Home OKI Mandira Perubahan Nyata di Pesisir Timur OKI: Jalan Tulung Selapan Kini Mulai Mulus,...

Perubahan Nyata di Pesisir Timur OKI: Jalan Tulung Selapan Kini Mulai Mulus, Warga Rasakan Dampaknya

64
0
Gubernur Sumsel, Herman Deru dan Bupati OKI, H. Muchendi saat melakukan Perjalanan Darat (Riding) ke Kecamatan Tulung Selapan (Foto:Asep/cimutnews.co.id)

OKI, cimutnews.co.id – Ruas jalan menuju Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, akhirnya menunjukkan perubahan berarti. Jalur yang dulu viral sebagai “kubangan lumpur raksasa” dan menjadi momok bagi warga selama puluhan tahun, kini perlahan bertransformasi menjadi akses darat yang lebih nyaman. Sebagian titik telah diaspal dan dicor beton, meski penyelesaiannya masih berlangsung.

1. Warga Tulung Selapan memperlihatkan kondisi jalan yang mulai mulus setelah perbaikan dilakukan. (Foto: Asep/cimutnews.co.id)

Selama bertahun-tahun, kerusakan parah di ruas Lebung Batang–Lebung Itam hingga Lebung Itam–Tulung Selapan kerap memutus harapan warga untuk menikmati perjalanan layak. Keluhan yang nyaris menjadi rutinitas itu pun semakin marak dibahas di media sosial, terutama ketika hujan mengguyur dan kendaraan terjebak lumpur berjam-jam.

Namun kini, suasana berbeda terasa di lapangan. Dalam kunjungan langsung Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, bersama Bupati OKI H. Muchendi, pada Rabu (31/12), sejumlah warga berbagi cerita kepada tim cimutnews.co.id mengenai perubahan yang mulai mereka rasakan.

Perjalanan 12 Jam yang Kini Tinggal Kenangan

Dalam wawancara eksklusif bersama cimutnews.co.id, Erni, warga Tulung Selapan Ilir sekaligus pedagang yang rutin pergi ke Palembang, mengenang masa-masa sulitnya melewati jalur tersebut.

“Pernah dari Tulung Selapan ke Palembang itu sampai 12 jam. Berangkat jam tujuh pagi, sampai rumah jam sepuluh malam,” ujarnya sambil tersenyum pahit.

Bukan hanya waktu yang terbuang, tapi juga kerugian sebagai pedagang.

“Sampai Palembang, toko sudah tutup. Pulang sia-sia, rugi di ongkos. Itu sering sekali terjadi.”

Nasib serupa dialami Nurhaya (54), pedagang di Pasar Tulung Selapan. Ia mengaku merugi berulang kali karena kendaraan pengangkut dagangannya selalu terjebak lumpur.

“Air minum isi ulang satu tangki pernah harus dibuang karena mobil tidak bisa lewat. Kerugiannya sudah tidak terhitung,” kata Nurhaya saat ditemui.

Baca juga  Jaga Kebugaran, Tingkatkan Produktivitas

Namun perubahan mulai terasa sejak sejumlah titik jalan diperkeras.

“Alhamdulillah, sekarang banyak sekali perubahannya. Ke Palembang bisa 3 sampai 4 jam saja karena jalan sudah bagus, walaupun belum semuanya selesai,” tambahnya.

Tahun 2025, Anggaran Rp 66 Miliar Digelontorkan

Pemerintah provinsi dan kabupaten pada 2025 mengalokasikan anggaran sekitar Rp 66 miliar untuk memperbaiki tujuh titik strategis jalan pesisir timur OKI. Ruas ini menghubungkan empat kecamatan sekaligus: SP Padang, Pampangan, Pangkalan Lampam, dan Tulung Selapan.

Dalam kesempatan riding bersama menuju Tulung Selapan, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Keluhan masyarakat OKI, khususnya Jalan Tulung Selapan, kami tindak lanjuti bersama bupati. Infrastruktur harus menjadi bukti nyata, bukan wacana,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengalokasikan Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) untuk Kabupaten OKI sebesar Rp 371 miliar pada tahun 2025.

“OKI ini wilayahnya luas, anggarannya terbatas. Kalau tidak dibantu, pembangunan akan sulit bergerak,” ujar Herman Deru.

Bupati Muchendi: Sudah Lama Menjadi Impian Masyarakat

Bupati OKI, H. Muchendi, mengungkapkan bahwa perbaikan jalan pesisir timur ini merupakan harapan lama masyarakat yang akhirnya mulai tampak hasilnya.

“Jalan SP Padang–Pampangan hingga Tulung Selapan sudah lama menjadi impian warga. Kami berterima kasih kepada Gubernur Sumsel dan DPRD Sumsel atas dukungannya,” ujarnya.

Menurut Muchendi, tanpa bantuan provinsi, masyarakat kemungkinan belum dapat menikmati jalan layak hingga akhir 2025.

Dalam wawancara eksklusif bersama cimutnews.co.id, Muchendi menyebut bahwa komitmen pembangunan infrastruktur jalan pesisir timur merupakan langkah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah pesisir OKI.

“Wilayah pesisir ini punya potensi besar, mulai dari perikanan, perdagangan, hingga jalur wisata. Akses jalan yang baik menjadi kunci pembuka kesempatan bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca juga  Sambut Hari Ibu, OKI Gelar Lomba Busana Tradisional dan Kenalkan Rempah Lokal

Harapan Baru bagi Ekonomi Masyarakat Pesisir Timur

Dengan perbaikan jalan yang sudah mulai terlihat hasilnya, aktivitas ekonomi warga di Tulung Selapan dan sekitarnya kini berjalan lebih lancar. Pedagang tidak lagi khawatir barang rusak di jalan, kendaraan logistik lebih mudah melintas, dan akses menuju Palembang semakin efisien.

Bagi sebagian warga, perubahan ini bukan sekadar soal infrastruktur, tetapi soal masa depan.

“Kalau jalan bagus, ekonomi hidup. Kami senang sekali sekarang tidak perlu takut terjebak lumpur,” kata Erni menutup wawancara.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan akan terus dikebut hingga seluruh ruas selesai. Warga pun berharap jalan yang selama ini menjadi keluhan tahunan benar-benar tuntas sesuai target (Asep)