Beranda OKI Mandira PWI OKI Gelar UKW Perdana: Penguatan Profesionalisme Pers di Era Digital

PWI OKI Gelar UKW Perdana: Penguatan Profesionalisme Pers di Era Digital

83
0
Pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI OKI yang digelar di Aula Dinesty Land Kayuagung. (Foto: Asep/cimutnews.co.id)

OKI, cimutnews.co.id — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) resmi menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) perdana sebagai langkah konkret memperkuat profesionalisme, integritas, dan kapasitas jurnalis lokal. Digelar selama dua hari, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten OKI dan menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas jurnalisme di daerah.

Para peserta UKW mengikuti sesi uji kompetensi bersama asesor berpengalaman. (Foto: Asep/cimutnews.co.id)

Sedikitnya 22 wartawan dari berbagai media mengikuti UKW ini. Mereka terbagi dalam tiga jenjang uji: empat peserta tingkat utama, 12 peserta tingkat madya, dan enam peserta tingkat muda. Seluruh peserta diuji oleh asesor berpengalaman untuk memastikan kompetensi mereka sesuai standar profesi wartawan nasional.

Peran Penting Wartawan Kompeten dalam Ekosistem Informasi Daerah

Pembukaan UKW berlangsung di Aula Dinesty Land Kayuagung pada Senin, 22 Desember 2024. Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap pelaksanaan UKW ini.

Dalam wawancara eksklusif bersama cimutnews.co.id, Muchendi menegaskan bahwa keberadaan wartawan yang memiliki kompetensi, integritas, dan pemahaman yang kuat terhadap Kode Etik Jurnalistik sangat diperlukan untuk mendukung pembangunan daerah.

“Pemerintah membutuhkan mitra pers yang profesional. UKW ini sejalan dengan komitmen kita untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, di era digital saat ini, kecepatan arus informasi harus diimbangi dengan ketepatan verifikasi. Wartawan yang tersertifikasi kompetensinya diharapkan mampu memberikan edukasi publik sekaligus menangkal maraknya disinformasi.

Ketua PWI OKI: UKW adalah Tolok Ukur Profesionalisme

Ketua PWI OKI, Idham Syarif, menegaskan bahwa pelaksanaan UKW bukan sekadar kegiatan formal, tetapi merupakan langkah strategis untuk membangun standar kualitas jurnalisme lokal.

“UKW menjadi tolok ukur kualitas wartawan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan wartawan di OKI memiliki kapasitas dan kompetensi yang diakui secara nasional,” kata Idham.

Baca juga  Personel Dokkes Polres Ogan Ilir Pastikan 3.264 Porsi Makanan MBG Aman untuk Didistribusikan

Ia juga menjelaskan bahwa tantangan pers di era digital semakin dinamis. Wartawan dituntut memahami teknik penulisan, verifikasi fakta, digital literacy, hingga etika peliputan yang baik. Oleh karena itu, UKW menjadi instrumen penting untuk menjaga kualitas konten yang disajikan ke publik.

Menjaga Marwah Profesi: Harapan dari PWI Sumatera Selatan

Wakil Ketua PWI Sumatera Selatan Bidang Kesejahteraan, Afdal Azmi Jambak, SH, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan peran vital UKW dalam menjaga marwah profesi wartawan.

Menurutnya, UKW dapat menjadi pagar etis untuk menghindari penyalahgunaan profesi dan memastikan bahwa masyarakat menerima informasi dari sumber yang benar-benar kompeten.

“Tujuan utama UKW adalah memastikan masyarakat mendapatkan informasi dari wartawan yang kompeten. Wartawan yang lulus UKW berarti telah memahami Kode Etik Jurnalistik serta memiliki keterampilan teknis yang memadai,” jelas Afdal.

Ia berharap UKW rutin digelar, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, demi menciptakan standar kualitas jurnalisme yang selaras dengan perkembangan zaman.

Meningkatkan Kepercayaan Publik terhadap Pers Lokal

Pelaksanaan UKW perdana ini menjadi tonggak penting bagi PWI OKI. Dengan semakin banyak wartawan yang tersertifikasi, kualitas pemberitaan di daerah diharapkan semakin profesional, independen, dan dapat dipercaya.

Idham Syarif menegaskan bahwa ke depan PWI OKI akan memperluas program peningkatan kapasitas wartawan, termasuk pelatihan penulisan investigasi, literasi digital, dan manajemen redaksi modern.

Sementara itu, dari sisi pemerintah daerah, Muchendi Mahzareki berharap UKW dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah, terutama dalam menyediakan ekosistem informasi yang sehat dan edukatif bagi masyarakat OKI.

“Pers adalah mitra strategis pemerintah. Wartawan yang kompeten dapat berperan besar dalam menyebarkan informasi pembangunan dan menjaga ruang publik tetap sehat,” kata Muchendi.

Baca juga  HUT OKI, Pj Bupati Asmar Sampaikan Pesan Rakyat kepada Kontestan Pilkada

 UKW Jadi Langkah Serius Perkuat Dunia Jurnalistik OKI

Dengan tingginya tantangan media digital saat ini, pelaksanaan UKW perdana PWI OKI menjadi sinyal kuat bahwa pers daerah ingin terus berbenah dan meningkatkan kualitasnya. Profesionalisme wartawan bukan hanya tentang kemampuan menulis berita, tetapi bagaimana menghadirkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan memberi manfaat bagi publik.

Sebagai langkah awal, UKW ini diharapkan menjadi agenda rutin dan membuka ruang bagi semakin banyak wartawan lokal untuk mendapatkan pengakuan kompetensi secara profesional. (Asep)