
Palembang, cimutnews.co.id – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam Taklimat dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 dengan meluncurkan Gerakan Bersih Sampah di lingkungan sekitar dan kantor secara serentak. Langkah ini menjadi bagian dari upaya konkret menghadirkan budaya bersih sebagai prioritas nasional yang dijalankan disiplin oleh seluruh aparatur negara.
Pelaksanaan gerakan tersebut diawali dengan kegiatan pembersihan di area sekitar kantor Polda Sumsel dan satuan kerja jajaran. Aparat kepolisian bersama personel pendukung menyisir titik-titik yang berpotensi menjadi sumber penumpukan sampah guna memastikan lingkungan kerja tetap bersih, sehat, dan tertata. Program ini sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam mendukung agenda nasional Indonesia Bersih.
Secara kebijakan nasional, Presiden Prabowo dalam Rakornas 2026 menekankan pentingnya mobilisasi seluruh elemen negara—mulai dari TNI, Polri, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, hingga aparat desa—untuk terlibat aktif menjaga kebersihan lingkungan. Arahan tersebut menempatkan pengelolaan sampah, khususnya pengurangan sampah plastik, sebagai isu strategis yang harus ditangani secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Di tingkat daerah, Polda Sumsel menerjemahkan mandat tersebut melalui aksi nyata yang dimulai dari lingkungan terdekat, yakni kantor dan fasilitas pelayanan publik kepolisian. Upaya ini dinilai penting karena institusi Polri memiliki peran langsung dalam pelayanan masyarakat, sehingga kebersihan lingkungan kerja turut mencerminkan kualitas pelayanan dan kedisiplinan aparat.
Perwakilan Polda Sumsel menyampaikan bahwa gerakan bersih sampah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari perubahan budaya kerja yang harus dilakukan secara konsisten. Program ini akan dilaksanakan rutin dengan melibatkan seluruh personel serta mendorong partisipasi masyarakat di sekitar wilayah kerja kepolisian.
“Arahan Bapak Presiden sangat jelas bahwa budaya bersih harus dihidupkan kembali dan dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk kantor-kantor pemerintah. Karena itu, kami melaksanakan gerakan ini sebagai bentuk komitmen nyata sekaligus tanggung jawab institusi,” ujar sumber resmi di lingkungan Polda Sumsel.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa fokus utama gerakan tidak hanya pada pembersihan fisik, tetapi juga edukasi mengenai pengurangan sampah plastik dan pengelolaan sampah berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata tugas petugas kebersihan.
Dalam konteks yang lebih luas, gerakan bersih sampah sejalan dengan berbagai program nasional pengendalian pencemaran lingkungan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Lingkungan kerja yang bersih diyakini dapat meningkatkan produktivitas aparatur sekaligus memberikan contoh positif bagi masyarakat.
Pengamat kebijakan publik menilai keterlibatan aktif aparat negara dalam gerakan kebersihan memiliki dampak simbolik sekaligus praktis. Secara simbolik, hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah menjalankan komitmen lingkungan. Secara praktis, kegiatan rutin bersih-bersih mampu mengurangi potensi penyakit, banjir akibat saluran tersumbat, serta pencemaran kawasan permukiman.
Meski demikian, keberhasilan gerakan ini sangat bergantung pada kesinambungan pelaksanaan dan partisipasi lintas sektor. Tanpa konsistensi, gerakan berisiko berhenti pada tahap awal. Karena itu, koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan unsur masyarakat menjadi faktor penentu keberlanjutan program.
Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah. Partisipasi publik dinilai sebagai kunci utama keberhasilan gerakan Indonesia Bersih yang dicanangkan pemerintah.
Ke depan, institusi kepolisian di Sumatera Selatan berkomitmen melaksanakan gerakan ini secara berkelanjutan serta terbuka terhadap kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas lingkungan, dan elemen masyarakat lainnya. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga.
Dengan peluncuran Gerakan Bersih Sampah ini, Polda Sumsel menegaskan dukungannya terhadap kebijakan nasional sekaligus menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menghadirkan tata kelola lingkungan yang lebih baik, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Sebagai media daerah yang menjunjung tinggi akurasi dan keberimbangan, cimutnews.co.id akan terus memantau perkembangan implementasi gerakan ini serta menghadirkan informasi terpercaya bagi masyarakat. (Poerba)


















