Home Nusantara Sinergi Pers dan Polri: Ketua Umum PJS Kunjungi KPPP Kawasan Pelabuhan Luwuk

Sinergi Pers dan Polri: Ketua Umum PJS Kunjungi KPPP Kawasan Pelabuhan Luwuk

60
0
Ketua Umum DPP Pro Jurnalismedia Siber (PJS), Mahmud Marhaba, bersama Kepala KPPP Kawasan Pelabuhan Luwuk, Ipda James N. Runtu, saat melakukan silaturahmi, Jumat (3/10/2025). Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban

Luwuk, cimutnews.co.id – Suasana hangat menyelimuti Kantor Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP) Kawasan Pelabuhan Luwuk pada Jumat sore, 3 Oktober 2025. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro Jurnalismedia Siber (PJS), Mahmud Marhaba, S.Pd., M.I.Kom., C.MTr., melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus mempererat sinergi antara insan pers dan kepolisian di kawasan pelabuhan.

Kedatangan Mahmud disambut langsung oleh Ipda James N. Runtu, S.H., Kepala KPPP Kawasan Pelabuhan Luwuk. Pertemuan yang berlangsung sederhana itu menghadirkan suasana penuh keakraban, membuktikan bahwa komunikasi intensif antara pers dan aparat keamanan sangat penting untuk membangun ekosistem informasi yang sehat serta menjaga stabilitas di kawasan strategis seperti pelabuhan.

Pers dan Polri, Mitra Strategis di Kawasan Pelabuhan

Dalam pertemuan tersebut, Mahmud menegaskan pentingnya kemitraan antara organisasi pers dengan aparat kepolisian, khususnya yang bertugas di kawasan pelabuhan. Menurutnya, pelabuhan bukan hanya menjadi pintu gerbang mobilitas manusia dan barang, tetapi juga ruang vital yang rawan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum, mulai dari penyelundupan, perdagangan ilegal, hingga ancaman keamanan lainnya.

“Sinergi antara pers dan Polri adalah kunci dalam menciptakan keterbukaan informasi sekaligus pengawasan publik. Kami sangat mengapresiasi sambutan baik dari jajaran KPPP Pelabuhan Luwuk. Semoga hubungan yang sudah terjalin ini terus terjaga secara harmonis,” kata Mahmud.

PJS, lanjut Mahmud, menempatkan kemitraan dengan aparat keamanan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial organisasi. “Kami tidak hanya ingin mengedepankan profesionalisme jurnalistik, tetapi juga ingin memastikan bahwa informasi publik terkait keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan tersampaikan secara benar, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Agenda Padat di Sulawesi Tengah

Kunjungan Mahmud ke Luwuk merupakan rangkaian agenda kerjanya di Sulawesi Tengah dalam rangka memperkuat struktur organisasi PJS di tingkat daerah. Sebelum tiba di Luwuk, Mahmud lebih dahulu melakukan pelantikan pengurus DPC PJS Kabupaten Tojo Una-Una dan Kabupaten Banggai.

Baca juga  BATIKKU CIPRAT: Inovasi RSUD Srengat Ciptakan Lingkungan Sehat dan Hijau di Rumah Sakit

Dari Luwuk, rombongan kemudian dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Banggai Kepulauan (Bangkep) untuk melantik pengurus DPC PJS setempat. Agenda ini menunjukkan komitmen PJS untuk memperluas jejaring sekaligus memastikan bahwa organisasi berjalan dengan sistem kepengurusan yang solid di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut Mahmud, penguatan organisasi di daerah merupakan langkah penting untuk menghadirkan jurnalisme yang profesional, kredibel, dan mampu bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, pemerintah daerah, serta masyarakat sipil.

Apresiasi dari KPPP Luwuk

Kepala KPPP Kawasan Pelabuhan Luwuk, Ipda James N. Runtu, S.H., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua Umum PJS beserta rombongan. Ia menilai bahwa kemitraan antara organisasi pers dan aparat keamanan sangat penting dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Kami merasa terhormat atas kunjungan Ketua Umum PJS ke kantor kami. Kehadiran insan pers di pelabuhan sangat penting, karena pers adalah jembatan informasi antara aparat dan masyarakat. Dengan adanya hubungan yang baik ini, kami berharap keterbukaan informasi publik dapat terjaga sekaligus memperkuat stabilitas di kawasan pelabuhan,” ungkap James.

Ia menambahkan, pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi terkait kegiatan pengawasan dan pengamanan pelabuhan kepada publik. Dengan begitu, masyarakat bisa ikut memahami, mendukung, bahkan berpartisipasi dalam menjaga keamanan bersama.

Pers Sebagai Pilar Demokrasi dan Pengawas Publik

Kunjungan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pers dan kepolisian sesungguhnya berada dalam satu barisan misi yang sama: menjaga ketertiban, keterbukaan, dan keadilan sosial. Jika kepolisian berperan sebagai aparat penegak hukum, maka pers hadir sebagai pengawas publik sekaligus penyampai informasi yang akurat.

Dalam konteks pelabuhan, kedua peran tersebut semakin penting. Pers bisa membantu mengangkat isu-isu strategis, seperti keselamatan penumpang, kelancaran arus barang, hingga persoalan sosial yang muncul di sekitar kawasan pelabuhan.

Baca juga  Satpol PP Kabupaten Blitar, Gandeng Libatkan Ibu PKK Garda Terdepan Berantas Rokok Ilegal

“Kolaborasi seperti ini harus terus dijaga. Kami ingin menunjukkan bahwa pers bukanlah lawan, tetapi mitra bagi aparat keamanan. Justru sinergi inilah yang bisa membawa suasana kondusif di tengah masyarakat,” tegas Mahmud.

PJS, Organisasi Pers yang Terus Berkembang

Pro Jurnalismedia Siber (PJS) sendiri merupakan organisasi profesi wartawan yang terus berkembang di berbagai wilayah Indonesia. Dengan visi mengedepankan profesionalisme, etika jurnalistik, dan keberpihakan pada kepentingan publik, PJS hadir sebagai wadah bagi jurnalis media siber untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas kerja.

Dalam setiap kunjungan kerja, Mahmud senantiasa menekankan pentingnya menjaga marwah profesi pers. “Kami ingin anggota PJS bisa menjadi garda depan dalam menjaga demokrasi melalui karya jurnalistik yang kredibel. Di sisi lain, kami juga harus siap bermitra dengan aparat keamanan, pemerintah, maupun masyarakat,” jelasnya.

Harmoni untuk Kepentingan Publik

Pertemuan di Kantor KPPP Kawasan Pelabuhan Luwuk akhirnya ditutup dengan penuh keakraban. Baik pihak PJS maupun aparat KPPP sama-sama berkomitmen menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik ke depan.

Kunjungan tersebut bukan hanya sebuah agenda seremonial, tetapi juga simbol nyata bahwa sinergi pers dan kepolisian merupakan kunci dalam membangun keterbukaan informasi publik, terutama di kawasan strategis seperti pelabuhan.

Di era keterbukaan informasi saat ini, harmoni antara insan pers dan aparat keamanan menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas. Dari Luwuk hingga Banggai Kepulauan, pesan yang dibawa Mahmud Marhaba jelas: pers dan Polri harus berjalan beriringan, demi kepentingan publik dan masa depan bangsa. (PJS)