Home Nusantara Polres Lampung Timur Resmi Gelar Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Fokus Tekan Pelanggaran...

Polres Lampung Timur Resmi Gelar Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Fokus Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas

36
0
Personel Satlantas Polres Lampung Timur melaksanakan kegiatan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 di salah satu ruas jalan. (Foto: TBNews.lampung.polri.go.id)

Lampung Timur, cimutnews.co.idPolres Lampung Timur resmi menggelar Operasi Keselamatan Krakatau 2026 mulai Senin (2/2/2026). Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026, sebagai langkah cipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Lampung Timur, khususnya menjelang pelaksanaan Operasi Lilin Krakatau 2026.

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 menjadi salah satu agenda nasional Polri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Fokus utama operasi ini adalah menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dalam beberapa waktu ke depan. Pendekatan yang digunakan tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga edukasi dan pencegahan agar kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat.

Di Lampung Timur, Polres setempat menurunkan 62 personel gabungan yang terdiri dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) serta fungsi pendukung lainnya. Personel tersebut disiagakan di sejumlah titik rawan pelanggaran dan kecelakaan, baik di jalur utama, kawasan permukiman, hingga akses menuju pusat aktivitas masyarakat dan lokasi wisata.

Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati, dalam keterangannya menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Menurutnya, keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama yang harus dijaga bersama.

“Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan. Kami ingin menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Lampung Timur,” ujar AKBP Heti Patmawati.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaannya, operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif, seperti sosialisasi, imbauan langsung kepada pengendara, serta edukasi keselamatan berlalu lintas. Meski demikian, penegakan hukum tetap dilakukan secara humanis terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

Baca juga  Bupati Drs. Rijanto Resmikan Rumah Layak Huni Bersama Pemuda Shiddiqiyyah

Dalam Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polres Lampung Timur menetapkan sembilan prioritas pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran utama. Pertama, penggunaan knalpot tidak sesuai standar pabrikan atau knalpot brong pada kendaraan roda dua maupun roda empat. Kedua, kendaraan yang tidak sesuai standar teknis, seperti perubahan rangka atau spesifikasi yang berisiko terhadap keselamatan.

Ketiga, penggunaan sirine, rotator, dan strobo pada kendaraan pribadi yang bukan peruntukannya. Keempat, Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai dengan ketentuan. Kelima, kendaraan pribadi yang disalahgunakan sebagai travel liar tanpa izin resmi.

Sasaran keenam adalah kendaraan angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang. Ketujuh, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar dan berboncengan lebih dari satu orang. Kedelapan, kendaraan penumpang yang tidak laik jalan. Kesembilan, kendaraan pengunjung tempat wisata yang parkir di bahu jalan hingga mengganggu arus lalu lintas.

Kapolres menegaskan, seluruh personel yang terlibat dalam operasi diminta untuk bertindak profesional dan mengedepankan sikap persuasif. Penindakan hukum dilakukan sebagai upaya terakhir apabila pelanggaran dinilai membahayakan keselamatan.

“Kami mengutamakan pendekatan edukatif dan persuasif. Namun, jika ditemukan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Polres Lampung Timur juga mengimbau masyarakat agar mendukung penuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Masyarakat diminta untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm dan sabuk pengaman, serta menghindari perilaku berkendara yang berisiko.

Dengan dukungan semua pihak, Polres Lampung Timur berharap Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dapat memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Selain itu, operasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama.

Baca juga  Penyampaian Bupati Blitar Tentang Ranperda RPJMD 2025–2029 Pada Paripurna DPRD Kabupaten Blitar

Pelaksanaan operasi ini sekaligus menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Polres Lampung Timur berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan demi terciptanya lalu lintas yang tertib dan berkeselamatan. (Timred/CN)

Sumber :  (TBNews.lampung.polri.go.id)