
Palembang, cimutnews.co.id – Staf Ahli TP PKK Kota Palembang sekaligus Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Palembang, Putri Azizah Prima Salam, menunjukkan kapasitas komunikasinya dengan tampil sebagai penyiar tamu dalam program berita di TVRI Sumatera Selatan, Kamis (22/1/2026). Kehadirannya di ruang studio menjadi perhatian tersendiri, sekaligus menambah warna dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TVRI Sumsel ke-52.
Dengan artikulasi yang jelas, intonasi stabil, serta gestur yang tenang, Putri Azizah membawakan sejumlah segmen berita tanpa terlihat canggung. Penampilannya dinilai natural dan mengalir, layaknya penyiar profesional yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik televisi. Penguasaan kamera yang baik membuat alur siaran berjalan lancar hingga akhir segmen.
Istri Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam itu mampu menjaga tempo membaca naskah berita secara konsisten. Bahasa tubuh yang proporsional dan ekspresi yang komunikatif turut mendukung pesan yang disampaikan, sehingga informasi dapat diterima penonton dengan jelas dan nyaman. Meski hadir sebagai penyiar tamu, kesiapan Putri Azizah dalam beradaptasi dengan dunia penyiaran tampak menonjol.
Kolaborasi TVRI dan Tokoh Publik
Ketua Tim Perencana dan Pengendali Berita TVRI Sumsel, Eka Budi W, menjelaskan bahwa kehadiran Putri Azizah merupakan bagian dari konsep khusus HUT TVRI Sumsel ke-52. Program penyiar tamu ini dirancang sebagai bentuk kolaborasi antara TVRI dengan pemerintah daerah serta tokoh masyarakat, khususnya tokoh perempuan.
“Kami mengundang Ibu Putri Azizah dalam rangka HUT TVRI Sumsel. Ini juga menjadi pesan bahwa dunia penyiaran terbuka bagi siapa saja. Menjadi penyiar bukan sesuatu yang mustahil, selama mau belajar dan mencoba,” ujar Eka.
Menurutnya, program ini juga menjadi strategi TVRI Sumsel untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Selama ini, dunia penyiaran—terutama program berita—kerap dipersepsikan eksklusif dan hanya diisi oleh penyiar internal. Dengan menghadirkan tokoh publik sebagai penyiar tamu, TVRI ingin membuka ruang partisipasi sekaligus memperlihatkan sisi lain para pemimpin dan figur daerah.
Deretan Penyiar Tamu Forkopimda
Tidak hanya Putri Azizah, TVRI Sumsel juga menjadwalkan kehadiran sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai penyiar tamu dalam rangkaian HUT ke-52. Agenda tersebut direncanakan berlangsung sepanjang akhir Januari 2026.
Pada 26 Januari, giliran Bupati Lahat yang akan tampil sebagai penyiar tamu, disusul perwakilan Kejaksaan Tinggi pada 27 Januari, Kapolda pada 28 Januari, Pangdam pada 29 Januari, dan puncaknya Gubernur Sumatera Selatan pada 30 Januari 2026. Rangkaian ini diharapkan mampu menghadirkan perspektif baru dalam penyampaian informasi publik melalui media televisi.
“Kami ingin memperlihatkan sisi lain para pemimpin daerah, tidak hanya sebagai pejabat formal, tetapi juga sebagai komunikator publik yang mampu menyampaikan informasi secara langsung dan efektif kepada masyarakat,” tambah Eka.
Representasi Perempuan di Ruang Publik
Penampilan Putri Azizah di layar kaca juga dinilai merepresentasikan peran aktif perempuan dalam ruang publik, khususnya di bidang komunikasi dan literasi media. Hal ini sejalan dengan kiprahnya sebagai Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kota Palembang (GOW), yang selama ini konsisten mendorong pemberdayaan perempuan di berbagai sektor, mulai dari sosial, pendidikan, hingga kepemimpinan.
Melalui kehadirannya sebagai penyiar tamu, Putri Azizah dinilai memberi pesan bahwa perempuan memiliki ruang yang luas untuk berkontribusi di berbagai bidang, termasuk media dan komunikasi publik. Literasi media yang baik, menurutnya, menjadi bekal penting bagi masyarakat dalam menyaring informasi di era digital.
Respons Positif Penonton
Penampilan Putri Azizah sebagai penyiar tamu mendapat respons positif dari penonton dan warganet. Banyak yang menilai ia tampil hangat, komunikatif, namun tetap menjaga karakter formal yang menjadi ciri khas program berita TVRI. Tidak sedikit pula yang mengapresiasi keberanian dan kesiapan tokoh perempuan tampil langsung menyampaikan informasi kepada publik.
Bagi TVRI Sumsel, program penyiar tamu ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan ulang tahun, tetapi juga sarana edukasi bahwa media publik adalah ruang bersama. Kolaborasi dengan tokoh masyarakat diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kualitas komunikasi antara pemerintah, media, dan masyarakat.
Media Publik yang Inklusif
Melalui konsep ini, TVRI Sumsel menegaskan komitmennya sebagai media publik yang inklusif dan terbuka. Penyiaran tidak hanya menjadi milik segelintir orang, tetapi dapat melibatkan berbagai elemen masyarakat yang memiliki kapasitas dan kepedulian terhadap penyampaian informasi yang benar dan berimbang.
Penampilan Putri Azizah Prima Salam sebagai penyiar tamu pun menjadi salah satu momen penting dalam HUT ke-52 TVRI Sumsel. Selain memperkaya konten siaran, kehadirannya juga membawa pesan kuat tentang kolaborasi, keterbukaan, dan peran perempuan dalam komunikasi publik yang semakin relevan di era saat ini. (Poerba)

















