Beranda Lahat Polsek Kikim Timur Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III, Dorong Ketahanan...

Polsek Kikim Timur Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III, Dorong Ketahanan Pangan di Kabupaten Lahat

30
0
1. Personel Polsek Kikim Timur bersama pemerintah desa saat melaksanakan panen raya jagung di Desa Lubuk Tampang. (Foto: Antoni/cimutnews.co.id)

Lahat, cimutnews.co.id — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan pemerintah dan aparat keamanan. Salah satunya terlihat dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III yang digelar Polsek Kikim Timur, Polres Lahat, Polda Sumsel, pada Senin (5/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Swasembada Pangan 2025, sekaligus langkah strategis meningkatkan produksi jagung di tingkat desa.

Panen berlangsung mulai pukul 08.30 WIB di lahan jagung milik petani Komarudin, yang berada di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat. Jagung yang dipanen merupakan tanaman berumur 118 hari setelah tanam (HST) dengan luas lahan sekitar 1 hektare, berada pada koordinat -3.3951°, 103.210625°.

Dipimpin Langsung Lakhar Kapolsek Kikim Timur

Panen raya ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Lakhar) Kapolsek Kikim Timur, IPTU Joni GS, bersama jajaran anggota. Kehadiran kepolisian di tengah kegiatan pertanian masyarakat menjadi bukti nyata sinergi antara Polri dan warga dalam mendorong produktivitas pangan daerah.

Sejumlah unsur pemerintah desa dan pihak terkait turut hadir, antara lain:

  • Kepala Desa Lubuk Tampang, Taufik Rahman
  • Bripka Hermansyah dan Bripka Kuntho Wibisono, S.E., selaku Bhabinkamtibmas Polsek Kikim Timur
  • M. Ridwan, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Ketahanan Pangan Desa Lubuk Tampang
  • Komarudin, pemilik sekaligus pengelola lahan
  • Perangkat Desa Lubuk Tampang & anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD)

Kegiatan berlangsung sederhana namun penuh semangat gotong royong, menandakan peran penting desa dalam menjaga stabilitas pangan lokal.

Imbauan Kepolisian agar Panen Disalurkan ke Bulog

Dalam arahannya, IPTU Joni GS mengapresiasi kerja keras petani dan perangkat desa yang telah mengoptimalkan lahan pertanian jagung. Ia menegaskan bahwa Polsek Kikim Timur terus mendukung setiap upaya masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pangan.

Baca juga  Reses DPD RI di Muara Enim: Eva Susanti Tinjau Program Makan Bergizi Gratis, Soroti Kualitas Menu dan Distribusi

IPTU Joni juga mengimbau pemilik lahan agar mempertimbangkan penjualan hasil panen ke Bulog Lahat, sebagai bagian dari menjaga stabilitas harga dan pasokan jagung di wilayah Kabupaten Lahat.

“Kami berharap hasil panen dapat disalurkan ke Bulog. Selain membantu ketahanan pangan daerah, juga memastikan rantai distribusi berjalan sesuai standar,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan aparat dalam kegiatan panen raya seperti ini bukan semata seremonial, tetapi untuk memastikan petani mendapatkan pendampingan dan perlindungan, terutama dalam hal pemasaran hasil pertanian.

Petani Pilih Jual ke Gudang Pakan Ternak Palembang

Meskipun mengapresiasi imbauan kepolisian, Komarudin selaku pemilik lahan memiliki pertimbangan lain terkait penjualan hasil panennya. Ia menyampaikan bahwa jagung hasil panennya telah memiliki pembeli tetap dari gudang khusus pakan ternak di Kota Palembang.

“Hasil panen setelah dijemur akan kami kirim ke gudang pakan ternak di Palembang. Harga jualnya sekitar Rp6.700 per kilogram,” ujarnya.

Komarudin mengatakan bahwa sebagian hasil panen juga akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak milik keluarganya. Setelah melalui proses pengeringan hingga kadar air mencapai standar 13 persen, jagung dinilai siap jual sesuai permintaan pasar pakan ternak modern.

Produksi Capai 1,5 Ton dari Lahan Satu Hektare

Dari lahan seluas sekitar 1 hektare, panen jagung kali ini diperkirakan menghasilkan 1,5 ton. Angka tersebut dinilai cukup baik mengingat kondisi cuaca dan beberapa tantangan di lapangan, seperti biaya produksi yang terus meningkat serta kebutuhan perawatan intensif terhadap tanaman jagung usia di atas 100 hari.

  1. Ridwan selaku PPL Desa Lubuk Tampang menilai hasil tersebut merupakan bentuk keberhasilan petani dalam memaksimalkan lahan yang ada.

“Jagung usia 118 HST ini cukup sehat. Hasil 1,5 ton untuk lahan satu hektare menunjukkan bahwa petani mampu mengikuti teknik budidaya yang kami arahkan,” jelasnya.

Baca juga  Mall Pelayanan Publik Lahat Resmi Rampung Berkat CSR PTBA, Dorong Reformasi Birokrasi dan Ekonomi Daerah

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendampingi para petani dalam meningkatkan produksi, termasuk penerapan varietas unggul, pengendalian hama, serta manajemen pascapanen agar kualitas jagung tetap terjaga.

Sinergi Polri, Pemerintah Desa, dan Petani

Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III ini menjadi contoh konkret sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui kolaborasi seperti ini, diharapkan petani semakin percaya diri untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan potensi pertanian di wilayah Kecamatan Kikim Timur.

IPTU Joni GS menegaskan bahwa Polsek Kikim Timur akan selalu terbuka untuk mendampingi masyarakat, terutama dalam kegiatan yang bersifat produktif dan memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Kami ingin masyarakat merasa didampingi, khususnya dalam kegiatan yang dapat meningkatkan perekonomian desa,” tegasnya.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan hasil panen jagung di Kikim Timur dapat semakin meningkat dan berkontribusi pada pencapaian target Swasembada Pangan 2025, khususnya di wilayah Kabupaten Lahat.

CimutNews.co.id akan terus mengikuti perkembangan program pertanian desa dan berbagai langkah strategis pemerintah dalam menyukseskan daerah sebagai sentra produksi jagung di Sumatera Selatan. (Antoni)