
PALEMBANG, cimutnews.co.id — Kegiatan silaturahmi IKLS Sumsel yang dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, berlangsung di Kelurahan Pakjo, Palembang, Minggu (12/4/2026) sore.
Momentum silaturahmi IKLS Sumsel ini tidak hanya menjadi ajang halal bihalal, tetapi juga mendorong penguatan kepedulian sosial, pendidikan, serta peran komunitas dalam pembangunan daerah.
IKLS sebagai Penguat Jaringan Sosial Masyarakat
Ikatan Keluarga Lembah Serelo (IKLS) merupakan organisasi kekerabatan yang telah berdiri sejak 1979 dan memiliki akar kuat di Sumatera Selatan.
Sejarah dan Peran IKLS
Menurut keterangan Wakil Gubernur, organisasi ini telah lama menjadi wadah mempererat hubungan keluarga dan solidaritas sosial.
- Berdiri sejak 1979
- Mempertemukan masyarakat perantauan dan lokal
- Menjadi ruang komunikasi lintas generasi
“Menurut Cik Ujang, pertemuan seperti ini penting untuk menjaga kedekatan yang tidak bisa tergantikan oleh komunikasi jarak jauh,” ujarnya.
Kronologi Kegiatan Halal Bihalal IKLS
Acara berlangsung pada Minggu sore dengan dihadiri anggota IKLS dan masyarakat sekitar di kawasan Pakjo.
Rangkaian Acara
- Pembukaan dan sambutan panitia
- Sambutan Wakil Gubernur Sumsel
- Sesi silaturahmi dan ramah tamah
- Penyampaian program sosial
Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan, mencerminkan nilai kebersamaan yang menjadi ciri utama organisasi ini.
Dorongan Kepedulian Sosial dan Bantuan Nyata
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menyatakan komitmen untuk mendukung kegiatan sosial IKLS.
Hibah Ambulans untuk Masyarakat
Ia menyampaikan rencana bantuan berupa:
- Satu unit mobil ambulans hibah
- Dukungan terhadap kegiatan sosial masyarakat
Menurut pihak pemerintah, bantuan ini diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan berbasis komunitas, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses cepat.
Fokus pada Pendidikan Generasi Muda
Selain isu sosial, perhatian utama juga diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan.
Dukungan Pendidikan
Cik Ujang mendorong IKLS untuk aktif membina generasi muda dengan:
- Mendorong pendidikan tinggi
- Membantu biaya kuliah
- Menyediakan dukungan kebutuhan dasar mahasiswa
Ia menyebut sebagian hasil usahanya selama ini telah dialokasikan untuk membantu mahasiswa, mulai dari biaya pendidikan hingga kebutuhan hidup.
Kisah Perjalanan Hidup sebagai Inspirasi
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur juga membagikan pengalaman hidupnya sebagai motivasi bagi generasi muda.
Dari Pedagang Kayu ke Wakil Gubernur
Ia mengisahkan perjalanan hidupnya:
- Memulai usaha dari berdagang kayu ke Jakarta
- Lulus SMA pada 1989
- Pernah bercita-cita menjadi anggota Polri
- Meniti karier hingga menjadi kepala daerah dan kini Wakil Gubernur
Menurutnya, keberhasilan tidak ditentukan oleh rencana awal semata, melainkan oleh kerja keras, kejujuran, dan konsistensi.
Dampak Kegiatan terhadap Masyarakat
Kegiatan silaturahmi IKLS Sumsel memberikan dampak nyata dalam memperkuat hubungan sosial dan solidaritas masyarakat.
Dampak Langsung
- Mempererat hubungan antaranggota komunitas
- Mendorong kegiatan sosial berbasis masyarakat
- Meningkatkan kesadaran pendidikan
Berdasarkan pengamatan pemerintah daerah, komunitas seperti IKLS memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah perubahan sosial yang cepat.
Perbandingan dengan Tren Nasional
Fenomena penguatan organisasi kekerabatan seperti IKLS juga terlihat di berbagai daerah di Indonesia.
Tren Komunitas Lokal
- Meningkatnya peran komunitas dalam kegiatan sosial
- Dukungan terhadap pendidikan berbasis komunitas
- Penguatan identitas daerah
Jika dibandingkan secara nasional, organisasi berbasis keluarga atau daerah asal menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan sosial non-formal.
Komunitas sebagai Pilar Pembangunan Sosial
Kegiatan silaturahmi IKLS Sumsel menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada kekuatan komunitas. Organisasi seperti IKLS mampu menjembatani kebutuhan sosial yang tidak selalu terjangkau oleh program formal.
Dalam jangka pendek, kegiatan ini memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial. Dalam jangka panjang, peran komunitas dapat menjadi katalis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama melalui pendidikan.
Peristiwa ini menegaskan tren baru: komunitas lokal kini menjadi aktor penting dalam pembangunan sosial, melengkapi peran negara dalam bidang kesehatan dan pendidikan.
Kegiatan silaturahmi IKLS Sumsel tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga memperkuat komitmen sosial dan pendidikan di tengah masyarakat. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi komunitas, peran organisasi seperti IKLS semakin strategis dalam pembangunan daerah.
Ke depan, sinergi antara pemerintah dan komunitas diharapkan mampu menciptakan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan. (Poerba)

















