Beranda Nasional Wapres Gibran Tegaskan Komitmen Pemerintah Perkuat Pasar Rakyat di Era Digital

Wapres Gibran Tegaskan Komitmen Pemerintah Perkuat Pasar Rakyat di Era Digital

51
0
1. Wapres Gibran Rakabuming menerima pengurus IKAPPI dalam audiensi di Istana Wakil Presiden. (Foto: BPMI Setwapres/Timred/CN)

Jakarta, cimutnews.co.id – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan fokusnya pada pembangunan ekonomi kerakyatan. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen memperkuat fondasi ekonomi berbasis rakyat melalui pemberdayaan dan revitalisasi pasar tradisional.

Penegasan tersebut disampaikan Wapres saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (10/12/2025). Pertemuan ini menjadi ruang diskusi penting terkait masa depan pasar rakyat yang kini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari menurunnya kunjungan konsumen hingga pergeseran budaya belanja masyarakat yang semakin digital.

Komitmen Pemerintah Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum IKAPPI Abdullah Mansuri mengungkapkan bahwa Wapres Gibran memberikan perhatian besar terhadap keberlangsungan pasar rakyat. Menurutnya, pemerintah menunjukkan sikap serius dalam mendukung pedagang agar mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan zaman.

“Wapres berdiskusi tentang revitalisasi pasar dan turunnya penjualan pasar sehingga beliau akan mendorong adanya pembelian online,” ujar Abdullah kepada wartawan usai pertemuan.

Gibran menilai, transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Pemerintah ingin memastikan pedagang pasar rakyat tidak tertinggal dalam kompetisi dengan retail modern maupun platform e-commerce berskala besar.

Penguatan Ekosistem Digital untuk Pedagang Pasar

Wapres menekankan pentingnya penguatan ekosistem digital yang mudah diakses dan dimanfaatkan oleh pedagang. Pemerintah, ujarnya, tidak hanya fokus meningkatkan kualitas fisik pasar, tetapi juga ingin menciptakan kekuatan baru melalui teknologi.

Mulai dari pemanfaatan media sosial, kanal marketplace, hingga sistem pembayaran digital—semua menjadi bagian penting agar pedagang pasar memiliki daya saing dan bisa menjangkau pembeli secara lebih luas.

Terkait revitalisasi pasar, akan segera kami lakukan. Kami juga akan mendorong upaya-upaya peningkatan pembelian di pasar yang akan terus dibicarakan hingga menjelang Rapimnas pada 10 Januari mendatang,” ungkap Wapres Gibran.

Baca juga  Gubernur Dedi Mulyadi Salat Idulfitri Bersama Ribuan Warga di Bandung

Upaya ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak ingin pasar rakyat tertinggal dalam ekosistem perdagangan digital yang terus berkembang pesat.

Revitalisasi Pasar: Fisik, Manajemen, dan Digitalisasi

Selain digitalisasi, aspek fisik dan manajemen pasar rakyat juga menjadi perhatian. Revitalisasi yang tengah disiapkan pemerintah meliputi penataan ruang, kebersihan, kenyamanan fasilitas, hingga sistem keamanan yang lebih tertata.

Dengan kondisi pasar yang lebih layak dan bersih, diharapkan minat masyarakat untuk berbelanja langsung ke pasar kembali meningkat. Sementara penguatan kanal digital bertujuan membuka peluang baru, khususnya bagi pedagang kecil yang ingin memperluas jangkauan penjualan.

Kombinasi dua strategi—perbaikan fisik dan transformasi digital—menjadi fokus besar dalam kebijakan pemerintah menuju pasar rakyat yang modern namun tetap mempertahankan karakter tradisionalnya.

IKAPPI Sambut Positif Langkah Pemerintah

IKAPPI menyambut baik respons cepat pemerintah dalam menanggapi kondisi pasar rakyat. Menurut Abdullah, pelaku pasar membutuhkan dukungan yang nyata, terutama dalam hal pelatihan digital, promosi online, serta penyediaan infrastruktur teknologi yang bisa digunakan bersama.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah pengurus IKAPPI turut hadir, antara lain Sekretaris Jenderal Reynaldi Sarijowan, Ketua Bidang Infokom M. Ainun Najib, Ketua Bidang Organisasi Teguh Stiawan, dan Ketua Bidang Kaderisasi Abdul Sutri Atmodjati.

Kolaborasi yang terbangun antara pemerintah dan IKAPPI diharapkan mampu memperkuat kapasitas pedagang, meningkatkan literasi digital, serta memperluas jaringan pemasaran produk-produk pasar rakyat.

Masa Depan Pasar Rakyat di Tangan Transformasi Digital

Penguatan pasar rakyat bukan hanya tentang memperbaiki bangunan, tetapi juga membangun ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput. Di tengah persaingan dengan pusat perbelanjaan modern dan e-commerce besar, diperlukan langkah adaptif dan terukur agar pedagang pasar tetap bertahan.

Baca juga  Pelantikan Pengurus PMII IAIN Ash-Shiddiqiyah 2026/2027: Wujudkan Gerakan Baru Lewat Program “Jenjang Karir”

Langkah pemerintah memperkuat digitalisasi dan pemberdayaan pedagang menjadi sinyal optimisme bagi masa depan pasar rakyat Indonesia. Dengan dukungan teknologi, pasar tradisional dapat tetap hidup, berkembang, dan bertransformasi menjadi pusat ekonomi rakyat yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Pemerintah menegaskan bahwa transformasi ini akan dilakukan secara bertahap, konsisten, dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi pedagang seperti IKAPPI. (Timred/CN)