
Palembang, cimutnews.co.id – Aksi pelemparan botol berisi cairan mudah terbakar yang diduga molotov terjadi di kawasan Ilir Barat I, Palembang, Selasa (24/3/2026). Insiden tersebut terekam jelas kamera pengawas (CCTV) dan kini dalam penanganan serius aparat kepolisian.
Peristiwa ini langsung direspons cepat setelah laporan masuk melalui layanan darurat 110. Personel Polsek Ilir Barat I segera menuju lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), dan melakukan olah TKP awal.
Pelaku Terekam Jelas di CCTV
Rekaman CCTV memperlihatkan dua pria berboncengan sepeda motor mendatangi lokasi sebelum melemparkan botol berisi cairan mudah terbakar ke pekarangan rumah warga.
Salah satu saksi mata mengungkapkan detik-detik kejadian yang sempat membuat panik lingkungan sekitar.
“Suara lemparan terdengar keras sebelum api tiba-tiba muncul dari pecahan botol,” ujarnya.
Api sempat menyala sesaat di lokasi, namun tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Diduga Bukan Kejadian Pertama
Fakta lain yang mengkhawatirkan, lokasi tersebut ternyata pernah mengalami kejadian serupa pada malam pergantian tahun 2026.
Indikasi Serangan Berulang
Hal ini memunculkan dugaan adanya motif tertentu di balik aksi teror tersebut, antara lain:
- Target yang sama dalam dua kejadian berbeda
- Pola serangan serupa menggunakan bahan mudah terbakar
- Waktu kejadian pada malam hari
Polisi kini mendalami kemungkinan adanya keterkaitan antara kedua peristiwa tersebut.
Tim Gabungan Turun Tangan
Penanganan kasus ini melibatkan tim gabungan dari berbagai satuan, di antaranya:
- Polda Sumatera Selatan
- Polrestabes Palembang
- Tim Inafis
- Laboratorium Forensik
Pendekatan ilmiah dilakukan guna mengungkap identitas pelaku secara akurat.
Polisi Tegaskan Pelaku Akan Diburu
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.
“Personel sudah bergerak. Barang bukti telah dikumpulkan, dan fokus kami saat ini adalah pengejaran pelaku berdasarkan identifikasi awal,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk turut membantu penyelidikan.
Imbauan untuk Warga
Warga diminta segera melapor jika memiliki informasi sekecil apa pun terkait ciri-ciri pelaku melalui layanan darurat 110.
Saat ini, kondisi di lokasi telah dinyatakan kondusif. Namun, aparat tetap meningkatkan patroli dan kewaspadaan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Kasus teror molotov di Palembang ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Kepolisian memastikan akan menuntaskan penyelidikan hingga pelaku tertangkap, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan aktif menjaga keamanan lingkungan. (Poerba)


















