap, atau mengalami perubahan warna yang mencurigakan.
  2. Pemeriksaan Kimiawi
    Tahap ini bertujuan mendeteksi kemungkinan adanya kandungan bahan kimia berbahaya seperti cyanide, nitrit, arsen, dan formalin. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan makanan benar-benar aman dikonsumsi, terutama oleh anak-anak dan ibu-ibu yang menjadi sasaran program MBG.

Hasil Pemeriksaan: 100 Persen Aman Dikonsumsi

Dari serangkaian evaluasi yang dilakukan, seluruh sampel makanan dinyatakan normal secara fisik dan negatif dari kandungan zat berbahaya. Tidak ditemukan cyanide, nitrit, arsen, ataupun formalin dalam makanan yang diuji.

Baca juga  Serunya Debat Calon Ketua OSIM MTsN 2 Ogan Ilir 2026: Latihan Demokrasi Sejak Dini di Lingkungan Madrasah

Dengan hasil tersebut, tim Dokkes Polres Ogan Ilir menegaskan bahwa 3.264 porsi makanan MBG yang akan didistribusikan telah memenuhi standar keamanan pangan dan layak dikonsumsi.

Aipda Husni Mubarak menyebutkan bahwa pemeriksaan rutin seperti ini merupakan bagian dari pengawasan terukur untuk memastikan keamanan pangan masyarakat.

“Setiap sampel kami periksa dengan ketat, baik secara fisik maupun kimiawi. Kami pastikan seluruh makanan yang diberikan kepada masyarakat aman, higienis, dan memenuhi standar gizi,” ujarnya.

Distribusi ke Sekolah dan Posyandu di Indralaya

Setelah dinyatakan aman, ribuan porsi makanan tersebut didistribusikan ke berbagai lembaga pendidikan dan layanan kesehatan masyarakat, antara lain:

  • TK/PAUD
  • SD
  • SMP/MTsN
  • SMA/MAN
  • Posyandu

Seluruh penerima manfaat berada di wilayah Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. Program MBG menjadi salah satu upaya pemerintah bersama Polri dalam meningkatkan ketahanan pangan, sekaligus memperkuat pemenuhan gizi bagi anak-anak dan masyarakat umum.

Komitmen Polres Ogan Ilir dalam Pengawasan Keamanan Pangan

Kegiatan ini bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan bagian dari tanggung jawab Polres Ogan Ilir dalam menjaga kesehatan masyarakat. Dengan keterlibatan tenaga ahli gizi dan personel Dokkes, proses pengawasan keamanan pangan dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.

Polres Ogan Ilir menegaskan bahwa pengawasan seperti ini akan terus dilakukan, terutama pada program-program yang menyangkut konsumsi massal dan menyasar anak-anak usia sekolah. Kualitas bahan pangan menjadi prioritas, mengingat dampaknya langsung terhadap tumbuh kembang dan kesehatan masyarakat.

Program MBG sendiri merupakan salah satu inisiatif yang dinilai mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemberian asupan gizi sehat dan seimbang. Oleh karenanya, pengawasan yang baik menjadi kunci utama agar tujuan program dapat tercapai secara optimal.

Baca juga  Festival Ramadhan Webinar Series GAMIES Aceh 2026 Resmi Digelar, Angkat Kisah Pebisnis Pemula dari Ide Kecil ke Bisnis Nyata

Pemeriksaan keamanan pangan oleh Seksi Dokkes Polres Ogan Ilir menunjukkan hasil positif dan memberikan jaminan keamanan terhadap ribuan porsi makanan MBG. Dengan proses pengawasan ketat serta hasil pemeriksaan yang menyatakan seluruh menu aman dan bebas dari kandungan berbahaya, masyarakat penerima manfaat dapat merasa tenang dan nyaman.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti konkret komitmen Polres Ogan Ilir dalam mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (Sandi)