Beranda Lubuk Linggau Reses DPRD Sumsel Dapil 8 Sambangi Enam SMA di Bumi Silampari, Serap...

Reses DPRD Sumsel Dapil 8 Sambangi Enam SMA di Bumi Silampari, Serap Aspirasi Infrastruktur hingga Kesejahteraan Guru

43
0
1. Anggota DPRD Sumsel Dapil 8 berdialog dengan pihak sekolah saat kunjungan reses di salah satu SMA wilayah Bumi Silampari.(Foto: Amin/cimutnews.co.id)

LUBUK LINGGAU, cimutnews.co.id – Anggota DPRD Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) 8 yang meliputi Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuk Linggau, dan Kabupaten Musi Rawas Utara melaksanakan reses tahap pertama dengan menyambangi sejumlah sekolah menengah atas di wilayah Bumi Silampari. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda penyerapan aspirasi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan, yang berlangsung pada awal masa reses tahun sidang berjalan.

Sedikitnya enam sekolah dikunjungi dalam rangkaian kegiatan tersebut, yakni SMA Negeri Purwodadi, SMA Muhammadiyah Tugumulyo, SMA Negeri Sarulangun Kecamatan Rawas Ulu, SMA Negeri Rupit Kecamatan Rupit, SMA Negeri 3 Lubuk Linggau, serta SMA Negeri 5 Lubuk Linggau. Kunjungan ini dipimpin Koordinator Reses Elvaria bersama anggota DPRD lainnya, yaitu H. Toyeb Rakembang, H. Hendra Gunawan, H. Bembi Perdana, Muhamad Al-Amin, Hj. Rita Suryani, dan Rica Novlianty.

Konteks Kebijakan Pendidikan dan Reses DPRD

Kegiatan reses merupakan kewajiban konstitusional anggota legislatif untuk turun langsung ke daerah pemilihan guna menyerap aspirasi masyarakat. Dalam konteks pembangunan pendidikan, forum ini menjadi sarana penting menjembatani kebutuhan satuan pendidikan dengan kebijakan pemerintah daerah maupun provinsi.

Pemerintah pusat dan daerah terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui perbaikan infrastruktur sekolah, peningkatan kompetensi guru, serta pemerataan akses layanan pendidikan. Karena itu, masukan langsung dari sekolah dinilai krusial agar program pembangunan berjalan tepat sasaran dan menjawab kebutuhan riil di lapangan.

Kondisi dan Harapan Sekolah di Daerah

Dalam kunjungan ke SMAN Purwodadi, Kepala Sekolah Agus Salim memaparkan kondisi sarana prasarana sekolah yang masih memerlukan dukungan peningkatan infrastruktur. Ia berharap adanya perhatian dari pemerintah melalui dukungan legislatif agar fasilitas belajar mengajar dapat semakin optimal.

Sementara itu, di SMAN Sarulangun, Kepala Sekolah Nazaruddin menyampaikan harapan agar sekolahnya dapat kembali menjadi sekolah unggulan seperti pada masa sebelumnya. Ia mengusulkan penerapan jalur undangan dan jalur prestasi sebagai strategi meningkatkan kualitas peserta didik sekaligus mengangkat kembali reputasi sekolah di tingkat provinsi maupun nasional.

Baca juga  Hari Pertama Kerja 2026, Pemkab Banyuasin Gelar Sidak Disiplin ASN: Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

“Kami dulu menjadi kebanggaan Sumatera Selatan di tingkat nasional. Namun kini prestasi menurun. Kami berharap dukungan DPRD untuk mengembalikan kejayaan tersebut,” ujarnya.

Tanggapan Legislator terhadap Aspirasi

Menanggapi berbagai masukan dari pihak sekolah, anggota DPRD Sumsel menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan melalui mekanisme resmi. H. Bembi Perdana menekankan pentingnya pengajuan proposal tertulis agar kebutuhan sekolah dapat diproses sesuai ketentuan perencanaan pembangunan daerah.

“Kami meminta pihak sekolah dan masyarakat menyampaikan proposal resmi. Selanjutnya akan kami koordinasikan dengan pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi terkait perbaikan infrastruktur dan fasilitas pendidikan,” kata Bembi.

Koordinator Reses Elvaria juga menegaskan bahwa kegiatan kunjungan ini bukan sekadar dialog seremonial, melainkan upaya mendengar langsung persoalan pendidikan di lapangan sebagai bahan perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Suara Guru dan Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Selain persoalan infrastruktur, isu kesejahteraan guru turut mencuat dalam dialog reses di SMA Negeri Rupit. Vina Lia, guru PPPK paruh waktu, menyampaikan harapan adanya kepastian status serta peningkatan kesejahteraan mengingat beban jam mengajar yang dinilai setara dengan tenaga pendidik lainnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Imam, guru SMA Negeri Rupit yang telah mengabdi selama sekitar 25 tahun. Ia mengungkapkan harapan agar perhatian terhadap sekolahnya dapat lebih ditingkatkan, termasuk bantuan pembangunan fasilitas penunjang seperti gapura dan musala sekolah.

“Sepengetahuan saya, selama di sini belum ada bantuan dari DPRD Sumsel. Semoga dengan kehadiran anggota legislatif saat reses ini dapat membantu kebutuhan sekolah kami,” ujarnya.

Harapan terhadap Pembangunan Pendidikan Daerah

Rangkaian kunjungan reses ini mencerminkan besarnya harapan masyarakat terhadap peran legislatif dalam memperjuangkan kebutuhan pendidikan di daerah. Dukungan infrastruktur, peningkatan kualitas pembelajaran, hingga kesejahteraan guru menjadi isu utama yang diharapkan dapat memperoleh perhatian berkelanjutan.

Baca juga  Semangat “Sumsel Maju Bersama” Menggema di HUT ke-24 Kota Lubuklinggau: Gubernur Herman Deru dan Bupati PALI Tegaskan Sinergi Antarwilayah

Sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan satuan pendidikan dinilai menjadi kunci dalam menciptakan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas. Aspirasi yang dihimpun selama reses diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam program pembangunan yang konkret dan terukur.

Komitmen Keberimbangan dan Tindak Lanjut

Anggota DPRD Sumsel Dapil 8 menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan dibahas sesuai mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah. Proses tersebut tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta skala prioritas kebutuhan masyarakat.

cimutnews.co.id akan terus memantau perkembangan tindak lanjut hasil reses ini sebagai bagian dari komitmen menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya publik, khususnya terkait pembangunan pendidikan di Sumatera Selatan. (Amin)